Kompas.com - 12/10/2016, 19:38 WIB
|
EditorBayu Galih

JAKARTA, KOMPAS.com - Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan Wiranto menggelar pertemuan dengan Ketua Umum Uni Timor Aswain (Untas) Eurico Guterres di kantor Kementerian Koordinator bidang Politik, Hukum dan Keamanan, Jakarta Pusat, Rabu (12/10/2016).

Dalam pertemuan tersebut dibahas kondisi warga eks Timor Timur yang sebagian besar menetap di Nusa Tenggara Timur.

Saat ditemui usai pertemuan, Wiranto mengatakan bahwa warga eks Timor Timur tersebut memang membutuhkan satu perhatian dari pemerintah.

"Tadi disampaikan bahwa teman-teman pejuang eks Timor-Timur membutuhkan perhatian dari pemerintah dan sejak Pak Luhut itu sudah (dilakukan)," ujar Wiranto.

Wiranto pun menampik kesan jika pemerintah selama ini tidak memperhatikan warga eks Timor-Timur yang memutuskan menjadi bagian dari negara Indonesia.

Dia mengklaim selama ini pemerintah telah memberikan perhatian meski belum menyentuh seluruh warga eks Timor Timur.

Salah satu bentuk perhatian dari pemerintah adalah pemberian penghargaan dan sertifikat dari Kementerian Pertahanan RI.

"Sudah diusahakan untuk mendapat perhatian. Sebagian sudah mendapat penghargaan dan sertifikat dari Menteri Pertahanan. Yang lain memang ada yang belum," kata Wiranto.

(Baca juga: Bertemu Wiranto, Eurico Guterres Bahas Permasalahan Warga Eks Timor Timur di Indonesia)

Untas merupakan organisasi yang menaungi  ribuan warga eks Timor Timur yang memilih menjadi warga Indonesia.

Mereka menolak hasil jajak pendapat 1999 dan menarik diri dari seluruh proses jajak pendapat, serta menolak intervensi asing di wilayah itu.

Pada 2013 ribuan warga eks Timor Timur yang kini tinggal di Atambua, Kabupaten Belu, Nusa Tenggara Timur pernah mengeluhkan nasib mereka pada Komisi Nasional HAM. Mereka merasa tak mendapat perhatian serius dari Pemerintah Indonesia.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.