Tak Ada Pembicaraan KPK-Polri di Perayaan Ulang Tahun Megawati

Kompas.com - 23/01/2015, 16:10 WIB
Megawati Soekarnoputri saat berbicara di Rapat Kerja Nasional IV PDI-P di Semarang, Jawa Tengah, Sabtu (20/9/2014). Megawati Soekarnoputri saat berbicara di Rapat Kerja Nasional IV PDI-P di Semarang, Jawa Tengah, Sabtu (20/9/2014).
|
EditorBayu Galih

JAKARTA, KOMPAS.com - Ketua Umum DPP PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri tidak membicarakan perseteruan yang terjadi antara Komisi Pemberantasan Korupsi dengan Polri. Megawati memilih hanya menerima kedatangan tamu dan berbincang-bincang.

"Orang lagi ulang tahun kok bahas isu terkini?" ungkap Ketua DPP PDI-P, Andreas Hugo Pareira, saat dijumpai di kediaman Megawati, di kawasan Menteng, Jakarta Pusat, Jumat (23/1/2015).

Andreas menuturkan, banyak tamu-tamu yang datang menemui dan memberikan ucapan selamat ulang tahun pada Megawati. Di antaranya adalah para pengurus DPP PDI-P, dan juga tokoh partai lain seperti Ketua Umum PPP versi Muktamar VIII Surabaya, Romahurmuziy, dan politisi Partai Golkar Aksa Mahmud.

Di lokasi yang sama, politisi PDI-P Ribka Tjiptaning mengungkapkan bahwa Megawati lebih banyak berbincang santai dengan para pengurus PDI-P. Ia mengungkapkan tak ada pembahasan terkait isu politik yang berkembang saat ini.

"Cuma ngobrol-ngobrol saja. Saya bilang selamat ulang tahun semoga Ibu (Megawati) tetap cantik," ujarnya.

Megawati Soekarnoputri hari ini genap berusia 68 tahun. Presiden ke-5 Republik Indonesia itu lahir di DI Yogyakarta pada 23 Januari 1947. Tak ada perayaan khusus yang digelar Megawati untuk merayakan hari kelahirannya. Ia mendapat banyak karangan bunga ucapan selamat dari berbagai kalangan.

Di hari yang sama, Bareskrim Polri menangkap Wakil Ketua KPK Bambang Widjojanto. Bareskrim menangkap Bambang atas laporan masyarakat yang menyebut Bambang terlibat dalam memberikan keterangan palsu dalam persidangan di Mahkamah Konstitusi (MK) pada 2010 silam.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

UU Cipta Kerja Dinyatakan Inkonstitusional Bersyarat, Mahfud: Masyarakat Jangan Khawatir

UU Cipta Kerja Dinyatakan Inkonstitusional Bersyarat, Mahfud: Masyarakat Jangan Khawatir

Nasional
Fokus Pemerintah pada 2022, Pengendalian Covid-19 dan Prioritaskan Kesehatan

Fokus Pemerintah pada 2022, Pengendalian Covid-19 dan Prioritaskan Kesehatan

Nasional
Komnas HAM Sebut Pegawai KPI MS Alami Tiga Bentuk Pelanggaran Hak Asasi

Komnas HAM Sebut Pegawai KPI MS Alami Tiga Bentuk Pelanggaran Hak Asasi

Nasional
Jokowi Wanti-wanti soal Corona Varian Omicron: Waspada, Pandemi Masih Mengancam

Jokowi Wanti-wanti soal Corona Varian Omicron: Waspada, Pandemi Masih Mengancam

Nasional
Menteri PPPA: Memberikan Akses yang Setara bagi Perempuan Merupakan Keharusan

Menteri PPPA: Memberikan Akses yang Setara bagi Perempuan Merupakan Keharusan

Nasional
Pemerintah Diminta Segera Tutup Akses dari Negara Lain yang Teridentifikasi Kasus Omicron

Pemerintah Diminta Segera Tutup Akses dari Negara Lain yang Teridentifikasi Kasus Omicron

Nasional
Komnas HAM: KPI Gagal Ciptakan Lingkungan Kerja yang Aman dari Pelecehan Seksual

Komnas HAM: KPI Gagal Ciptakan Lingkungan Kerja yang Aman dari Pelecehan Seksual

Nasional
Bentrok Kopassus Vs Brimob di Papua, Panglima Andika: TNI Sudah Koordinasi dengan Polri

Bentrok Kopassus Vs Brimob di Papua, Panglima Andika: TNI Sudah Koordinasi dengan Polri

Nasional
Kemenag: Asrama Haji Pondok Gede Memenuhi Syarat sebagai Tempat Karantina Jemaah Umrah

Kemenag: Asrama Haji Pondok Gede Memenuhi Syarat sebagai Tempat Karantina Jemaah Umrah

Nasional
Jokowi Wanti-wanti Anggota Korpri Tak Lakukan Pungli dan Persulit Masyarakat

Jokowi Wanti-wanti Anggota Korpri Tak Lakukan Pungli dan Persulit Masyarakat

Nasional
Kopassus dan Brimob Ribut di Papua, Anggota Komisi I: Jika Benar Dipicu Rokok, Sangat Memalukan

Kopassus dan Brimob Ribut di Papua, Anggota Komisi I: Jika Benar Dipicu Rokok, Sangat Memalukan

Nasional
Fadli Zon: Jangan Sampai Isu Palestina Terpinggirkan

Fadli Zon: Jangan Sampai Isu Palestina Terpinggirkan

Nasional
Kemenag Masih Bahas Skenario Penyelenggaraan Umrah di Masa Pandemi dengan Arab Saudi

Kemenag Masih Bahas Skenario Penyelenggaraan Umrah di Masa Pandemi dengan Arab Saudi

Nasional
Menteri PPPA Berharap Kepala Daerah Wujudkan Desa Ramah Perempuan dan Peduli Anak

Menteri PPPA Berharap Kepala Daerah Wujudkan Desa Ramah Perempuan dan Peduli Anak

Nasional
Bentrok Kopassus Vs Brimob, Panglima Andika: Proses Hukum Semua Oknum TNI yang Terlibat

Bentrok Kopassus Vs Brimob, Panglima Andika: Proses Hukum Semua Oknum TNI yang Terlibat

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.