Kompas.com - 08/10/2014, 07:10 WIB
EE Mangindaan ESTU SURYOWATIEE Mangindaan
EditorHindra Liauw
JAKARTA, KOMPAS.com - Politisi Partai Demokrat EE Mangindaan resmi terpilih sebagai Wakil Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat RI 2014-2019, mendampingi Zulkifli Hasan. Hal ini berdasarkan hasil pemungutan suara di Sidang Paripurna MPR di Kompleks Parlemen, Jakarta, yang berlangsung hingga Rabu (8/10/2014) dini hari.

Berikut ini adalah biodata Mangindaan:

Nama Lengkap
Evert Erenst Mangindaan

Tempat, Tanggal Lahir
Solo, Jawa Tengah, 5 Januari 1943

Agama
Kristen

PENDIDIKAN
Umum:
SR, Ujungpandang (1955)
SMP Kristen, Ujungpandang (1958)
SMA B Katholik, Makassar (1961)
Akademi Militer Nasional (AMN), Magelang (1964)
Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Terbuka (UT), Jakarta (1995)

Khusus:
Sussarcab Inf
Seskogab ABRI, Bandung
Suspatnas (Kewaspadaan Nasional)
Sustaf TNI AD
Penataran P4
Susgumiltas (1967)
Suslapa Inf (1972)
Susjabter TNI AD (1974)
Seskoad Angkatan IX, Bandung (1983)
Kursus Latihan Seskogab (1983)
Lemhannas, Jakarta (1990)
Kursus Manggala P4 (1995)
Penyegaran Kembali bagi Gubernur Baru (1995)
 
PERJALANAN KARIER
Pemerintahan:
Penasihat Presiden Bidang Pembangunan KTI
Gubernur Provinsi Sulawesi Utara (1995-2000)

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Legislatif:
MPR dari Utusan Daerah (1992-1997)

Keterlibatan dalam Organisasi:
Komisi I dari Fraksi Partai Golkar
DPR dari Partai Demokrat (2004-2009)

Menteri
Menteri Negara Pendayagunaan Aparatur Negara Kabinet Indonesia Bersatu II (2009-2011)
Menteri Perhubungan Kabinet Indonesia Bersatu II (2011-2014)

TNI/POLRI
Kepangkatan
Letjen
Mayjen (1992)

Jabatan
Komandan Peleton (Dan Ton) Dan/Mob/Yon IV/I (1966-1967)
Daripan Yonif 112/I/IM (1967-1969)
Kepala Penelitian dan Pengembangan Pendidikan dan Pengajaran Resimen Induk Daerah Militer (Palitbang (1969-1971)
Wakil Komandan Batalyon Infanteri (Wadan Yonif) 113/I/IM (1971-1972)
Kepala Staf Distrik Militer (Kasdim) 0101/I/IM (1972-1975)
Komandan Batalyon Infanteri (Dan Yonif) 113/I/IM (1975-1977)
Kepala Departemen Pendidikan Pusat Infanteri (Kadeptik Pusif) (1977-1978)
Kepala Biro Latihan Satuan Operasi Markas Besar Angkatan Darat (Karolatsat Ops Mabes AD) (1978-1981)
Kepala Staf Brigadir Infanteri (Kas Brigif) 15/VI/Siliwangi, Jawa Barat (1981-1982)
Wakil Asisten Operasi (Waas Ops) Kodam VI/Siliwangi, Jawa Barat (1982-1983)
Komandan Brigadir Infanteri (Dan Brigif) 12/Siliwangi, Jawa Barat (1983-1984)
Sekretaris Pribadi KSAD (1984-1986)
Asisten Teritorial (Aster) Kodam V/Brawijaya, Jawa Timur (1986-1987)
Komandan Resort Militer (Danrem) 034 Kodam V Brawijaya, Jawa Timur (1987-1988)
Wakil Asisten Operasi Kepala Staf Umum (Waas Ops Kasum) ABRI (1988-1989)
Pangdam VIII/Trikora (1992-1993)
Komandan Seskoad (1993-1995)
 
KEGIATAN LAIN
Pemain/Pelatih Persiraja, Banda Aceh (1966-1967)
Anggota Badan Ketua Tim Nasional Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI), Jakarta (1984-1987)
Komda PSSI Irja Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI), Irian Jaya (1992-1994)
Ketua Harian Persatuan Olah Raga (POR) Maesa, Jakarta (1994)
Ketua Dewan Pertimbangan Partai Golkar, Sulawesi Utara (1995-2000)
Ketua KONI Provinsi Sulawesi Utara (1995-2000)
Ketua Umum POR Maesa Pusat, Jakarta (1997)
Ketua Majelis Pertimbangan Partai Demokrat Sulawesi Utara (1997)
Ketua Majelis Pertimbangan Daerah Partai Demokrat, Sulawesi Utara (2002-2003)
Sekjen DPP Partai Demokrat, Jakarta (2003-2005)
Pokja Bidang Polhukam DPP Partai Demokrat (2005)
Ketua Harian Dewan Pembina Partai Demokrat (2013-2014)
 
PENGHARGAAN
Operasi Dwikora (1966 -1967)
Satya Lencana Yudha Dharma
Bintang Maha Putra Pratama
Satya Lencana Wira Dharma (1967)
Penumpasan Gerakan 30 September/Partai Komunis Indonesia (G 30 S/PKI) (1967)
Satya Lencana Penegak (1970)
Satya Lencana Wira Dharma (1973)
Satya Lencana Kesetiaan VIII (1973)
Satya Lencana Dwidya Sistha (1974)
Satya Lencana GOM VII (1978)
Satya Lencana Kesetiaan XVI (1981)
Satya Lencana Kesetiaan XXIV (1990)
Bintang Kartika Eka Pakci Pratama (1990)
Satya Lencana Raksa Dharma/GOM IX (1993)
Bintang Yudha Dharma (1993)
 
KELUARGA
Adelina Matine Tumbuan (isteri)
1. Devi Cinthia (anak)
2. Harly Benfica (anak)
3. Siskarini (anak)



Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Satgas: Kasus Covid-19 di Jawa-Bali Menurun, Kecuali di Jateng, DIY, dan Bali

Satgas: Kasus Covid-19 di Jawa-Bali Menurun, Kecuali di Jateng, DIY, dan Bali

Nasional
 Proses Hukum Dua Oknum TNI AU Pelaku Kekerasan di Papua Diminta Transparan

Proses Hukum Dua Oknum TNI AU Pelaku Kekerasan di Papua Diminta Transparan

Nasional
Anggota DPR dari PPP Tak Akan Ambil Fasilitas Isolasi Mandiri di Hotel

Anggota DPR dari PPP Tak Akan Ambil Fasilitas Isolasi Mandiri di Hotel

Nasional
Kemenkes: 3 Pasien yang Terinfeksi Corona Varian Delta Plus Sudah Sembuh

Kemenkes: 3 Pasien yang Terinfeksi Corona Varian Delta Plus Sudah Sembuh

Nasional
Komnas HAM Papua Bakal Kawal Tuntas Kasus Kekerasan 2 Prajurit TNI AU di Merauke

Komnas HAM Papua Bakal Kawal Tuntas Kasus Kekerasan 2 Prajurit TNI AU di Merauke

Nasional
Kemenkes: Ada 3 Kasus Covid-19 akibat Varian Delta Plus

Kemenkes: Ada 3 Kasus Covid-19 akibat Varian Delta Plus

Nasional
Vaksinasi Covid-19 Disebut Membantu Perbaiki Kondisi Pandemi Saat ini

Vaksinasi Covid-19 Disebut Membantu Perbaiki Kondisi Pandemi Saat ini

Nasional
Kemenkes: Ada Tren Penurunan Mobilitas Hampir di Semua Wilayah Sejak PPKM Darurat

Kemenkes: Ada Tren Penurunan Mobilitas Hampir di Semua Wilayah Sejak PPKM Darurat

Nasional
Bantuan Sembako di Pekalongan Tak Sesuai, Risma: KPM Harusnya Dapat Rp 200.000

Bantuan Sembako di Pekalongan Tak Sesuai, Risma: KPM Harusnya Dapat Rp 200.000

Nasional
Kemenkes Sebut Vaksinasi Covid-19 Dua Dosis Bisa Lindungi Pasien dari Risiko Kematian hingga 73 Persen

Kemenkes Sebut Vaksinasi Covid-19 Dua Dosis Bisa Lindungi Pasien dari Risiko Kematian hingga 73 Persen

Nasional
Kemenkes Sebut Pasien Covid-19 yang Sudah Divaksin Sekali 90 Persen Sembuh, Dosis Lengkap 100 Persen

Kemenkes Sebut Pasien Covid-19 yang Sudah Divaksin Sekali 90 Persen Sembuh, Dosis Lengkap 100 Persen

Nasional
Anggota DPR Bakal Dapat Fasilitas Isoman di Hotel, Fraksi PKS: Tak Perlu, Cukup Fungsikan Fasilitas yang Dimiliki

Anggota DPR Bakal Dapat Fasilitas Isoman di Hotel, Fraksi PKS: Tak Perlu, Cukup Fungsikan Fasilitas yang Dimiliki

Nasional
KJRI Jeddah Imbau Umat Muslim Indonesia Tunda Rencana Umrah

KJRI Jeddah Imbau Umat Muslim Indonesia Tunda Rencana Umrah

Nasional
Satgas Covid-19: Jangan Khawatir Kehabisan Stok Vaksin

Satgas Covid-19: Jangan Khawatir Kehabisan Stok Vaksin

Nasional
Dinkes Sumsel: BOR di RS Rujukan Covid-19 Capai 80 Persen, ICU Sudah Penuh

Dinkes Sumsel: BOR di RS Rujukan Covid-19 Capai 80 Persen, ICU Sudah Penuh

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X