KMP Dekati Amien Rais soal Angket, Ini Tanggapan Zulkifli Hasan

Kompas.com - 27/03/2015, 20:27 WIB
Calon Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan didampingi tokoh senior PAN Amien Rais dan Sutrisno Bachir dalam acara pemantapan jelang Kongres PAN, di Yogyakatrta, Rabu (25/2/2015). Ihsanuddin /KOMPAS.comCalon Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan didampingi tokoh senior PAN Amien Rais dan Sutrisno Bachir dalam acara pemantapan jelang Kongres PAN, di Yogyakatrta, Rabu (25/2/2015).
Penulis Ihsanuddin
|
EditorBayu Galih

JAKARTA, KOMPAS. com — Koalisi Merah Putih akan mendekati Ketua Dewan Kehormatan Partai Amanat Nasional Amien Rais agar PAN mendukung hak angket terhadap Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Yasonna H Laoly. Namun, Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan, yang menolak hak angket, enggan menanggapi rencana KMP tersebut.

"Kamu jangan manas-manasin," kata Zulkifli saat menghadiri rapat perdana DPP PAN 2015-2020, di Hotel Bidakara, Jakarta, Kamis (27/3/2015).

Dalam kesempatan tersebut, Zulkifli kembali menjelaskan alasan dirinya menolak angket. Menurut dia, hak angket tersebut hanya akan membuat kegaduhan politik dan tidak akan membawa kebaikan bagi masyarakat.

"PAN politiknya kesejahteraan, bagaimana komunikasi kita kepada rakyat bisa kita penuhi. PAN menghindari politik gaduh," kata Zulkifli.

Ketua MPR ini pun mencontohkan kegaduhan yang terjadi di pemerintahan DKI Jakarta. Menurut dia, rakyat DKI memiliki harapan yang besar kepada Gubernur maupun DPRD DKI. Namun, kedua belah pihak justru mengalami konflik berkepanjangan.

"Tidak bisa seperti itu. Boleh berbeda pendapat, tetapi kalau sudah noise, bising, tidak baik," ujarnya.

Sekretaris Partai Golkar kubu Aburizal Bakrie, Bambang Soesatyo, sebelumnya mengatakan, KMP saat ini masih mencoba mendapatkan dukungan dari PAN terkait hak angket. Caranya adalah dengan mendekati Amien Rais yang merupakan pendiri PAN.

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Pak Amien Rais itu tegas dan keras. Beliau sebagai pendiri PAN mendorong hak angket untuk Menkumham," kata Bambang Soesatyo, di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (26/3/2015). (Baca: Zulkifli Tolak Angket, Kubu Aburizal Minta Amien Rais Turun Tangan)

Hak angket digulirkan Partai Golkar kubu Aburizal Bakrie bersama fraksi yang tergabung dalam Koalisi Merah Putih. KMP menganggap Menkumham telah bertindak sewenang-wenang dengan mengesahkan Golkar kubu Agung Laksono. (Baca: Fadli Zon: Kalau Saya Presiden, Saya Pecat Yasonna Hari Ini)

KMP juga mempermasalahkan keputusan Menkumham yang sebelumnya mengesahkan kepengurusan Partai Persatuan Pembangunan kubu Romahurmuziy. (Baca: Kubu Agung Disahkan, Fraksi Parpol di KMP Pastikan Gunakan Hak Angket)

Yasonna merasa pengesahan kepengurusan Agung sudah sesuai dengan undang-undang. Karena itu, ia siap menghadapi proses hukum yang dilakukan kubu Aburizal. (Baca: Merasa Benar, Menkumham Persilakan Kubu Aburizal Gugat Keputusannya ke PTUN)

Baca tentang


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Jokowi: Jangan Pernah Lalai Pakai Masker, Cuci Tangan, Hindari Kerumunan

Jokowi: Jangan Pernah Lalai Pakai Masker, Cuci Tangan, Hindari Kerumunan

Nasional
Komnas HAM Periksa Kepala BKN Bima Haria Wibisana Besok

Komnas HAM Periksa Kepala BKN Bima Haria Wibisana Besok

Nasional
Kemenkumham Telusuri Keabsahan Data Diri Adelin lis

Kemenkumham Telusuri Keabsahan Data Diri Adelin lis

Nasional
Kemendagri Dorong Pemerintah Daerah Percepat Realisasi APBD Tahun 2021

Kemendagri Dorong Pemerintah Daerah Percepat Realisasi APBD Tahun 2021

Nasional
Politisi PDI-P Ikhsan Yunus Bantah Minta Jatah Paket Bansos ke Juliari Batubara

Politisi PDI-P Ikhsan Yunus Bantah Minta Jatah Paket Bansos ke Juliari Batubara

Nasional
Sedang Selidiki Korupsi di Pemprov Aceh, KPK Benarkan Periksa Sejumlah Pejabat

Sedang Selidiki Korupsi di Pemprov Aceh, KPK Benarkan Periksa Sejumlah Pejabat

Nasional
Ingin Populerkan 'Salam Pancasila', Megawati: Untuk Mengingatkan Kita sebagai Nasionalis yang Cinta Negara Ini

Ingin Populerkan 'Salam Pancasila', Megawati: Untuk Mengingatkan Kita sebagai Nasionalis yang Cinta Negara Ini

Nasional
Sidang Juliari, Hotma Sitompul Bantah Terima Fee Rp 3 Miliar dari Kemensos

Sidang Juliari, Hotma Sitompul Bantah Terima Fee Rp 3 Miliar dari Kemensos

Nasional
Megawati: Saya Saja Di-'lockdown' Anak-anak, Tak Boleh ke Mana-mana

Megawati: Saya Saja Di-"lockdown" Anak-anak, Tak Boleh ke Mana-mana

Nasional
Terjadi Penembakan di Dekat Rumah Kepala BIN Budi Gunawan

Terjadi Penembakan di Dekat Rumah Kepala BIN Budi Gunawan

Nasional
Jokowi: Lonjakan Kasus Covid-19 Bikin Kita Harus Bekerja Lebih Keras

Jokowi: Lonjakan Kasus Covid-19 Bikin Kita Harus Bekerja Lebih Keras

Nasional
Mendagri: Pandemi Covid-19 Tidak Bisa Kita Anggap Remeh

Mendagri: Pandemi Covid-19 Tidak Bisa Kita Anggap Remeh

Nasional
Imigrasi: Pengajuan Paspor Adelin Lis dengan Nama Hendro Leonardi Tahun 2008 Tak Terdeteksi

Imigrasi: Pengajuan Paspor Adelin Lis dengan Nama Hendro Leonardi Tahun 2008 Tak Terdeteksi

Nasional
Beri Kesaksian, Anggota DPR Ihsan Yunus Sebut Dirinya Ditanya soal Pengadaan Bansos

Beri Kesaksian, Anggota DPR Ihsan Yunus Sebut Dirinya Ditanya soal Pengadaan Bansos

Nasional
Samin Tan Didakwa Menyuap Rp 5 Miliar Terkait Kontrak Tambang Batubara

Samin Tan Didakwa Menyuap Rp 5 Miliar Terkait Kontrak Tambang Batubara

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X