OTT Bupati Lampung Tengah, KPK Amankan 19 Orang - Kompas.com

OTT Bupati Lampung Tengah, KPK Amankan 19 Orang

Kompas.com - 15/02/2018, 22:25 WIB
Jumpa pers KPK terkait OTT terhadap Bupati dan Anggota DPRD Lampung Tengah di Jakarta, Kamis (15/2/2018).KOMPAS.com/Ihsanuddin Jumpa pers KPK terkait OTT terhadap Bupati dan Anggota DPRD Lampung Tengah di Jakarta, Kamis (15/2/2018).

JAKARTA, KOMPAS.com - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengamankan 19 orang dalam rangkaian operasi tangkap tangan yang menjerat Bupati Lampung Tengah Mustofa.

"KPK mengamankan total 19 orang," kata Wakil Ketua KPK Laode M Syarif dalam jumpa pers di Gedung KPK, Jakarta, Kamis (15/2/2018).

Laode mengatakan, 8 orang diamankan di Jakarta, sementara sisanya diamankan di Bandar Lampung dan Lampung Tengah.

Selain Bupati Mustofa, mereka yang diamankan terdiri dari unsur DPRD, pegawai Pemerintah Kabupaten Lampung Tengah dan pihak swasta.

Baca juga: KPK Tangkap Bupati Lampung Tengah

Berikut 19 orang yang diamankan KPK:

1. Mustofa, Bupati Lampung Tengah

2. J Natalius Sinaga, Wakil Ketua DPRD Lampung Tengah

3. Rusliyanto, Anggota DPRD Lampung Tengah

4. Za, Anggota DPRD Lampung Tengah

5. RR, Anggota DPRD Lampung Tengah

6. IK, Anggota DPRD Lampung Tengah

7. S, Sekwan DPRD Lampung Tengah

8. Taufik Rahman, Kepala Dinas Bina Marga Kabupaten Lampung Tengah

9. ADR, Kabid PUPR Kabupaten Lampung Tengah

10. SNW, PNS

11. AAN, PNS

12. I, Staf PU

13. K, PNS

14. N, swasta/kontraktor

15. A, Swasta

16. ADK, Swasta

17. 1 Orang Ajudan dan 2 Orang Supir

Namun, hingga Kamis malam, KPK baru menetapkan 3 orang tersangka, yakni:

Sebagai pemberi:

1. Taufik Rahman, Kepala Dinas Bina Marga Kabupaten Lampung Tengah sebagai pemberi
Sebagai penerima:

2. J Natalius Sinaga, Wakil Ketua DPRD Kabupaten Lampung Tengah

3. Rusliyanto, Anggota DPRD Lampung Tengah

Pihak lainnya, kata Laode, ada yang sudah dilepas karena tidak terbukti berperan dalam suap ini.

Namun, ada juga pihak yang masih menjalani pemeriksaan, salah satunya Bupati Lampung Mustofa yang baru diamankan pada Kamis sore ini.

KPK memiliki waktu 24 jam untuk melakukan pemeriksaan sebelum menentukan status pihak yang diamankan.

OTT ini diduga berkaitan dengan suap dari eksekutif dalam hal ini pejabat di Pemkab Lampung Tengah kepada legislatif. Suap itu diduga agar DPRD Pemkab Lampung Tengah menyetujui soal usulan pinjaman.

Pemerintah Lampung Tengah mengajukan usulan pinjaman pembangunan kepada PT Sarana Multi Infrastruktur (SMI) senilai Rp 300 miliar.

Namun, usulan tersebut tidak mendapat persetujuan dari sejumlah anggota DPRD Lampung Tengah karena dianggap tidak menerapkan asas keadilan.

Dalam OTT ini, KPK menyita uang sekitar Rp 1 miliar dalam bentuk pecahan Rp 50.000 dan Rp 100.000 di dalam kardus.

Kompas TV Empat orang yang terjerat dalam operasi tangkap tangan KPK di Lampung Tengah, Lampung tiba di KPK Kamis (15/2) siang tadi.



Ikuti perkembangan berita ini dalam topik:
Komentar

Close Ads X