Politisi PDI-P Minta Golkar Tak Main-main soal Pergantian Ketua DPR

Kompas.com - 08/12/2017, 22:58 WIB
Politisi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan, Junimart Girsang di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (17/5/2016) KOMPAS.com/NABILLA TASHANDRAPolitisi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan, Junimart Girsang di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (17/5/2016)
|
EditorBayu Galih

JAKARTA, KOMPAS.com — Politisi PDI-P, Junimart Girsang, meminta Partai Golkar serius dalam menentukan ketua DPR pengganti Setya Novanto bila nantinya ada pergantian.

Ia menyadari, posisi ketua DPR memang menjadi hak Fraksi Partai Golkar. Namun, jika sosoknya sudah tersangkut hukum, hal itu  akan memperburuk citra DPR.

Karena itu, Junimart meminta Golkar menunjuk sosok yang tepat sebagai pengganti Novanto.

"Pilihlah ketua yang betul. Tidak seperti selama ini," kata Junimart dalam sebuah diskusi di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Jumat (8/12/2017).

"Kami sih enggak terganggu, tapi agak-agak lucu saja. Ketua mundur, masuk yang satu, yang mundur ketua lagi. Setelah ini kami sudah tahu, setelah ini enggak tahu," ujar dia.

Ia menegaskan bahwa Partai Golkar tidak bisa asal menunjuk anggota fraksinya untuk duduk di kursi Ketua DPR.

Junimart mengatakan, jika kembali salah memilih orang, seluruh anggota DPR kembali akan dicap negatif oleh publik.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

(Baca juga: "Persepsi Mayoritas Rakyat Indonesia Ketua DPR Harus Diganti")

Politisi PDI-P itu menambahkan, DPR merupakan lembaga tinggi negara yang perlu dijaga marwahnya oleh setiap anggota dan pimpinannya.

"Jangan sampai jadi main-mainan di masyarakat juga ini. Saya secara pribadi dan fraksi kami tidak merasa terganggu. Kami hanya menyampaikan fakta yang ada ke publik, inilah fakta itu," ujar Junimart.

"Tapi tolonglah supaya DPR juga tidak menjadi barang mainan di luar, tidak menjadi bahan cemoohan di luar karena perilaku orang-orangnya," kata dia.

Kompas TV Selama poses hukumnya belum berkekuatan hukum tetap, selama itu pula Setya Novanto masih akan mendapat gaji ataupun tunjangan dari DPR.
Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Komnas HAM: Status Korban Meninggal Kebakaran Lapas Tangerang Harus Dipulihkan

Komnas HAM: Status Korban Meninggal Kebakaran Lapas Tangerang Harus Dipulihkan

Nasional
Surya Paloh Perintahkan Anggota DPRD Fraksi Nasdem Bergosip Urusan Dapil

Surya Paloh Perintahkan Anggota DPRD Fraksi Nasdem Bergosip Urusan Dapil

Nasional
Jokowi Sampaikan 3 Upaya Pulihkan Ekonomi pada KTT ke-13 RI-Malaysia-Thailand

Jokowi Sampaikan 3 Upaya Pulihkan Ekonomi pada KTT ke-13 RI-Malaysia-Thailand

Nasional
Surya Paloh Targetkan Partai Nasdem Masuk Tiga Besar pada Pemilu 2024

Surya Paloh Targetkan Partai Nasdem Masuk Tiga Besar pada Pemilu 2024

Nasional
Keluarga Korban Kebakaran Lapas Tangerang Adukan 7 Temuan ke Komnas HAM

Keluarga Korban Kebakaran Lapas Tangerang Adukan 7 Temuan ke Komnas HAM

Nasional
Wakil Ketua MPR Dorong Generasi Muda Berkontribusi Dalam Dunia Politik

Wakil Ketua MPR Dorong Generasi Muda Berkontribusi Dalam Dunia Politik

Nasional
Tes PCR Dikeluhkan Makan Waktu Lama, Satgas: Prosesnya Sangat Panjang

Tes PCR Dikeluhkan Makan Waktu Lama, Satgas: Prosesnya Sangat Panjang

Nasional
Presiden PKS: Anak Muda Harus Terlibat dan Berani Tampil Mewarnai Perpolitikan

Presiden PKS: Anak Muda Harus Terlibat dan Berani Tampil Mewarnai Perpolitikan

Nasional
PKS Buka Pendaftaran Bakal Calon Anggota Legislatif untuk Generasi Muda

PKS Buka Pendaftaran Bakal Calon Anggota Legislatif untuk Generasi Muda

Nasional
Penjelasan Satgas soal Varian Corona AY.4.2 yang Merebak di Inggris

Penjelasan Satgas soal Varian Corona AY.4.2 yang Merebak di Inggris

Nasional
Raker di Yogyakarta, Ketua KPK: Mengkaji dan Mengevaluasi Trisula Pemberantasan Korupsi

Raker di Yogyakarta, Ketua KPK: Mengkaji dan Mengevaluasi Trisula Pemberantasan Korupsi

Nasional
Naik Pesawat di Luar Jawa-Bali Bisa Pakai Hasil Antigen, Begini Ketentuannya

Naik Pesawat di Luar Jawa-Bali Bisa Pakai Hasil Antigen, Begini Ketentuannya

Nasional
Kapan Syarat PCR Akan Diperluas ke Transportasi Lain? Ini Jawaban Satgas

Kapan Syarat PCR Akan Diperluas ke Transportasi Lain? Ini Jawaban Satgas

Nasional
Satgas: Laboratorium Tak Patuhi Aturan Harga Tes PCR Dicabut Izinnya

Satgas: Laboratorium Tak Patuhi Aturan Harga Tes PCR Dicabut Izinnya

Nasional
Satgas: Mobilitas Masyarakat di Pusat Belanja Meningkat hingga 22,14 Persen

Satgas: Mobilitas Masyarakat di Pusat Belanja Meningkat hingga 22,14 Persen

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.