Komisi VIII Apresiasi Kemenag yang Lakukan Sidang Isbat secara Tertutup

Kompas.com - 16/06/2015, 17:31 WIB
Pengurus Nahdatul Ulama melakukan peneropongan hilal dari lantai 32 pusat perbelanjaan Season City, Jakarta, Senin (8/7/2013). Peneropongan tersebut dilakukan untuk mengamati pergerakan bulan yang akan menentukan hari pertama pada bulan suci Ramadhan.  TRIBUNNEWS/DANY PERMANA Pengurus Nahdatul Ulama melakukan peneropongan hilal dari lantai 32 pusat perbelanjaan Season City, Jakarta, Senin (8/7/2013). Peneropongan tersebut dilakukan untuk mengamati pergerakan bulan yang akan menentukan hari pertama pada bulan suci Ramadhan.
EditorBayu Galih
JAKARTA, KOMPAS.com- Ketua Komisi VIII DPR RI Saleh Daulay mengapresiasi pelaksanaan sidang isbat penetapan 1 Ramadhan yang diselenggarakan Kementerian Agama (Kemenag) secara tertutup, Selasa (16/6/2015).

"Saya mengapresiasi langkah Kementerian Agama yang akan melaksanakan sidang isbat secara tertutup," kata Saleh saat dihubungi dari Jakarta, Selasa.

Langkah tersebut, kata Politisi PAN ini, semestinya dipertahankan. Hal itu dianggap sangat penting untuk menjaga ukhuwah dan persatuan umat.

"Sidang tertutup itu nilainya tetap sama. Tujuannya kan hanya untuk memberi panduan kepada umat tentang kapan ibadah Ramadhan dimulai," kata dia.

Saleh juga meminta sejumlah ormas Islam agar saling menghormati antara satu dengan yang lain. Apalagi selama ini sering juga terjadi perbedaan pendapat antara satu dengan yang lain saat sidang isbat.

"Perbedaan dalam isbat tersebut tidak boleh dibesar-besarkan mengingat masing-masing memiliki argumen syar'i yang cukup kuat. Kalaupun berbeda, diyakini tidak akan mengurangi nilai ibadah yang dilaksanakan," kata Saleh.

Dia juga mengharapkan kenetralan Kementerian Agama. Negara tidak boleh memasuki keyakinan suatu kelompok masyarakat selama hal itu tidak mengganggu ketertiban. Kehadiran negara semestinya hanya sebagai fasilitator.

Sedangkan dari unsur masyarakat, Ketua Komisi VIII meminta agar mereka tetap bersikap proporsional menanggapi hasil putusan sidang isbat. Tidak perlu saling menjelekkan dan saling menyalahkan. Lebih baik mempersiapkan diri dalam menghadapi puasa.

"Tahun ini kan kelihatannya sama. Jadi, tidak ada masalah. Saya yakin, semuanya akan baik-baik saja," kata dia.

Baca tentang
Menangkan Samsung A71 dan Voucher Belanja. Ikuti Kuis Hoaks / Fakta dan kumpulkan poinnya. *S&K berlaku


Sumber Antara
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X