Salin Artikel

Dicecar soal Dugaan Dekat dengan Politikus, Calon Komisioner Komnas HAM Petahana Jawab Begini

Novri bertanya kepada Amiruddin soal isu yang berhembus bahwa ada kedekatan Wakil Ketua Eksternal Komnas HAM itu dengan salah seorang politikus.

"Saya sedikit saja, mohon penjelasan apakah benar, bapak dekat dengan politisi dari partai tertentu berdasarkan masukan dari masyarakat?" tanya Novri dalam rapat, Jumat.

Setelah pertanyaan seluruh anggota Komisi III disampaikan, Amiruddin diberikan kesempatan menjawab.

Amiruddin awalnya mengaku sulit menjawab pertanyaan tersebut. Sebab, ia sendiri tak tahu arti dari kedekatan yang dipertanyakan.

"Kalau dekat dengan politisi, saya kadang kadang susah jawab ini, dekat ini apa yang dimaksud?" ucap Amiruddin.

Kendati demikian, ia mengakui bahwa memang menjalin persahabatan dengan beberapa kawan yang merupakan politikus.

Namun, pertemanan itu diakui telah terjalin sejak lama, yaitu sebelum politikus itu menjadi anggota Dewan.

"Memang saya berteman sejak zaman mahasiswa dengan teman-teman. Nah kebetulan saat ini ada yang terpilih menjadi anggota DPR RI. Nah, bersahabat tentu baik dalam menjalankan fungsi Komnas HAM, tanpa punya jaringan persahabatan begitu, kita juga sulit," katanya.

Lebih lanjut, Amiruddin mengaku tidak punya waktu bebas untuk bertemu dengan temannya yang merupakan politikus tersebut.

"Kalau dekat kongkow-kongkow personal, saya juga enggak ada, enggak sanggup juga saya ngikutinnya, enggak ada juga ruang waktunya," ujar Amiruddin.

Amiruddin mengatakan, ia juga cukup dekat dengan beberapa anggota DPR Komisi III.

Kedekatan itu dijalin sejak masa mahasiswa dan ketika mereka sama-sama berada di Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM).

Namun, ketika kini sudah beda jalan, Amiruddin mengklaim selalu mengingatkan rekannya politisi itu agar adanya jarak dan fokus pada tugas masing-masing.

"Kita memiliki fungsi yang berbeda, dan kita bertanggungjawab sepenuhnya terhadap fungsi yang kita miliki itu. Saya menjalankan Komnas HAM dengan posisi independen," katanya.

https://nasional.kompas.com/read/2022/09/30/15030391/dicecar-soal-dugaan-dekat-dengan-politikus-calon-komisioner-komnas-ham

Terkini Lainnya

TKN Klaim 10.000 Pendukung Prabowo-Gibran Akan Ajukan Diri Jadi 'Amicus Curiae' di MK

TKN Klaim 10.000 Pendukung Prabowo-Gibran Akan Ajukan Diri Jadi "Amicus Curiae" di MK

Nasional
Tepis Tudingan Terima Bansos, 100.000 Pendukung Prabowo-Gibran Gelar Aksi di Depan MK Jumat

Tepis Tudingan Terima Bansos, 100.000 Pendukung Prabowo-Gibran Gelar Aksi di Depan MK Jumat

Nasional
Jaksa KPK Sentil Stafsus SYL Karena Ikut Urusi Ultah Nasdem

Jaksa KPK Sentil Stafsus SYL Karena Ikut Urusi Ultah Nasdem

Nasional
PAN Minta 'Amicus Curiae' Megawati Dihormati: Semua Paslon Ingin Putusan yang Adil

PAN Minta "Amicus Curiae" Megawati Dihormati: Semua Paslon Ingin Putusan yang Adil

Nasional
KPK Ultimatum.Pengusaha Sirajudin Machmud Hadiri Sidang Kasus Gereja Kingmi Mile 32

KPK Ultimatum.Pengusaha Sirajudin Machmud Hadiri Sidang Kasus Gereja Kingmi Mile 32

Nasional
KSAU Pimpin Sertijab 8 Pejabat Utama TNI AU, Kolonel Ardi Syahri Jadi Kadispenau

KSAU Pimpin Sertijab 8 Pejabat Utama TNI AU, Kolonel Ardi Syahri Jadi Kadispenau

Nasional
Pendukung Prabowo-Gibran Akan Gelar Aksi di MK Kamis dan Jumat Besok

Pendukung Prabowo-Gibran Akan Gelar Aksi di MK Kamis dan Jumat Besok

Nasional
Menteri PAN-RB Enggan Komentari Istrinya yang Diduga Diintimidasi Polisi

Menteri PAN-RB Enggan Komentari Istrinya yang Diduga Diintimidasi Polisi

Nasional
Pengemudi Fortuner yang Mengaku Adik Jenderal Juga Dilaporkan Korban ke Puspom TNI

Pengemudi Fortuner yang Mengaku Adik Jenderal Juga Dilaporkan Korban ke Puspom TNI

Nasional
LPSK Berikan Perlindungan Fisik kepada Eks Ajudan dan Sopir Syahrul Yasin Limpo

LPSK Berikan Perlindungan Fisik kepada Eks Ajudan dan Sopir Syahrul Yasin Limpo

Nasional
Menko PMK Sebut Pembangunan 'Buffer Zone' Pelabuhan Merak Terhambat Pembebasan Lahan

Menko PMK Sebut Pembangunan "Buffer Zone" Pelabuhan Merak Terhambat Pembebasan Lahan

Nasional
Pemerintah Bakal Rekrut 200.000 CASN untuk Ditempatkan di IKN

Pemerintah Bakal Rekrut 200.000 CASN untuk Ditempatkan di IKN

Nasional
MK: Amicus Curiae yang Diserahkan Setelah Tanggal 16 April Tak Jadi Pertimbangan dalam RPH

MK: Amicus Curiae yang Diserahkan Setelah Tanggal 16 April Tak Jadi Pertimbangan dalam RPH

Nasional
Ungkit Prabowo-Gibran Selalu Dituding Curang, TKN: Kami Sulit Menahan Pendukung untuk Tidak Reaktif

Ungkit Prabowo-Gibran Selalu Dituding Curang, TKN: Kami Sulit Menahan Pendukung untuk Tidak Reaktif

Nasional
Pemerintah Sebut Sistem 'One Way', 'Contraflow' dan Ganjil-Genap Terus Disempurnakan

Pemerintah Sebut Sistem "One Way", "Contraflow" dan Ganjil-Genap Terus Disempurnakan

Nasional
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke