Mengenal Sudrajat, Cagub Jawa Barat yang Diusung Partai Gerindra - Kompas.com

Mengenal Sudrajat, Cagub Jawa Barat yang Diusung Partai Gerindra

Kompas.com - 11/12/2017, 08:49 WIB
Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto (kiri) memperkenalkan calon Gubernur Jawa Barat Mayjen TNI (Purn) Sudrajat (tengah) saat jumpa pers di kediamannya, Padepokan Garudayaksa, Bukit Hambalang, Desa Bojongkoneng, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Sabtu (9/12/2017). Partai Gerindra resmi mengusung Mayjen TNI (Purn) Sudrajat sebagai calon Gubernur Jawa Barat pada Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Barat 2018.ANTARA FOTO/ARIF FIRMANSYAH Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto (kiri) memperkenalkan calon Gubernur Jawa Barat Mayjen TNI (Purn) Sudrajat (tengah) saat jumpa pers di kediamannya, Padepokan Garudayaksa, Bukit Hambalang, Desa Bojongkoneng, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Sabtu (9/12/2017). Partai Gerindra resmi mengusung Mayjen TNI (Purn) Sudrajat sebagai calon Gubernur Jawa Barat pada Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Barat 2018.

JAKARTA, KOMPAS.com - Partai Gerindra secara resmi mengajukan Mayjen Purnawirawan Sudrajat sebagai calon gubernur yang akan diusungnya pada Pilkada Jawa Barat 2018. Pilihan ini diungkapkan langsung oleh Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto.

"Lewat konsultasi yang cukup padat, minta masukan ke semua pihak termasuk ulama, akhirnya dengan mantab kami putuskan akan mengajukan Saudara Mayjen TNI Purnawirawan Sudrajat sebagai calon gubernur Jawa Barat yang akan datang," ujar Prabowo di kediamannya, Hambalang, Bogor, Jawa Barat, Sabtu (9/12/2017).

Sudrajat dinilai Prabowo memiliki rekam jejak positif selama berkarier di militer atau pemerintahan. Lalu seperti apa karier Sudrajat?

Berdasarkan data Harian Kompas, karier Sudrajat di militer dimulai setelah lulus dari Akademi Angkatan Bersenjata RI (Akabri) pada 1971.

Berbagai tugas pernah diemban Sudrajat, dari Komandan KI hub Brigif 17 Kostrad, Staf Intelijen G1 Departemen Pertahanan dan Keamanan, hingga Sekretaris Panglima ABRI.

(Baca juga: Prabowo Sebut Alasan Gerindra Dukung Sudrajat pada Pilkada Jawa Barat)

Namun, nama Sudrajat kerap muncul di media saat menjabat sebagai Kepala Pusat dan Penerangan TNI pada 1999-2000.

Saat itu, dia tampil di media saat sorotan terhadap TNI begitu terang, pasca-peristiwa reformasi 1998.

Bermacam kejadian dan peristiwa berusaha dijelaskan Sudrajat sebagai "wajah publik TNI".

Antara lain, terkait sorotan terhadap aksi militer TNI di Timor Timur di masa referendum hingga akhirnya lepas dari Republik Indonesia, juga mengawal masa peralihan pasca-reformasi di bawah kepemimpinan Presiden Bacharuddin Jusuf Habibie.

Selain itu, lulusan Kennedy School of Goverment, Harvard University di Amerika Serikat pada 1993 ini juga pernah bertugas di ranah diplomatik. Antara lain, Sudrajat pernah menjadi Atase Pertahanan KBRI London di Inggris (1994-1997) dan Atase Pertahanan KBRI Washington di Amerika Serikat (1997-1998).

Puncak karier diplomatik dicapainya saat dia menjabat sebagai Duta Besar RI untuk China pada 2005 hingga 2009.

Berikut daftar perjalanan hidup dan karier Mayjen Purnawirawan Sudrajat:

PENDIDIKAN :

Umum :
-     SD ( 1961 )
-     SMP ( 1964 )
-     SMA ( 1967 )
-     AKABRI ( 1971 )
-     Kennedy School Government, Harvard University, Boston, AS ( 1993 )
      Khusus :
-     Susdanki ( 1975 )
-     Syskada ( 1979 )
-     Seskoad ( 1989 )
-     Susathan ( 1993 )
 
PERJALANAN KARIER:

Pemerintahan :
-     Direktur Jenderal Strategi Pertahanan ( 2001 )
-     Duta Besar RI untuk Republik Rakyat Tiongkok merangkap Mongolia ( 2005 )
      TNI/POLRI :
      Kepangkatan :
-     Mayjen

Jabatan :
-     Dan KI Hub Brigif 17 Kostrad
-     Staf Intelijen G1 Dephankam
-     Staf Perencanaan Umum Mabes TNI
-     Karo Amerika BAIS ABRI
-     Sekretaris Pangab
-     Wakapuspen TNI
-     Komandan Peleton Batalyon Penghubung Lintas Udara Kostrad ( 1971 )
-     Komandan Kompi Batalyon Penghubung Lintas Udara Kostrad ( 1973 - 1979 )
-     PA Teknik YON Garuda VIII PBB Timur Tengah, Mesir ( 1974 )
-     Korspri Panglima ( 1985 - 1988 )
-     Atase Pertahanan KBRI London, Inggris ( 1994 - 1997 )
-     Atase Pertahanan KBRI Washington DC, AS ( 1997 - 1998 )
-     Kapuspen TNI ( 1999 - 2000 )
-     TA.TK-III Sahli Panglima TNI Bidang Ekonomi Keuangan ( 2000 - 2001 )
 
PENGHARGAAN:
-     Satyalancana Kesetiaan VIII TH
-     Satyalancana Kesetiaan XVI TH
-     Santi Dharma Garuda VIII
-     Satyalancana PBB
-     Satyalancana Yudha Dharma Nararya
-     Satyalancana Ligion Merit, Amerika


Ikuti perkembangan berita ini dalam topik:
PenulisBayu Galih
EditorBayu Galih

Terkini Lainnya


Close Ads X