KPK: Saksi Penting Luthfi Mangkir

Kompas.com - 02/05/2013, 18:43 WIB
Penulis Icha Rastika
|
EditorHindra

JAKARTA, KOMPAS.com - Komisi Pemberantasan Korupsi menjadwalkan pemeriksaan seorang pengacara bernama Heriyanto terkait penyidikan kasus dugaan tindak pidana pencucian uang dengan tersangka mantan Presiden Partai Keadilan Sejahtera, Luthfi Hasan Ishaaq. Sedianya Heriyanto akan diperiksa sebagai saksi bagi Luthfi, Kamis (2/5/2013) ini.

Namun, Kepala Bagian Pemberitaan dan Informasi KPK Priharsa Nugraha mengatakan, Heriyanto mangkir dari panggilan KPK. "Tidak hadir tanpa keterangan," ujarnya.

Heriyanto merupakan salah satu saksi penting terkait kasus dugaan pencucian uang Luthfi, terutama yang berkaitan dengan aset mantan anggota Dewan Perwakilan Rakyat itu. Pengacara dari kantor Law Office Edward Heriyanto and Partners itu diduga sebagai pihak yang membantu menyembunyikan aset Luthfi berupa mobil FJ Cruiser.

Hingga kini, mobil Cruiser yang diduga sebagai hasil pencucian uang itu belum ditemukan. KPK terus menelusuri aset milik Luthfi tersebut. Sebelumnya Juru Bicara KPK Johan Budi mengungkapkan, pihaknya telah mengidentifikasi aset milik Luthfi.

KPK menjerat Luthfi dengan pasal tindak pidana pencucian uang setelah menetapkan dia sebagai tersangka kasus dugaan korupsi kepengurusan rekomendasi kuota impor daging sapi. Untuk kasus dugaan korupsinya, Luthfi dan orang dekatnya, Ahmad Fathanah, diduga menerima pemberian hadiah atau janji dari PT Indoguna Utama. Pemberian uang itu diduga terkait dengan upaya menambah kuota impor daging sapi untuk perusahaan tersebut.

Baca tentang
    Menangkan Samsung A71 dan Voucher Belanja. Ikuti Kuis Hoaks / Fakta dan kumpulkan poinnya. *S&K berlaku


    Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
    Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
    Laporkan Komentar
    Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

    Terkini Lainnya

    Silaturahmi Politik, Golkar-PKS Bahas Pilkada 2020 dan Omnibus Law

    Silaturahmi Politik, Golkar-PKS Bahas Pilkada 2020 dan Omnibus Law

    Nasional
    Tito Karnavian Sindir Kepala Daerah yang Tak Peduli pada Perpustakaan

    Tito Karnavian Sindir Kepala Daerah yang Tak Peduli pada Perpustakaan

    Nasional
    Audiensi dengan Korban First Travel, Komisi VIII: Negara Bisa Digugat

    Audiensi dengan Korban First Travel, Komisi VIII: Negara Bisa Digugat

    Nasional
    Anggota Komisi I Sebut Ada Potensi 'Abuse of Power' dalam RUU Perlindungan Data Pribadi

    Anggota Komisi I Sebut Ada Potensi "Abuse of Power" dalam RUU Perlindungan Data Pribadi

    Nasional
    Politikus Demokrat Usul Panja Harun Masiku, KPK Fokus Tuntaskan Penyidikan

    Politikus Demokrat Usul Panja Harun Masiku, KPK Fokus Tuntaskan Penyidikan

    Nasional
    Periksa Tersangka Kasus Korupsi di Kemenag, Ini yang Didalami KPK

    Periksa Tersangka Kasus Korupsi di Kemenag, Ini yang Didalami KPK

    Nasional
    Airlangga Tak Persoalkan Jokowi Bicara Reshuffle Kabinet ke Pegiat Medsos

    Airlangga Tak Persoalkan Jokowi Bicara Reshuffle Kabinet ke Pegiat Medsos

    Nasional
    Ini Hasil Penggeledahan Rumah Warga di Batan Indah Terkait Radiasi Nuklir

    Ini Hasil Penggeledahan Rumah Warga di Batan Indah Terkait Radiasi Nuklir

    Nasional
    KPK Geledah Apartemen yang Diduga Tempat Nurhadi Bersembunyi, tetapi Nihil

    KPK Geledah Apartemen yang Diduga Tempat Nurhadi Bersembunyi, tetapi Nihil

    Nasional
    Telusuri Aset Para Tersangka Kasus Jiwasraya, Kejagung Minta Keterangan 17 Bank

    Telusuri Aset Para Tersangka Kasus Jiwasraya, Kejagung Minta Keterangan 17 Bank

    Nasional
    Mendagri Ungkap Ada Anggaran Daerah yang Disimpan di Bank, Berharap Deposito

    Mendagri Ungkap Ada Anggaran Daerah yang Disimpan di Bank, Berharap Deposito

    Nasional
    Menkominfo: Ada 127 Hoaks di Indonesia soal Virus Corona, Salah Satunya Menular Lewat Nyamuk

    Menkominfo: Ada 127 Hoaks di Indonesia soal Virus Corona, Salah Satunya Menular Lewat Nyamuk

    Nasional
    Mahfud Sebut Koordinasi Pembangunan Papua Akan Lebih Terarah

    Mahfud Sebut Koordinasi Pembangunan Papua Akan Lebih Terarah

    Nasional
    Polisi Periksa 17 Saksi Terkait Limbah Radioaktif di Tangerang Selatan

    Polisi Periksa 17 Saksi Terkait Limbah Radioaktif di Tangerang Selatan

    Nasional
    Malaysia Belajar Pengelolaan Laporan Harta Pejabat ke KPK

    Malaysia Belajar Pengelolaan Laporan Harta Pejabat ke KPK

    Nasional
    komentar di artikel lainnya
    Close Ads X