Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Dari Bekasi, Pegiat Literasi Membangun Mimpi...

Kompas.com - 08/05/2017, 07:23 WIB
Estu Suryowati

Penulis

Bagi Hira dan kawan-kawan inspirasi bisa didapatkan dari siapa pun. Cerita yang positif dan menginspirasi ia yakini bisa membangun semangat anak-anak dari kondisi lama ke kondisi baru yang lebih baik.

Sementara itu Ari menambahkan, program ini membantu anak-anak membangun mimpi mereka. Ari menuturkan, anak-anak yang ada di luar perumahan rata-rata ialah mereka yang orangtuanya bermata-pencaharian sebagai tukang ojek, buruh cuci, atau asisten rumah tangga.

"Kalau anak-anak itu ditanya mau jadi apa besok? Ada lho yang jawab, jadi tukang cuci saja. Aku jadi pembantu saja. Aku jadi tukang ojek saja. Jadi kami miris, maksudnya untuk mempunyai cita-cita itu (kenapa) takut sekali," kata Ari.

Dengan adanya program "Relawan Mengajar" Ari berharap anak-anak menjadi tidak takut lagi untuk membangun mimpi. Sebab, relawan yang hadir bukan hanya dari orang-orang berkecukupan sejak kecil.

Seperti misalnya, salah seorang mahasiswa yang mendapat beasiswa S2 di Jepang. Mahasiswa tersebut datang dari keluarga yang tidak berada.

Semasa sekolah, mahasiswa tersebut nyambi berjualan nasi kuning buatan ibunya. Namun, karena semangat, ketekunan, dan banyak membaca buku akhirnya ia sukses mengubah kondisinya menjadi lebih baik.

Manca Ceria adalah pemenang ketiga GRCC 2016 untuk regional DKI Jakarta, Jawa Barat, Banten, dan Lampung. Adapun juara pertama diraih oleh salah satu TBM di Garut, sedangkan juara kedua diraih oleh salah satu TBM di Tangerang.

Kompas TV Ditpolair Polda Kalteng Beri Fasilitas Kapal dan Buku Anak pesisir yang ada di kota Pangkalan Bun, kabupaten Kotawaringin Barat, Kalimantan Tengah kini bisa menikmati buku yang disediakan ditpolair Polda Kalteng yang siap berkeliling menggunakan kapal jenis C-02. 7 kapal yang disiapkan ditpolair Polda Kalteng ini bisa memuaskan hasrat anak anak dalam membaca. Kapal ini dilengkapi fasilitas internet sehingga selain membaca anak-anak pesisir bisa memanfaatkan teknologi yang tersedia untuk menambah wawasan.
Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Halaman:


Terkini Lainnya

Tanggal 13 Mei 2024 Memperingati Hari Apa?

Tanggal 13 Mei 2024 Memperingati Hari Apa?

Nasional
Kesiapan Infrastruktur Haji di Arafah, Muzdalifah, dan Mina Sudah 75 Persen

Kesiapan Infrastruktur Haji di Arafah, Muzdalifah, dan Mina Sudah 75 Persen

Nasional
Cek Pelabuhan Ketapang, Kabaharkam Pastikan Kesiapan Pengamanan World Water Forum 2024

Cek Pelabuhan Ketapang, Kabaharkam Pastikan Kesiapan Pengamanan World Water Forum 2024

Nasional
Prabowo Sebut Soekarno Milik Bangsa Indonesia, Ini Respons PDI-P

Prabowo Sebut Soekarno Milik Bangsa Indonesia, Ini Respons PDI-P

Nasional
Ganjar Serahkan ke PDI-P soal Nama yang Bakal Maju Pilkada Jateng

Ganjar Serahkan ke PDI-P soal Nama yang Bakal Maju Pilkada Jateng

Nasional
Prabowo Minta Pemerintahannya Tak Diganggu, Ini Kata Ganjar

Prabowo Minta Pemerintahannya Tak Diganggu, Ini Kata Ganjar

Nasional
Bertemu Calon-calon Kepala Daerah, Zulhas Minta Mereka Tiru Semangat Jokowi dan Prabowo

Bertemu Calon-calon Kepala Daerah, Zulhas Minta Mereka Tiru Semangat Jokowi dan Prabowo

Nasional
7 Jenis Obat-obatan yang Disarankan Dibawa Jamaah Haji Asal Indonesia

7 Jenis Obat-obatan yang Disarankan Dibawa Jamaah Haji Asal Indonesia

Nasional
Visa Terbit, 213.079 Jemaah Haji Indonesia Siap Berangkat 12 Mei

Visa Terbit, 213.079 Jemaah Haji Indonesia Siap Berangkat 12 Mei

Nasional
Soal Usulan Yandri Susanto Jadi Menteri, Ketum PAN: Itu Hak Prerogatif Presiden

Soal Usulan Yandri Susanto Jadi Menteri, Ketum PAN: Itu Hak Prerogatif Presiden

Nasional
Di Australia, TNI AU Bahas Latihan Bersama Angkatan Udara Jepang

Di Australia, TNI AU Bahas Latihan Bersama Angkatan Udara Jepang

Nasional
BPK Buka Suara usai Auditornya Disebut Peras Kementan Rp 12 Miliar

BPK Buka Suara usai Auditornya Disebut Peras Kementan Rp 12 Miliar

Nasional
Chappy Hakim: Semua Garis Batas NKRI Punya Potensi Ancaman, Paling Kritis di Selat Malaka

Chappy Hakim: Semua Garis Batas NKRI Punya Potensi Ancaman, Paling Kritis di Selat Malaka

Nasional
Prabowo Diminta Cari Solusi Problem Rakyat, Bukan Tambah Kementerian

Prabowo Diminta Cari Solusi Problem Rakyat, Bukan Tambah Kementerian

Nasional
Zulhas: Anggota DPR dan Gubernur Mana yang PAN Mintai Proyek? Enggak Ada!

Zulhas: Anggota DPR dan Gubernur Mana yang PAN Mintai Proyek? Enggak Ada!

Nasional
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com