KPK Periksa Dirjen Kementan dalam Kasus Impor Daging Sapi

Kompas.com - 12/02/2013, 12:54 WIB
Penulis Icha Rastika
|
EditorInggried Dwi Wedhaswary

JAKARTA, KOMPAS.com - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menjadwalkan pemeriksaan Direktur Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan Kementerian Pertanian Syukur Irwantoro, Selasa (12/2/2013), terkait penyidikan kasus dugaan korupsi kuota impor daging sapi pada Kementan. Kepala Bagian Pemberitaan dan Informasi KPK Priharsa Nugraha mengatakan, Syukur akan dimintai keterangan sebagai saksi dalam kasus tersebut.

“Diperiksa sebagai saksi,” katanya.

Pemeriksaan Syukur ini merupakan pemeriksaan pihak Kementan yang pertama. Selain Syukur, KPK memanggil Direktur Kesehatan Masyarakat Veteriner dan Pasca Panen Ahmad Junaedi, serta dua pegawai negeri, yakni Agus dan Soewarso Martomihardjo.

KPK juga menjadwalkan pemeriksaan saksi bernama Luthfi dari pihak swasta. Mereka yang diperiksa tersebut dianggap tahu seputar rekomendasi kuota impor daging sapi. Kementan merupakan pihak yang menyiapkan kuota impor daging sapi. Perusahaan yang terpilih mengimpor daging sapi harus meminta rekomendasi kepada Kementan.

Dalam kasus ini, KPK menetapkan empat tersangka. Mereka adalah mantan Presiden Partai Keadilan Sejahtera, Luthfi Hasan Ishaaq serta orang dekatnya, Ahmad Fathanah, dan direktur PT Indoguna Utama, Juard Effendi serta Arya Abdi Effendi. Adapun Luthfi dan Fathanah diduga menerima pemberian hadiah Rp 1 miliar dari Arya dan Juard terkait rekomendasi kuota impor PT Indoguna Utama.

Luthfi diduga “menjual” pengaruhnya untuk mengintervensi pihak Kementan. Meskipun bukan anggota Komisi IV DPR yang bermitra dengan Kementan, posisi Luthfi sebagai Presiden PKS tentunya memiliki pengaruh besar jika dikaitkan dengan Mentan Suswono yang juga petinggi PKS. Hari ini, KPK juga memeriksa Luthfi sebagai tersangka.

Pemeriksaan ini merupakan pemeriksaan perdana setelah dia ditahan di Rumah Tahanan Guntur pada 31 Januari 2013.

Berita terkait kasus ini dapat diikuti dalam topik:
Skandal Suap Impor Daging Sapi

Baca tentang
    Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
    Ikut


    Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
    Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
    Laporkan Komentar
    Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

    Terkini Lainnya

    Perangkat Desa Disarankan Lakukan Mitigasi Ekonomi Desa Hadapi Covid-19

    Perangkat Desa Disarankan Lakukan Mitigasi Ekonomi Desa Hadapi Covid-19

    Nasional
    5 Tugas Khusus Perangkat Desa untuk Tanggulangi Covid-19

    5 Tugas Khusus Perangkat Desa untuk Tanggulangi Covid-19

    Nasional
    Istana Sebut Darurat Sipil Diberlakukan jika Ada Kekacauan saat PSBB Diterapkan

    Istana Sebut Darurat Sipil Diberlakukan jika Ada Kekacauan saat PSBB Diterapkan

    Nasional
    PKS Minta Presiden Dengarkan Para Ahli Dalam Tangani Covid-19

    PKS Minta Presiden Dengarkan Para Ahli Dalam Tangani Covid-19

    Nasional
    Masyarakat Didorong Bentuk Relawan Tanggap Covid-19 di Desa

    Masyarakat Didorong Bentuk Relawan Tanggap Covid-19 di Desa

    Nasional
    Pemerintah Mewaspadai Penyebaran Covid-19 Melalui Orang Tanpa Gejala

    Pemerintah Mewaspadai Penyebaran Covid-19 Melalui Orang Tanpa Gejala

    Nasional
    Polemik Pembebasan Napi Koruptor Saat Wabah Covid-19 Merebak

    Polemik Pembebasan Napi Koruptor Saat Wabah Covid-19 Merebak

    Nasional
    Jubir Presiden Ralat Pernyataan: Relaksasi Kredit untuk yang Terdampak Covid-19

    Jubir Presiden Ralat Pernyataan: Relaksasi Kredit untuk yang Terdampak Covid-19

    Nasional
    Mahfud Sebut Koruptor Lebih Bagus Diisolasi di Lapas Ketimbang di Rumah

    Mahfud Sebut Koruptor Lebih Bagus Diisolasi di Lapas Ketimbang di Rumah

    Nasional
    Mahfud: Tak Ada Rencana Pemerintah Beri Remisi atau Pembebasan Bersyarat ke Koruptor

    Mahfud: Tak Ada Rencana Pemerintah Beri Remisi atau Pembebasan Bersyarat ke Koruptor

    Nasional
    Yasonna Klarifikasi Usul Pembebasan Napi Korupsi, OC Kaligis dan Jero Wacik Tetap Berpeluang Bebas

    Yasonna Klarifikasi Usul Pembebasan Napi Korupsi, OC Kaligis dan Jero Wacik Tetap Berpeluang Bebas

    Nasional
    Wakil Ketua KPK Sebut Tak Ada Alasan bagi Yasonna Bebaskan Koruptor

    Wakil Ketua KPK Sebut Tak Ada Alasan bagi Yasonna Bebaskan Koruptor

    Nasional
    Maklumat Penanganan Covid-19, Polri Akan Lakukan Pembubaran jika Masyarakat Tetap Berkumpul

    Maklumat Penanganan Covid-19, Polri Akan Lakukan Pembubaran jika Masyarakat Tetap Berkumpul

    Nasional
    Pasien Covid-19 yang Sembuh Diyakini Punya Imunitas terhadap Virus Corona

    Pasien Covid-19 yang Sembuh Diyakini Punya Imunitas terhadap Virus Corona

    Nasional
    Beri Klarifikasi, Wakil Ketua KPK Tolak Pembebasan Koruptor dengan Dalih Covid-19

    Beri Klarifikasi, Wakil Ketua KPK Tolak Pembebasan Koruptor dengan Dalih Covid-19

    Nasional
    komentar di artikel lainnya
    Close Ads X