Kompas.com - 26/02/2013, 04:52 WIB
EditorHindra

JAYAPURA, KOMPAS.com — Kapolda Papua Irjen Tito Karnavian menegaskan, kasus penembakan di Kabupaten Puncak dan Puncak Jaya itu tidak bernuansa "merdeka" atau politis.

Kasus penembakan terhadap anggota TNI dan warga sipil itu diduga terkait masalah pilkada yang tahapannya saat itu sedang berlangsung, kata Irjen Tito, Senin (25/2/2013).

Dikatakan, indikasi kasus itu terlihat jelas karena saat pelaksanaan pilkada gubernur berlangsung aman, demikian pula saat pencoblosan pilkada bupati Puncak. Namun, begitu pleno KPU Puncak hendak dilaksanakan, serangkaian penyerangan terhadap anggota TNI dan warga sipil terjadi.

"Kami saat ini tengah mendalami dan mengumpulkan bukti, termasuk dugaan keterlibatan calon bupati yang ikut dalam pilkada tersebut," tegas Irjen Tito.

Menurut jenderal berbintang dua ini, karena adanya indikasi itu maka saat ini pihaknya terus mengumpulkan bukti-bukti guna mengungkap dugaan atau indikasi tersebut.

Karena itulah, kata Irjen Tito, dipastikan kasus yang terjadi tidak berkaitan dengan faktor politik atau isu perjuangan "Papua Merdeka". Tidak perlu dialog-dialog, kata Tito, karena hal yang sesungguhnya terjadi adalah kasus kriminal dan tidak bernuansa politik.

Dirinya menambahkan, untuk mengantisipasi masalah kamtibmas pascapleno di kawasan itu, saat ini pihaknya sudah menambah pasukan. Kasus penembakan dan penyerangan terhadap pos keamanan dan warga sipil itu mengakibatkan12 orang tewas, delapan di antaranya prajurit TNI.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca tentang


    Video Pilihan

    26th

    Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

    Syarat & Ketentuan
    Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
    Laporkan Komentar
    Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

    Terkini Lainnya

    ICW Minta Dewas KPK Telusuri Spanduk yang Dukung Firli Bahuri Maju di Pilpres 2024

    ICW Minta Dewas KPK Telusuri Spanduk yang Dukung Firli Bahuri Maju di Pilpres 2024

    Nasional
    Pencarian Anak Ridwan Kamil Terus Dilanjutkan, Tim SAR Kerahkan Drone hingga Susuri 8 Km Sungai Aare

    Pencarian Anak Ridwan Kamil Terus Dilanjutkan, Tim SAR Kerahkan Drone hingga Susuri 8 Km Sungai Aare

    Nasional
    Puncak Perayaan Milad ke-20 PKS, Sejumlah Ketum Parpol Bakal Beri Pesan Kebangsaan

    Puncak Perayaan Milad ke-20 PKS, Sejumlah Ketum Parpol Bakal Beri Pesan Kebangsaan

    Nasional
    Menyoal Komitmen Antikorupsi DPR dari Keengganan Membahas RUU PTUK

    Menyoal Komitmen Antikorupsi DPR dari Keengganan Membahas RUU PTUK

    Nasional
    Hak dan Kewajiban Narapidana Menurut Undang-undang

    Hak dan Kewajiban Narapidana Menurut Undang-undang

    Nasional
    Ditanya soal Koalisi, Sekjen PDI-P: Mari Dahulukan Prestasi Buat Rakyat Bersama Pak Jokowi

    Ditanya soal Koalisi, Sekjen PDI-P: Mari Dahulukan Prestasi Buat Rakyat Bersama Pak Jokowi

    Nasional
    Keluarga: Eril Sudah Memastikan Daerah Tempat Berenangnya Aman

    Keluarga: Eril Sudah Memastikan Daerah Tempat Berenangnya Aman

    Nasional
    Soal Dinamika Bursa Capres, Hasto: Kalau Bu Mega Tersenyum Saja

    Soal Dinamika Bursa Capres, Hasto: Kalau Bu Mega Tersenyum Saja

    Nasional
    CPNS yang Mengundurkan Diri Bisa Diganti Peserta Seleksi Peringkat di Bawahnya

    CPNS yang Mengundurkan Diri Bisa Diganti Peserta Seleksi Peringkat di Bawahnya

    Nasional
    UPDATE 28 Mei 2022: Cakupan Vaksinasi Dosis Kedua Capai 80,33 Persen, Ketiga 21,75 Persen

    UPDATE 28 Mei 2022: Cakupan Vaksinasi Dosis Kedua Capai 80,33 Persen, Ketiga 21,75 Persen

    Nasional
    Dubes RI untuk Swiss Sebut Tak Ada Batasan Waktu Pencarian Anak Ridwan Kamil

    Dubes RI untuk Swiss Sebut Tak Ada Batasan Waktu Pencarian Anak Ridwan Kamil

    Nasional
    UPDATE 28 Mei: Sebaran 279 Kasus Baru Covid-19 di Indonesia, Jakarta Tertinggi

    UPDATE 28 Mei: Sebaran 279 Kasus Baru Covid-19 di Indonesia, Jakarta Tertinggi

    Nasional
    UPDATE 28 Mei: Ada 2.390 Orang Suspek Terkait Covid-19 di Indonesia

    UPDATE 28 Mei: Ada 2.390 Orang Suspek Terkait Covid-19 di Indonesia

    Nasional
    UPDATE 28 Mei: Ada 2.972 Kasus Aktif Covid-19 di Indonesia

    UPDATE 28 Mei: Ada 2.972 Kasus Aktif Covid-19 di Indonesia

    Nasional
    UPDATE 28 Mei: 65.356 Spesimen Diperiksa dalam Sehari, Positivity Rate dengan PCR 2,49 Persen

    UPDATE 28 Mei: 65.356 Spesimen Diperiksa dalam Sehari, Positivity Rate dengan PCR 2,49 Persen

    Nasional
    komentar di artikel lainnya
    Lengkapi Profil
    Lengkapi Profil

    Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.