Kompas.com - 01/03/2017, 17:11 WIB
|
EditorInggried Dwi Wedhaswary

JAKARTA, KOMPAS.com - Kepala Divisi Humas Polri Irjen Boy Rafli Amar mengakui program deradikalisasi belum diterapkan secara efektif.

Saat ini, pemerintah melalui kepolisian dan Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) masih merancang format program deradikalisasi yang efektif untuk membuat mantan terpidana kasus terorisme tak kembali menjadi radikal.

"Programnya bisa dievaluasi terus. Program deradikalisasi bisa dicari format yang terbaik," ujar Boy, di Kompleks Mabes Polri, Jakarta, Rabu (1/3/2017).

Boy mengatakan, evaluasi akan terus dilakukan untuk memperkuat program itu.

Polisi juga mempertimbangkan masukan masyarakat untuk menanggulangi terorisme di Indonesia.

Hal ini penting dilakukan karena radikalisme di Indonesia sangat dinamis dan bisa menyebar lewat berbagai sarana.

"Perlu perjuangan, variasi program dan yang penting dapat menyentuh hati mereka," kata Boy.

Polisi bersama BNPT dan sejumlah kementerian terkait juga tengah menggodok program pasca pembebasan narapidana kasus terorisme.

Program tersebut akan membina mantan napi agar bisa diterima di masyarakat dan menjalankan aktivitasnya secara normal. 

Dengan demikian, mereka tidak akan kembali ke lingkungan lamanya yang radikal.

"Proses ini optimalkan keterlibatan dari unsur negara dalam memberikan perhatian pada mereka yang terindikasi atau telah terbukti merupakan orang yang terlibat aksi tindak pidana terorisme," kata Boy.

"Menurut kami harus ada monitoring yang tetap, tapi bukan hukuman. Hanya sebagai mengembalikan mereka ke masyarakat," lanjut dia.

Kompas TV Ambil Hati Mantan Teroris ala Suhardi Alius â?? Satu Meja
Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.