Gloria Natapradja Diizinkan Bertugas bersama Paskibraka...

Kompas.com - 17/08/2016, 13:28 WIB
Gloria Natapradja Hamel datang ke Istana Merdeka meski tidak lagi menjadi Paskibraka pada upacara HUT ke-71 Republik Indonesia, Rabu (17/8/2016). KOMPAS.com/FABIAN JANUARIUS KUWADOGloria Natapradja Hamel datang ke Istana Merdeka meski tidak lagi menjadi Paskibraka pada upacara HUT ke-71 Republik Indonesia, Rabu (17/8/2016).
|
EditorBayu Galih

JAKARTA, KOMPAS.com — Gloria Natapradja Hamel akhirnya diperbolehkan bergabung dan bertugas bersama Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka).

Wakil Presiden Jusuf Kalla yang menyampaikan untuk kali pertama kabar itu kepada Gloria.

"Iya, Pak JK yang awalnya mengizinkan saya untuk ikut Paskibraka lagi," ujar Gloria di Wisma Negara, Jakarta, Rabu (17/8/2016).

Presiden Joko Widodo merupakan orang kedua yang menyampaikan hal itu kepada Gloria. Kabar disampaikan saat Gloria dipanggil ke Istana Merdeka.

"Kata Pak Presiden, semangat untuk hari ini," ujar Gloria.

(Baca juga: Gloria Jadi Satu-satunya Anggota Paskibraka yang Makan Siang dengan Jokowi)

Gloria pun akan bergabung ke Tim Bima, nama tim Paskibraka yang bertugas menurunkan bendera.

Pelajar keturunan Perancis dan Sunda itu merasa sangat berterima kasih kepada Presiden dan Wakil Presiden atas kesempatan tersebut.

Ia berkomitmen untuk tampil sebaik mungkin pada saat upacara penurunan bendera, Rabu sore nanti.

"Saya siap untuk sore nanti," ujar dia.

Sebelumnya, Gloria digugurkan karena memegang paspor Perancis. Ayah Gloria merupakan warga negara Perancis. Oleh sebab itu, Gloria dianggap bukan warga negara Indonesia.

(Baca: Gloria Natapradja Hamel Gugur dari Paskibraka Istana karena Punya Paspor Perancis)

Gloria digugurkan pada Senin (15/8/2016) kemarin saat 67 calon Paskibraka lainnya dikukuhkan Presiden Joko Widodo di Istana Presiden.

Padahal, Gloria telah lolos seleksi di tingkat sekolah, kota, provinsi, dan nasional. (Baca juga: Nestapa Gloria)

Setelah dipastikan dapat bertugas, Gloria pun mendapat sambutan meriah dari rekan-rekannya sesama anggota Paskibraka. Lihat dalam video di bawah ini:



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

10 Hari Terakhir, Bawaslu Temukan 458 Kampanye Langgar Protokol Kesehatan

10 Hari Terakhir, Bawaslu Temukan 458 Kampanye Langgar Protokol Kesehatan

Nasional
UPDATE 5 Desember: Bertambah 6.027, Kasus Covid-19 Kini Capai 569.707 Orang

UPDATE 5 Desember: Bertambah 6.027, Kasus Covid-19 Kini Capai 569.707 Orang

Nasional
KPU Diminta Batalkan Rencana Pemberian Suara Langsung oleh Pasien Covid-19

KPU Diminta Batalkan Rencana Pemberian Suara Langsung oleh Pasien Covid-19

Nasional
Yorrys Raweyai: Evaluasi UU Otsus Papua Perlu Dimasukkan ke Prolegnas Prioritas 2021

Yorrys Raweyai: Evaluasi UU Otsus Papua Perlu Dimasukkan ke Prolegnas Prioritas 2021

Nasional
Perludem Nilai Rencana Petugas KPPS Datangi Pasien Covid-19 ke RS Sangat Berisiko

Perludem Nilai Rencana Petugas KPPS Datangi Pasien Covid-19 ke RS Sangat Berisiko

Nasional
Berkaca Dampak Libur Panjang, IAKMI Prediksi Ada Kenaikan Kasus Covid-19 Setelah Pilkada

Berkaca Dampak Libur Panjang, IAKMI Prediksi Ada Kenaikan Kasus Covid-19 Setelah Pilkada

Nasional
Ketum PPNI: 75 Persen Perawat Meninggal Akibat Covid-19 Bertugas di Kamar Rawat Inap

Ketum PPNI: 75 Persen Perawat Meninggal Akibat Covid-19 Bertugas di Kamar Rawat Inap

Nasional
Ini Pesan IDI Buat Anda yang Masih Tak Percaya Covid-19

Ini Pesan IDI Buat Anda yang Masih Tak Percaya Covid-19

Nasional
IDI: Sejak Maret 2020, Total 342 Petugas Medis Wafat karena Covid-19

IDI: Sejak Maret 2020, Total 342 Petugas Medis Wafat karena Covid-19

Nasional
Cagub Sumbar Mulyadi Jadi Tersangka Tindak Pidana Pemilu

Cagub Sumbar Mulyadi Jadi Tersangka Tindak Pidana Pemilu

Nasional
Jelang Pemungutan Suara, Bertambah Jumlah Daerah Penyelenggara Pilkada Berstatus Zona Merah

Jelang Pemungutan Suara, Bertambah Jumlah Daerah Penyelenggara Pilkada Berstatus Zona Merah

Nasional
Peneliti LIPI: UU Otsus Berhasil bagi Pemerintah, Gagal Menurut Rakyat Papua

Peneliti LIPI: UU Otsus Berhasil bagi Pemerintah, Gagal Menurut Rakyat Papua

Nasional
OTT KPK, Pejabat Kemensos Ditangkap Bersama Sejumlah Orang

OTT KPK, Pejabat Kemensos Ditangkap Bersama Sejumlah Orang

Nasional
Ditangkap KPK, Pejabat Kemensos Diduga Terima Gratifikasi Program Bansos Covid-19

Ditangkap KPK, Pejabat Kemensos Diduga Terima Gratifikasi Program Bansos Covid-19

Nasional
Perludem Soroti Rencana KPU Kirim Petugas ke RS untuk Fasilitasi Pemilih Covid-19

Perludem Soroti Rencana KPU Kirim Petugas ke RS untuk Fasilitasi Pemilih Covid-19

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X