Kompas.com - 27/09/2015, 20:11 WIB
Ribuan tenda untuk menampung umat Islam yang tengah melangsungkan ibadah haji di Mina, di luar kota Mekah, Saudi Arabia, 19 September 2015. Sekitar 3 juta umat Islam dari berbagai penjuru dunia berkumpul di Mekah untuk melangsungkan ibadah Haji AP PHOTO / MOSA'AB ELSHAMYRibuan tenda untuk menampung umat Islam yang tengah melangsungkan ibadah haji di Mina, di luar kota Mekah, Saudi Arabia, 19 September 2015. Sekitar 3 juta umat Islam dari berbagai penjuru dunia berkumpul di Mekah untuk melangsungkan ibadah Haji
|
EditorTri Wahono
JAKARTA, KOMPAS.com — Jumlah anggota jemaah haji asal Indonesia yang meninggal dunia dalam musibah di Mina, Arab Saudi, Kamis (24/9/2015), bertambah. Seusai proses identifikasi, jumlah korban tewas bertambah 15 orang sehingga jumlah total, dari sebelumnya berjumlah 19 jenazah, saat ini sudah mencapai 34 jenazah.

"Setelah berkoordinasi dengan Pemerintah Arab Saudi, hingga Ahad (Minggu), 27 September 2015, pukul 12.00 waktu setempat, atau 16.00 WIB, tim PPIH kembali berhasil mengidentifikasi 15 jenazah anggota jemaah haji Indonesia yang menjadi korban musibah di Mina," ujar Kepala Daerah Kerja Mekkah Arsyad Hidayat dalam siaran pers, Minggu (27/9/2015).

Arsyad mengatakan, 15 jenazah yang berhasil diidentifikasi itu terdiri dari 3 orang yang berasal dari kloter BTH 14, 9 orang dari kloter JKS 61, 2 orang dari kloter SUB 48, dan 1 orang dari kloter UPG 10.

Adapun rincian daftar nama jenazah yang baru teridentifikasi adalah sebagai berikut:

1. Nabaha Matsen Tarif (kloter BTH 14, nomor paspor B1306146 
2. Reni Arfiani Kaherdin, kloter BTH 14, nomor paspor B1311784
3. Ponpon Sadjaah Sastrapradja, kloter BTH 14, nomor paspor B0524212
4. Tanti Puspitawati Suharsono, kloter JKS 61, nomor paspor B092927
5. Rina Ocktarina Siroz Thoyib, kloter JKS 61, nomor paspor A3729946
6. Neneng Nurjuwitawati Deni Sahroni, kloter JKS 61, nomor paspor B0932973
7. Erik Suryaman Aceng Kartika, kloter JKS 61, nomor paspor B0933000
8. Eni Sukarni Oyo, kloter JKS 61, nomor paspor B0724661
9. Atik Suryati Suarno, kloter JKS 61, nomor paspor B0732946
10. Endang Sutiana Atang, kloter JKS 61, nomor paspor B0929866
11. Debi Merlindayani Hamdani, kloter JKS 61, nomor paspor B0476595
12. Wisma Widyana Puspitasari, kloter JKS 61, nomor paspor B1211713
13. Tasmudji Agung Seputro, kloter SUB 48, nomor paspor B1225358
14. Muzayyana Tahir Saruni, kloter SUB 48, nomor paspor B1467939
15. Nadjemiah Samad Madjida, kloter UPG 10, nomor paspor B0693478.

Sementara itu, anggota jemaah haji yang dilaporkan belum kembali ke kloter masing-masing, menurut Arsyad, telah berkurang dari yang semula dilaporkan sebanyak 99 orang menjadi 90 orang dengan rincian anggota kloter BTH 14 sebanyak 8 orang, kloter SUB 48 sebanyak 17 orang, kloter JKS 61 sebanyak 48 orang, kloter UPG 10 sebanyak 7 orang, kloter SOC 62 sebanyak 7 orang, dan kloter SUB 32 sebanyak 3 orang.

"Tim terus bekerja mencari informasi terkait masih adanya anggota jemaah yang belum kembali ke pemondokan dengan menyisir rumah sakit Arab Saudi dan mengidentifikasi jenazah para korban yang ada di Al Mu’ashim, Mekkah," kata Arsyad.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Daftar 19 WNI meninggal dunia yang lebih dulu teridentifikasi adalah sebagai berikut:

1. Abdul Halim bin Ali Satina, kloter SUB 48, nomor paspor A4514455
2. Eti Kusmiati Idit Supriadi, kloter JKS 61, nomor paspor B0932959
3. Nani Unah Ratnani, kloter JKS 61, nomor paspor B0745299
4. Mohammad Yuhan Suprianto, kloter JKS 61, nomor paspor A5737138
5. Koko Koswara Oyong Suwaryo, kloter JKS 61, nomor paspor B0732931
6. Adryansyah Idris Usman, kloter BTH 14, nomor paspor A3826040
7. Dede Kurniasih Sulaeman, kloter JKS 61, nomor paspor B0745305
8. Dadang Barmara Memed, kloter JKS 61, nomor paspor B0214365
9. Yahman Mistan Meslan, kloter UPG 10, nomor paspor B0693120
10. Ratna Abdul Gani Muhammad, kloter BDJ 1, nomor paspor A0912791
11. Susimah Slamet Abdullah, kloter SOC 62, nomor paspor B0874968
12. Hamid Atwi Tarji Rofia, kloter SUB 48, nomor paspor B1467965
13 Busyaiyah Syahrel Abdul Gafar, kloter BTH 14, nomor paspor A27084
14. Abdul Karim Sumarmi Idris, Kloter SUB 46, nomor paspor B1023417
15. Nero Sahi Astro, kloter SUB 48 (Surabaya) nomor paspor B1225386
16. Rochmani Pawiroredjo Karsodikromo, kloter SUB 61 (Surabaya), nomor paspor B1045049
17. Siti Muanifah Zainudin Sahlan, kloter SUB 61 (Surabaya), nomor paspor B1469941
18. Rasno Asyidik Kardan, kloter JKS 61 (Jakarta-Bekasi), nomor paspor B0745304
19. Sri Prabandari Markani, kloter SOC 62 (Solo), nomor paspor B0875692.

Selain itu, tercatat 3 WNI mukim yang juga meninggal dunia dalam musibah tersebut. Mereka bekerja di Arab Saudi sebagai pegawai Grup Bin Laden. Berikut identitasnya: 

1. Akhmad Jamhuri bin Hisyam, nomor ikamah 2362046928;
2. Wartoyo Usman Kalib, nomor ikamah 2389005337;
3. Asdinur Sanuri Hamzah, dengan nomor ikamah 2381436951.

Baca tentang


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Desakan agar Jokowi Beri Sikap Terhadap Polemik Pemberhentian 56 Pegawai KPK

Desakan agar Jokowi Beri Sikap Terhadap Polemik Pemberhentian 56 Pegawai KPK

Nasional
4,1 Juta Kasus Covid-19 di Indonesia, Penurunan Kasus Harus Diwaspadai

4,1 Juta Kasus Covid-19 di Indonesia, Penurunan Kasus Harus Diwaspadai

Nasional
Kekecewaan dan Kritik Setelah RUU Perampasan Aset Tindak Pidana Tak Masuk Prolegnas Prioritas

Kekecewaan dan Kritik Setelah RUU Perampasan Aset Tindak Pidana Tak Masuk Prolegnas Prioritas

Nasional
[POPULER NASIONAL] Negara Rugi Rp 430 Miliar akibat Kasus Alex Noerdin | Keluhan Pengguna PeduliLindungi

[POPULER NASIONAL] Negara Rugi Rp 430 Miliar akibat Kasus Alex Noerdin | Keluhan Pengguna PeduliLindungi

Nasional
Puan Minta Pemda Tarik Pelayan Kesehatan dari Daerah Rawan Konflik

Puan Minta Pemda Tarik Pelayan Kesehatan dari Daerah Rawan Konflik

Nasional
Panglima TNI : Pengetatan PPKM Level 4 Berhasil Turunkan Kasus Covid-19 Di Jambi

Panglima TNI : Pengetatan PPKM Level 4 Berhasil Turunkan Kasus Covid-19 Di Jambi

Nasional
Hari PMI ke-76, Ketua DPR Ajak Berkabung untuk Pejuang Kemanusiaan Gabriela Meilan

Hari PMI ke-76, Ketua DPR Ajak Berkabung untuk Pejuang Kemanusiaan Gabriela Meilan

Nasional
Berkas Perkara Dugaan Korupsi Pekerjaan Fiktif di PT Jasindo Dinyatakan Lengkap

Berkas Perkara Dugaan Korupsi Pekerjaan Fiktif di PT Jasindo Dinyatakan Lengkap

Nasional
Seorang Nakes Tewas Setelah Dianiaya dan Dilecehkan KKB, Puan: Ini Kekerasan Paling Biadab

Seorang Nakes Tewas Setelah Dianiaya dan Dilecehkan KKB, Puan: Ini Kekerasan Paling Biadab

Nasional
Pemerintah Targetkan 89 Persen Masyarakat Sudah Divaksinasi pada Desember 2021

Pemerintah Targetkan 89 Persen Masyarakat Sudah Divaksinasi pada Desember 2021

Nasional
TNI Evakuasi 9 Nakes dan 1 Personel TNI Korban Kekejaman KKB ke Jayapura

TNI Evakuasi 9 Nakes dan 1 Personel TNI Korban Kekejaman KKB ke Jayapura

Nasional
Menko PMK Ingatkan Panitia PON XX Papua Perhatikan Kesiapan Layanan Kesehatan

Menko PMK Ingatkan Panitia PON XX Papua Perhatikan Kesiapan Layanan Kesehatan

Nasional
Penjelasan Kemenkes Terkait Jumlah Pemeriksaan Spesimen yang Turun di Bawah 100.000

Penjelasan Kemenkes Terkait Jumlah Pemeriksaan Spesimen yang Turun di Bawah 100.000

Nasional
Dugaan Korupsi Pembangunan Gereja di Mimika, KPK Dalami Proses Pembahasan Anggaran di DPRD

Dugaan Korupsi Pembangunan Gereja di Mimika, KPK Dalami Proses Pembahasan Anggaran di DPRD

Nasional
Periksa 5 Orang, KPK Dalami Peran Budhi Sarwono Terkait Dugaan Korupsi di Pemkab Banjarnegara

Periksa 5 Orang, KPK Dalami Peran Budhi Sarwono Terkait Dugaan Korupsi di Pemkab Banjarnegara

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.