Perkuat Pendidikan Karakter Siswa, Mendikbud Akan Libatkan Budayawan dan Seniman

Kompas.com - 31/08/2016, 17:40 WIB
Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Muhadjir Effendy. Fabian Januarius KuwadoMenteri Pendidikan dan Kebudayaan Muhadjir Effendy.
|
EditorBayu Galih

JAKARTA, KOMPAS.com - Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Muhadjir Effendy menjelaskan bahwa rencana untuk memasukkan peran budayawan dan seniman dalam rancangan program kokurikuler menjadi bagian dari penguatan karakter peserta didik.

Rencana itu sendiri, kata Muhadjir, merupakan implementasi dari masukan yang diberikan para budayawan dan seniman dalam penyelenggaraan pendidikan.

"Tadi saya diminta oleh Presiden untuk mengimplementasikan masukan dari para budayawan di dalam penyelenggaraan pendidikan. Saya rasa ini penting karena menjadi bagian dari penguatan karakter," ujar Muhadjir saat ditemui di Gedung Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, Jakarta, Rabu (31/8/2016).

Sebelumnya, Muhadjir menuturkan akan mengefektifkan taman budaya yang tersebar di seluruh Indonesia.

Menurut Muhadjir, budayawan dan seniman dapat langsung diundang ke sekolah. Selain itu, siswa juga dapat berkunjung ke taman budaya maupun ke museum.

"Pokoknya sumber daya di lingkungan sekolah kami anggap sebagai sumber belajar, termasuk seniman dan budayawan," kata Muhadjir.

Ide untuk melibatkan budayawan dan seniman muncul saat Presiden Joko Widodo mengundang para pekerja film untuk makan siang bersama di Istana Negara, Jakarta, Selasa (30/8/2016).

Para pekerja film memberikan sejumlah masukan kepada Kepala Negara untuk membangkitkan industri perfilman di Indonesia.

Salah satunya dengan memasukkan film ke dalam kurikulum atau ekstrakulikuler sekolah.

(Baca: Mendikbud: Budayawan dan Seniman Akan Dilibatkan dalam Kokurikuler )

Halaman:
Baca tentang
Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X