Mahfud: Rakyat Butuh Hidup Tenang

Kompas.com - 04/10/2010, 21:38 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Mahfud MD mengatakan seharusnya pemerintah melindungi hak setiap warga negara untuk menjalankan ibadahnya sesuai dengan keyakinannya. Pernyataan tersebut menyusul pecahnya kembali kerusuhan di Ciampea, Kabupaten Bogor, Jawa Barat yang berlatar belakang ajaran Ahmadiyah.

"Hidup tenang, aman dari ancaman teror, bisa beribadah dengan baik sesuai dengan keyakinan itu kewajiban negara yang harus dilaksanakan pemerintah,” ujarnya saat ditemui di gedung MK, Senin (4/10/2010).

Menurut Mahfud, dirinya juga menyerahkan sepenuhnya kepada pemerintah, mengenai peningkatan Surat Keputusan Bersama (SKB) menjadi Undang-Undang yang sedang dibahas bersama pemerintah baru-baru ini.

"Itu pertimbangan pemerintah lah yang tahu di lapangan, terserah saja," katanya.

Pada prinsipnya, lanjut Mahfud, negara memang perlu mengatur soal keyakinan sebuah ajaran agama. Ia menyarankan, agar peningkatan SKB menjadi Undang-undang, isi dan aturannya harus terbuka, demokratis dan tidak diskriminatif.

“Bahwa negara boleh mengatur, sangat boleh, UUD kita membolehkan, konvensi PBB No 35/51 membolehkan, terserah pemerintah saja kalau urgensinya penting,” katanya. (Tribunnews/Willy Widianto)


EditorI Made Asdhiana

Terkini Lainnya

Peneliti Litbang Kompas: Hasil Survei Masih dalam Rentang 'Margin of Error' Lembaga Lain

Peneliti Litbang Kompas: Hasil Survei Masih dalam Rentang "Margin of Error" Lembaga Lain

Nasional
Polisi Kantongi Identitas Pelaku Pembacokan Sejumlah Warga Sawah Besar

Polisi Kantongi Identitas Pelaku Pembacokan Sejumlah Warga Sawah Besar

Megapolitan
Menkominfo: Sebagian Pegawai Desa Gunakan Internet untuk Main Game

Menkominfo: Sebagian Pegawai Desa Gunakan Internet untuk Main Game

Regional
Bawaslu: Pemantau Asing Bukan Hal yang Luar Biasa

Bawaslu: Pemantau Asing Bukan Hal yang Luar Biasa

Nasional
Ternyata, Ada Bungker yang Tembus ke Stasiun Tambun di Gedung Juang

Ternyata, Ada Bungker yang Tembus ke Stasiun Tambun di Gedung Juang

Megapolitan
Dari Bintaro hingga Cinere, Ini Rute Transjakarta yang Terintegrasi Stasiun MRT

Dari Bintaro hingga Cinere, Ini Rute Transjakarta yang Terintegrasi Stasiun MRT

Megapolitan
Biografi Tokoh Dunia: Mahmoud Abbas, Presiden Ke-2 Negara Palestina

Biografi Tokoh Dunia: Mahmoud Abbas, Presiden Ke-2 Negara Palestina

Internasional
Wagub NTT: Kalau Mau lihat Komodo yang Asli, Bayarnya Harus Mahal

Wagub NTT: Kalau Mau lihat Komodo yang Asli, Bayarnya Harus Mahal

Regional
Saat Jokowi Mendadak Beli Durian di Dumai

Saat Jokowi Mendadak Beli Durian di Dumai

Nasional
Satu Murid Calon Pendeta Lolos dari Pembunuhan di OKI, Polisi Tunggu Kondisinya Stabil

Satu Murid Calon Pendeta Lolos dari Pembunuhan di OKI, Polisi Tunggu Kondisinya Stabil

Regional
Pertama Kali, OPD dan Camat se-Surabaya Teken Pakta Integritas Secara Elektronik

Pertama Kali, OPD dan Camat se-Surabaya Teken Pakta Integritas Secara Elektronik

Regional
Wagub Sulut Ingatkan Kembali 7 Prioritas Pembangunan Sulut

Wagub Sulut Ingatkan Kembali 7 Prioritas Pembangunan Sulut

Regional
Wapres Jamin Pemerintahan Berjalan Normal meski Presiden Sibuk Kampanye

Wapres Jamin Pemerintahan Berjalan Normal meski Presiden Sibuk Kampanye

Nasional
Dievakuasi, Harimau Sumatera yang Terjerat di Riau Dipikul dengan Tandu Sambil Diinfus

Dievakuasi, Harimau Sumatera yang Terjerat di Riau Dipikul dengan Tandu Sambil Diinfus

Regional
Instagramable, Terowongan Jalan Kendal Dipenuhi Pejalan Kaki yang Berfoto

Instagramable, Terowongan Jalan Kendal Dipenuhi Pejalan Kaki yang Berfoto

Megapolitan

Close Ads X