Kasus Suap Pilkada Buton, Putri Sulung Akil Mochtar Diperiksa KPK

Kompas.com - 24/11/2016, 13:31 WIB
Pelaksana Harian Kepala Biro Humas KPK Yuyuk Andriati saat memberikan keterangan di kantor KPK, Jakarta, Senin (31/10/2016). Kristian ErdiantoPelaksana Harian Kepala Biro Humas KPK Yuyuk Andriati saat memberikan keterangan di kantor KPK, Jakarta, Senin (31/10/2016).
|
EditorBayu Galih

JAKARTA, KOMPAS.com - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan pemeriksaan terhadap putri sulung Akil Mochtar, Aries Adhitya Shafitri.

Aries datang ke Gedung KPK, Jakarta pada pukul 11.59 WIB, Kamis (24/11/2016).

Pelaksana Harian Kepala Biro Humas KPK, Yuyuk Andriati mengatakan, Aries akan diperiksa sebagai saksi dalam kasus dugaan suap dalam sengketa pilkada di Kabupaten Buton.

Aries akan menjadi saksi untuk Bupati Buton, Samsu Umar Abdul Samiun yang telah ditetapkan sebagai tersangka.

"Yang bersangkutan akan dimintai keterangan sebagai saksi untuk tersangka SUS (Samsu Umar Abdul Samiun)," ujar Yuyuk saat dikonfirmasi, Kamis.

Sebelumnya, KPK menetapkan Bupati Buton, Samsu Umar Abdul Samiun sebagai tersangka.

Samsu disangkakan melanggar Pasal 6 ayat (1) huruf a Undang-Undang (UU) Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana telah diubah UU Nomor 20 Tahun 2001.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Penetapan itu terkait dugaan suap kepada mantan Ketua Mahkamah Konstitusi, Akil Mochtar, pada 2012.

(Baca juga: KPK Periksa Akil Mochtar Terkait Dugaan Suap Sengketa Pilkada Buton)

Samsu sebelumnya mengaku pernah memberikan uang Rp 1 miliar untuk Akil. Ketika uang itu diberikan, sekitar 2012, Akil masih menjabat hakim konstitusi.

Menurut Samsu, pemberian uang Rp 1 miliar itu berkaitan dengan sengketa Pilkada Buton yang bergulir di MK.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.