Marzuki dan Kesetiaan pada Saman

Kompas.com - 13/08/2008, 22:53 WIB
Editor

Biasanya Marzuki dibawa untuk misi dagang, misi pariwisata, atau atas undangan negara sahabat. Satu pengalaman yang membuat Marzuki bangga, ketika diminta mengajar Rateb Meuseukat di Namibia. "Saya di sana 45 hari mengajari anak-anak lokal tari Saman untuk Konferensi Asia Afrika (KAA)," katanya. Haru tiada terkira ketika menyaksikan anak didiknya yang berkulit hitam sukses membawakan tari itu di hadapan tamu KAA.

Puluhan kali Marzuki diundang workshop ke berbagai negara untuk mengajar tari Saman. "Saya senang mengajar anak-anak sekolah, karena kalau dia nanti besar pasti akan ingat Aceh dan Indonesia," ujarnya.

Hingga kini, berbagai undangan menari, menjadi juri, atau menjadi koreografer terus mengalir. Satu hal yang diharapkan Marzuki adalah generasi penerus.

"Kalau generasi muda kita suka, maka budaya lokal kita, identitas kita, tak akan direbut oleh negara tetangga," tegas Marzuki yang
terakhir berkolaborasi dengan mahasiswa menampilkan tari kontemporer Meusaboh Hatee (Menyatukan Hati) untuk peringatan bencana tsunami Aceh.

BIODATA

* Nama    : Marzuki Hasan
* Lahir    : Blang Pidie, 3 Mei 1943
* Istri      : Suprapti (58)
* Anak    : Fitriana (37)

* Pendidikan:
  - SD dan SMP di Blang Pidie
  - SMA di Tapak Tuan, NAD
  - Sekolah Guru Olahraga di Yogyakarta, 1965-1970
   
* Pekerjaan:
  Sejak 1975 mengajar tari Aceh pada Institut Kesenian Jakarta (IKJ)

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Wapres: Regulasi KASN Perlu Dikuatkan untuk Wujudkan 'Merit System'

Wapres: Regulasi KASN Perlu Dikuatkan untuk Wujudkan "Merit System"

Nasional
Eks KSAD Wismoyo Arismunandar Dimakamkan Satu Komplek dengan Soeharto di Astana Giribangun

Eks KSAD Wismoyo Arismunandar Dimakamkan Satu Komplek dengan Soeharto di Astana Giribangun

Nasional
Kemenkes Izinkan Seluruh RS Buka Pelayanan untuk Pasien Covid-19

Kemenkes Izinkan Seluruh RS Buka Pelayanan untuk Pasien Covid-19

Nasional
Jokowi Minta BKKBN Sosialisasikan Pentingnya Ketahahanan Keluarga

Jokowi Minta BKKBN Sosialisasikan Pentingnya Ketahahanan Keluarga

Nasional
Mendagri Harap Kerja Sama Indonesia-UNICEF Jadi Daya Ungkit Capai RPJMN

Mendagri Harap Kerja Sama Indonesia-UNICEF Jadi Daya Ungkit Capai RPJMN

Nasional
KPK Lelang Dua Bidang Tanah di Siak Hasil Rampasan Terpidana Korupsi

KPK Lelang Dua Bidang Tanah di Siak Hasil Rampasan Terpidana Korupsi

Nasional
Senandungkan Lagu Indonesia Pusaka, Sutopo Menunggu Peminjam Buku di Becak Pustakanya...

Senandungkan Lagu Indonesia Pusaka, Sutopo Menunggu Peminjam Buku di Becak Pustakanya...

Nasional
KPK Panggil Tersangka Kasus E-KTP Husni Fahmi

KPK Panggil Tersangka Kasus E-KTP Husni Fahmi

Nasional
Jokowi Minta BKKBN Sampaikan Informasi dengan Metode Kekinian

Jokowi Minta BKKBN Sampaikan Informasi dengan Metode Kekinian

Nasional
Wapres: 524 Instansi Pemerintah Perlu Tingkatkan Kemampuan Sistem Merit ASN

Wapres: 524 Instansi Pemerintah Perlu Tingkatkan Kemampuan Sistem Merit ASN

Nasional
KPK Dalami Aliran Dana ke Kemensesneg dari PT DI Terkait Pengadaan Pesawat

KPK Dalami Aliran Dana ke Kemensesneg dari PT DI Terkait Pengadaan Pesawat

Nasional
Seorang Pegawai KPK Meninggal Dunia akibat Covid-19

Seorang Pegawai KPK Meninggal Dunia akibat Covid-19

Nasional
Pimpinan LPSK: Tindakan dan Ujaran Rasialisme Ingkari Sejarah Bangsa Indonesia

Pimpinan LPSK: Tindakan dan Ujaran Rasialisme Ingkari Sejarah Bangsa Indonesia

Nasional
Jokowi Optimistis Angka Stunting Bisa Turun Jadi 14 Persen Tahun 2024

Jokowi Optimistis Angka Stunting Bisa Turun Jadi 14 Persen Tahun 2024

Nasional
Berkas Perkara 3 Kasus Rizieq Shihab Dikembalikan, Penyidik Bareskrim Lengkapi Petunjuk Jaksa

Berkas Perkara 3 Kasus Rizieq Shihab Dikembalikan, Penyidik Bareskrim Lengkapi Petunjuk Jaksa

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X