Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Relawan Copot Spanduk "Jokowi Tetap Gubernur"

Kompas.com - 18/06/2014, 17:46 WIB
Fathur Rochman

Penulis


JAKARTA, KOMPAS.com — Seorang relawan pasangan Joko Widodo-Jusuf Kalla, Guntur Siregar, mencopot tiga buah spanduk bertuliskan "Jokowi Tetap Gubernur #JakartaBangkit", di kawasan Jalan MT Haryono, Jakarta, Rabu (18/6/2014). Pencopotan tersebut dilakukan di sela aksi blusukan para relawan yang terdiri dari Pusat Informasi Relawan (PIR), Projo, Seknas Jokowi, Repdem, Kawan Jokowi, Komas, Almisbat, dan Jasmev.

"Itu spanduk provokator. Sekarang sudah pilpres, jangan bicara gubernur lagi," ujar Guntur.

Guntur menganggap spanduk itu bersifat provokatif karena menggunakan kalimat "Jokowi Tetap Gubernur". 

"Spanduk yang lain enggak saya copot, cuma spanduk provokator itu aja kok," ujar Guntur.

Berdasarkan pantauan Kompas.com, ada tiga buah spanduk yang dicopot oleh Guntur. Ketiga spanduk bertuliskan kalimat yang sama. Spanduk tersebut terpasang di pagar jembatan. 

Hari ini, para relawan Jokowi-JK membagikan tabloid Jokowi Adalah Kita. Tabloid tersebut berisi berita-berita positif tentang Jokowi. Selain membagi-bagikan tabloid, tim relawan juga memberikan arahan di posko-posko relawan Jokowi-JK untuk mengantisipasi kemungkinan terjadinya intimidasi, kecurangan, atau politik uang menjelang 9 Juli mendatang.

Aksi bagi-bagi ini dilakukan di Terminal Kampung Melayu, kawasan Cawang, Jalan Gatot Subroto, Grogol, Petamburan, dan Tanah Abang. Mereka berharap aksi seperti ini akan diikuti di daerah-daerah lain untuk menangkal fitnah yang belakangan ini sering menimpa pasangan capres dan cawapres nomor urut dua tersebut.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Baca tentang
Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Kemendesa PDTT Apresiasi Konsistensi Pertamina Dukung Percepatan Pertumbuhan Ekonomi Masyarakat Wilayah Transmigrasi

Kemendesa PDTT Apresiasi Konsistensi Pertamina Dukung Percepatan Pertumbuhan Ekonomi Masyarakat Wilayah Transmigrasi

Nasional
Pospek Kinerja Membaik, Bank Mandiri Raih Peringkat AAA dengan Outlook Stabil dari Fitch Ratings

Pospek Kinerja Membaik, Bank Mandiri Raih Peringkat AAA dengan Outlook Stabil dari Fitch Ratings

Nasional
Refly Harun Anggap PKB dan Nasdem 'Mualaf Oposisi'

Refly Harun Anggap PKB dan Nasdem "Mualaf Oposisi"

Nasional
Berharap Anies Tak Maju Pilkada, Refly Harun: Levelnya Harus Naik, Jadi 'King Maker'

Berharap Anies Tak Maju Pilkada, Refly Harun: Levelnya Harus Naik, Jadi "King Maker"

Nasional
Perkara Besar di Masa Jampidum Fadil Zumhana, Kasus Sambo dan Panji Gumilang

Perkara Besar di Masa Jampidum Fadil Zumhana, Kasus Sambo dan Panji Gumilang

Nasional
Refly Harun: Anies Tak Punya Kontrol Terhadap Parpol di Koalisi Perubahan

Refly Harun: Anies Tak Punya Kontrol Terhadap Parpol di Koalisi Perubahan

Nasional
Verifikasi Bukti Dukungan Calon Kepala Daerah Nonpartai, Warga Akan Didatangi Satu-satu

Verifikasi Bukti Dukungan Calon Kepala Daerah Nonpartai, Warga Akan Didatangi Satu-satu

Nasional
Indonesia Dorong Pemberian Hak Istimewa ke Palestina di Sidang PBB

Indonesia Dorong Pemberian Hak Istimewa ke Palestina di Sidang PBB

Nasional
Beban Melonjak, KPU Libatkan PPK dan PPS Verifikasi Dukungan Calon Kepala Daerah Nonpartai

Beban Melonjak, KPU Libatkan PPK dan PPS Verifikasi Dukungan Calon Kepala Daerah Nonpartai

Nasional
Peran Kritis Bea Cukai dalam Mendukung Kesejahteraan Ekonomi Negara

Peran Kritis Bea Cukai dalam Mendukung Kesejahteraan Ekonomi Negara

Nasional
Refly Harun Ungkap Bendera Nasdem Hampir Diturunkan Relawan Amin Setelah Paloh Ucapkan Selamat ke Prabowo

Refly Harun Ungkap Bendera Nasdem Hampir Diturunkan Relawan Amin Setelah Paloh Ucapkan Selamat ke Prabowo

Nasional
UU Pilkada Tak Izinkan Eks Gubernur Jadi Cawagub, Wacana Duet Anies-Ahok Buyar

UU Pilkada Tak Izinkan Eks Gubernur Jadi Cawagub, Wacana Duet Anies-Ahok Buyar

Nasional
Jemaah Haji Tak Punya 'Smart Card' Terancam Deportasi dan Denda

Jemaah Haji Tak Punya "Smart Card" Terancam Deportasi dan Denda

Nasional
Sebelum Wafat, Jampidum Kejagung Sempat Dirawat di RSCM 2 Bulan

Sebelum Wafat, Jampidum Kejagung Sempat Dirawat di RSCM 2 Bulan

Nasional
Jampidum Kejagung Fadil Zumhana Meninggal Dunia

Jampidum Kejagung Fadil Zumhana Meninggal Dunia

Nasional
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com