Kompas.com - 03/06/2016, 10:41 WIB
Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo saat meninjau lokasi pembangunan proyek Mobile Power Plant 4x25 MW di Desa Jungkat, Kabupaten Mempawah, Kalimantan Barat (2/6/2016) KOMPAS.com/YOHANES KURNIA IRAWANPresiden Republik Indonesia, Joko Widodo saat meninjau lokasi pembangunan proyek Mobile Power Plant 4x25 MW di Desa Jungkat, Kabupaten Mempawah, Kalimantan Barat (2/6/2016)
|
EditorSandro Gatra

JAKARTA, KOMPAS.com - Presiden Joko Widodo akan meresmikan Pembangkit Listrik Tenaga Gas (PLTG) di Paguwat, Pohuwanto, Gorontalo, Sulawesi Utara, Jumat (3/6/2016).

Dikutip dari siaran pers Tim Komunikasi Presiden, PLTG ini merupakan proyek pertama yang beroperasi dari keseluruhan program pembangunan pembangkit listrik 35.000 megawatt.

"PLTG Gorontalo ini berkapasitas 100 MW," ujar Tim Komunikasi Presiden Ari Dwipayana.

Dalam program 35.000 MW, Sulawesi secara keseluruhan akan mendapatkan alokasi pembangkit dengan total kapasitas mencapai 2608 MW yang tersebar di 21 titik.

Peresmian PLTG Gorontalo ini merupakan agenda dari kunjungan kerja Presiden di hari ketiga setelah Aceh dan Kalimantan Barat. Kunjungan kerja ini difokuskan untuk mengatasi ketersediaan listrik.

(baca: Jokowi: Begitu Listrik Bermasalah, Facebook Saya Penuh Keluhan)

Turut mendampingi Presiden dan Ibu Negara Iriana, yakni Menteri BUMN Rini Soemarno, Kepala Staf Kepresidenan Teten Masduki, Gubernur Gorontalo Rusli Habibie, Dirut PLN Sofyan Basir dan Staf Khusus Presiden Sukardi Rinakit.

Pembangunan proyek PLTG Gorontalo 4 x 25 Megawatt ini relatif cepat. Sejak dilakukan Groundbreaking pada 19 september 2015, dalam waktu 7 bulan, PLN berhasil merampungkan seluruh pengerjaannya. 

PLTG Gorontalo telah melayani kebutuhan listrik masyarakat sejak 11 April 2016. PLTG ini menjadi jawaban kebutuhan listrik di wilayah Sulutgo, khususnya Gorontalo dan mampu meningkatkan rasio elektrikfikasi hingga 84,4 persen.

(baca: Jokowi: Saya Dengar Ada Pembangkit Listrik Senilai Rp 1,5 Triliun Mangkrak 7 Tahun)

Saat ini beban puncak listrik pada sub sistem kelistrikan Gorontalo adalah 85 MW dengan jumlah pelanggan hingga akhir Mei 2016 mencapai 235.000 pelanggan.

Dengan beroperasinya PLTG Gorontalo akan sangat membantu dalam memenuhi permintaan pelanggan baru hingga 35.000 pelanggan di seluruh propinsi Gorontalo.

Selain itu, PLTG Gorontalo juga berperan untuk memenuhi kebutuhan listrik di provinsi Sulawesi Utara malalui sistem interkoneksi kelistrikan Sulawesi Utara – Gorontalo 150 kilovolt.

Total keseluruhan daya mampu sistem Sulutgo saat ini sebesar 368,65 MW dengan beban puncak mencapai 319,68 MW. Ini artinya ada cadangan listrik sebesar 49,57 MW.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Tanggapi Somasi, Kubu Moeldoko: Satu Dagelan Konyol, SBY Dikejar Karma Luar Biasa

Tanggapi Somasi, Kubu Moeldoko: Satu Dagelan Konyol, SBY Dikejar Karma Luar Biasa

Nasional
Menkes Klaim PPKM Mikro Turunkan Laju Penularan Covid-19

Menkes Klaim PPKM Mikro Turunkan Laju Penularan Covid-19

Nasional
Bantah Isu Musyawarah Luar Biasa, Yaqut: PKB Partai Paling Solid Dunia Akhirat

Bantah Isu Musyawarah Luar Biasa, Yaqut: PKB Partai Paling Solid Dunia Akhirat

Nasional
Polri Klaim Sudah Pantau Video Jozeph Paul Zhang Sebelum Viral

Polri Klaim Sudah Pantau Video Jozeph Paul Zhang Sebelum Viral

Nasional
Pakar Hukum: Ada Penelitian Sebut SP3 Potensi Jadi Tempat Jual-Beli Perkara

Pakar Hukum: Ada Penelitian Sebut SP3 Potensi Jadi Tempat Jual-Beli Perkara

Nasional
Polri Duga Jozeph Paul Zhang yang Mengaku Nabi ke-26 Ada di Jerman

Polri Duga Jozeph Paul Zhang yang Mengaku Nabi ke-26 Ada di Jerman

Nasional
K3I Apresiasi Bantuan Ambulans Dompet Dhuafa Bagi Masyarakat

K3I Apresiasi Bantuan Ambulans Dompet Dhuafa Bagi Masyarakat

Nasional
Cari Jozeph Paul Zhang, Kemenlu Komunikasi dengan Otoritas Jerman dan Hong Kong

Cari Jozeph Paul Zhang, Kemenlu Komunikasi dengan Otoritas Jerman dan Hong Kong

Nasional
Soal Keberadaan Jozeph Paul Zhang, Kemenlu Siap Koordinasi dengan Kepolisian

Soal Keberadaan Jozeph Paul Zhang, Kemenlu Siap Koordinasi dengan Kepolisian

Nasional
PGI Ragukan Gelar Pendeta Jozeph Paul Zhang

PGI Ragukan Gelar Pendeta Jozeph Paul Zhang

Nasional
Soal Isu Reshuffle Kabinet, Demokrat: Itu Hak Prerogatif Presiden, Bukan Ranah Partai

Soal Isu Reshuffle Kabinet, Demokrat: Itu Hak Prerogatif Presiden, Bukan Ranah Partai

Nasional
Kasus Dugaan Penistaan Agama Jozeph Paul Zhang, Polisi Sudah Periksa 3 Saksi Ahli

Kasus Dugaan Penistaan Agama Jozeph Paul Zhang, Polisi Sudah Periksa 3 Saksi Ahli

Nasional
Pemerintah Larang Takbir Keliling karena Picu Kerumunan

Pemerintah Larang Takbir Keliling karena Picu Kerumunan

Nasional
Menag: Mudik Hukumnya Sunah, tetapi Menjaga Kesehatan Itu Wajib

Menag: Mudik Hukumnya Sunah, tetapi Menjaga Kesehatan Itu Wajib

Nasional
Bantah Penindakan Kasus Korupsi Turun, KPK: Kami Menyayangkan Data ICW

Bantah Penindakan Kasus Korupsi Turun, KPK: Kami Menyayangkan Data ICW

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X