Kompas.com - 07/12/2017, 07:57 WIB
Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati melakukan vlog untuk mengajak anak muda kritis mengawasi penggunaan anggaran negara. Facebook Sri Mulyani IndrawatiMenteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati melakukan vlog untuk mengajak anak muda kritis mengawasi penggunaan anggaran negara.
Penulis Yoga Sukmana
|
EditorSabrina Asril

JAKARTA, KOMPAS.com - Menteri Keuangan Sri Mulyani menikmati awal Desembernya dengan menghadiri banyak pertemuan.

Senin (4/12/2017) misalnya, ia harus hadir di 9 acara dengan 7 diantaranya menunjuk perempuan yang kerap disapa Ani itu sebagai pembicara kunci.

Namun meski sibuk, Sri Mulyani masih asik melakukan aktivitas kekinian layaknya anak zaman "now". Apa itu? Ya, nge-vlog alias video blogging.

Mantan Direktur Pelaksana Bank Dunia itu membagikan vlog-nya di akun Facebook dan Intagram pribadinya.

Namun Sri Mulyani tak sendiri, ia nge-vlog bareng tamu cantiknya, artis muda, Maudy Ayunda.

"Saya mendapatkan tamu yang luar biasa, begitu populer, pintar, sekolahnya hebat, dan ini mungkin menunjukan harkat Indonesia di masa depan," ujarnya di video itu.

Baca juga : Jokowi Singgung Hal Ini, Menkeu Sri Mulyani Senyum-senyum...

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Di video yang berdurasi 7 menit itu, Sri Mulyani dan Maudy asik ngobrol bareng soal #UangKita, anggaran negara yang dikumpulkan dari pajak masyarakat.

Saat ditanya Maudy tentang peran anak zaman "now" terhadap #UangKita, Sri Mulyani menekankan peran penting anak-anak muda untuk ikut memahami, mengawasi, dan mengkritisi penggunaan anggaran.

Menurut Sri Mulyani, setiap masyarakatnya Indonesia perlu tahu anggaran negara digunakan untuk keperluan apa saja. Dengan begitu, masyarakat bisa ikut mengkritisi bila anggaran tidak digunakan aparatur negara untuk kepentingan masyarakat.

Baca juga : Sri Mulyani Klaim Tak Ada Lagi Korupsi Sistemik di Ditjen Pajak

Hal itu dinilai penting kerena pada hakikatnya anggaran negara sesungguhnya berasal dari masyarakat. Oleh karena itu, penggunaannya harus bermanfaat untuk masyarakat itu sendiri.

Selain itu, Sri Mulyani juga berharap, dengan memahami #UangKita, masyarakat bisa lebih menghormati aparatur negara yang melaksanakan kewajibannya dengan baik.

"APBN yang kita kelola itu adalah #UangKita. #UangKita harus dipahami, peduli, dan mengawasinya secara bersama," kata Sri Mulyani sebelum menutup videonya.



Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Periksa Dedi Mulyadi, KPK Dalami Aliran Dana Bantuan Provinsi untuk Indramayu

Periksa Dedi Mulyadi, KPK Dalami Aliran Dana Bantuan Provinsi untuk Indramayu

Nasional
Hasil Penelusuran PPATK: Rekening Anak Akidi Tio Tak Sampai Rp 2 Triliun

Hasil Penelusuran PPATK: Rekening Anak Akidi Tio Tak Sampai Rp 2 Triliun

Nasional
ICW Desak Sidang Etik Terhadap Lili Pintauli Dilakukan secara Objektif dan Independen

ICW Desak Sidang Etik Terhadap Lili Pintauli Dilakukan secara Objektif dan Independen

Nasional
Ibu Hamil Perhatikan Tips Ini Sebelum Melakukan Vaksinasi Covid-19...

Ibu Hamil Perhatikan Tips Ini Sebelum Melakukan Vaksinasi Covid-19...

Nasional
19 Napi Bandar Narkoba Asal Lampung Dipindahkan ke Lapas Super Maximum Security Nusakambangan

19 Napi Bandar Narkoba Asal Lampung Dipindahkan ke Lapas Super Maximum Security Nusakambangan

Nasional
Kematian Covid-19 Tembus 100.000 dan Vaksinasi Dosis Kedua yang Baru 10 Persen

Kematian Covid-19 Tembus 100.000 dan Vaksinasi Dosis Kedua yang Baru 10 Persen

Nasional
Kemenkes: Tren Rawat Inap Pasien Covid-19 Meningkat di Luar Jawa-Bali

Kemenkes: Tren Rawat Inap Pasien Covid-19 Meningkat di Luar Jawa-Bali

Nasional
Naik 348 Persen pada Juli, Kematian Pasien Covid-19 Diharapkan Turun di Agustus

Naik 348 Persen pada Juli, Kematian Pasien Covid-19 Diharapkan Turun di Agustus

Nasional
Dari Kasus Salah Input Data Vaksinasi, Ini yang Perlu Diketahui soal NIK WNA

Dari Kasus Salah Input Data Vaksinasi, Ini yang Perlu Diketahui soal NIK WNA

Nasional
5 Calon Hakim Agung Diwawancara Hari Ini, Salah Satunya Hakim yang Pernah Disebut Pembangkang

5 Calon Hakim Agung Diwawancara Hari Ini, Salah Satunya Hakim yang Pernah Disebut Pembangkang

Nasional
Sidang Etik Wakil Ketua KPK Lili Pintauli, Dewas: Masih Periksa Saksi

Sidang Etik Wakil Ketua KPK Lili Pintauli, Dewas: Masih Periksa Saksi

Nasional
Angka Kematian Akibat Covid-19 Tembus 100.000 Kasus, Ini 10 Provinsi dengan Kasus Kematian Tertinggi

Angka Kematian Akibat Covid-19 Tembus 100.000 Kasus, Ini 10 Provinsi dengan Kasus Kematian Tertinggi

Nasional
[POPULER NASIONAL] Angka Kematian Akibat Covid-19 Masih Tinggi | Pulau Jawa Catatkan Kematian Pasien Corona Tertinggi Selama Juli 2021

[POPULER NASIONAL] Angka Kematian Akibat Covid-19 Masih Tinggi | Pulau Jawa Catatkan Kematian Pasien Corona Tertinggi Selama Juli 2021

Nasional
Wakil Ketua MPR: Permasalahan Kesetaraan Gender Harus Segera Diselesaikan

Wakil Ketua MPR: Permasalahan Kesetaraan Gender Harus Segera Diselesaikan

Nasional
Survei Sebut Pendukung PDI-P dan Golkar Setuju Presiden Tiga Periode, Jokpro 2024: Cepat atau Lambat, Partai Lain Akan Bergabung

Survei Sebut Pendukung PDI-P dan Golkar Setuju Presiden Tiga Periode, Jokpro 2024: Cepat atau Lambat, Partai Lain Akan Bergabung

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X