Bermodal Besar, Hary Tanoe Dipilih Jadi Ketua Bappilu - Kompas.com

Bermodal Besar, Hary Tanoe Dipilih Jadi Ketua Bappilu

Kompas.com - 03/07/2013, 20:30 WIB
ANDREAN KRISTIANTO Hary Tanoesoedibjo.

JAKARTA, KOMPAS.com – Tak sampai setahun masuk ke Partai Hanura, pengusaha Hary Tanoesoedibjo langsung dilantik sebagai Ketua Bapilu partai tersebut. Alasan pengangkatan, Hary, pengusaha media, memiliki modal politik yang besar.

Hal ini diungkapkan oleh politisi Hanura, Yuddy Chrisnandi, mantan Ketua Bappilu. “Sejak Pak HT masuk ke Hanura, Pak Wiranto merasa belum ada gebrakan. Akhirnya saya dan Pak Wiranto berdiskusi. Kami sampai pada kesimpulan supaya Pak HT betul-betul bisa memberikan jasanya secara all out, maka diberikan posisi yang strategis sebagai Ketua Bapilu,” ujar Yuddy saat dihubungi, Rabu (3/7/2013).

Yuddy mengaku diminta Wiranto meyerahkan posisinya kepada Hary Tanoe sejak tiga bulan lalu. Dia pun mengaku legowo dan menyerahkan posisi itu kepada Hary Tanoe. “Tapi dengan catatan bahwa semua strategi pemilu yang saya dan tim kembangkan sudah paten sehingga tinggal dijalankan saja oleh Pak HT,” ucap Yuddy.

Yuddy tak menampik tudingan bahwa keberadaan Hary Tanoe sebagai Ketua Bapilu sangat diperlukan terutama dari segi modal politik yang besar. “Kalau Pak HT diberikan amanah yang besar, siapa tahu bisa lebih all out untuk membesarkan partai. Bisa dari iklan karena Pak HT kan juga pusat aset Hanura apalagi dikabarkan dia punya kekayaan triliuan yang siap untuk jadi modal politik,” imbuh mantan politisi Partai Golkar ini.

Seperti diberitakan, Partai Hanura melantik bos MNC Group Hary Tanoesoedibjo sebagai Ketua Bapilu Partai Hanura. Padahal, Hary baru saja bergabung ke partai ini setelah keluar dari Partai Nasdem. Hary keluar karena berseteru dengan pendiri Partai Nasdem, Surya Paloh.

Dengan kekuatan modal yang kuat, Partai Hanura sberharap mendapatkan limpahan dana dan juga bantuan publikasi melalui jaringan media MNC Group yang dimiliki Hary. Tak lama setelah dilantik sebagai Ketua Bapilu Partai Hanura, Hary dipilih menjadi bakal cawapres, mendampingi Ketua Umum Wiranto yang maju sebagai bakal capres. Deklarasi pasangan ini digelar pada Selasa (2/7/2013) kemarin, di Hotel Mercure, Jakarta Pusat.


Ikuti perkembangan berita ini dalam topik:
EditorHindra Liauw

Terkini Lainnya


Close Ads X