Lapor soal Pilgub Jatim, Khofifah Minta Waktu Bertemu Jokowi - Kompas.com

Lapor soal Pilgub Jatim, Khofifah Minta Waktu Bertemu Jokowi

Ihsanuddin
Kompas.com - 28/11/2017, 18:21 WIB
Menteri Sosial Khofifah Indar Parawansa menyampaikan materi saat mengisi kuliah umum di Universitas Airlangga (Unair), Surabaya, Jawa Timur, Sabtu (25/11). Kuliah umum tersebut mengusung tema Optimalisasi Peran Pemuda yang Responsif terhadap Permasalahan Sosial.ANTARA FOTO/MOCH ASIM Menteri Sosial Khofifah Indar Parawansa menyampaikan materi saat mengisi kuliah umum di Universitas Airlangga (Unair), Surabaya, Jawa Timur, Sabtu (25/11). Kuliah umum tersebut mengusung tema Optimalisasi Peran Pemuda yang Responsif terhadap Permasalahan Sosial.

JAKARTA, KOMPAS.com - Menteri Sosial Khofifah Indar Parawansa meminta waktu untuk menghadap langsung Presiden Joko Widodo. Khofifah akan melaporkan soal rencananya maju dalam pemilihan Gubernur Jawa Timur 2018.

Permintaan untuk menghadap Jokowi sudah disampaikan Khofifah kepada Menteri Sekretaris Negara Pratikno.

"Bu Khofifah menyampaikan mohon waktu kepada Pak presiden untuk dapat menerima beliau," kata Pratikno di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa (28/11/2017).

Namun, Pratikno mengatakan, permintaan Khofifah untuk menghadap Jokowi belum bisa dijadwalkan pada Selasa hari ini karena seharian jadwal Jokowi padat.

Baca juga : PAN Ingin Bentuk Koalisi Baru untuk Lawan Gus Ipul dan Khofifah

Pada pagi harinya, Jokowi menerima PM Denmark di Istana Bogor. Lalu pada sore hari, Jokowi menerima Forum Kerukunan Umat Beragama di Istana Negara, Jakarta. Malam harinya, Jokowi menghadiri pertemuan tahunan Bank Indonesia di Jakarta Convention Center, Senayan.

"Kami upayakan besok," ucap Pratikno.

Pratikno menambahkan, pada Senin kemarin, Khofifah juga sudah mengirim surat ke Presiden melalui Sekretariat Negara. Pratikno tidak mengetahui pasti apa isi surat tersebut karena tidak membukanya.

"Itu surat pribadi, di cover-nya itu rahasia pribadi jadi kita enggak utik-utik," ucap Pratikno.

Baca juga : Jika Khofifah Mundur, Ini Kriteria Ideal Penggantinya sebagai Mensos

Sebelumnya, Khofifah mengakui bahwa surat tersebut berisi pemberitahuan bahwa dia akan maju sebagai calon gubernur pilkada Jatim.

"Iya, surat diantar staf," ujar Khofifah menjawab pertanyaan wartawan melalui pesan singkat, Senin siang.

Di Pilgub Jatim, Khofifah berpasangan dengan Emil Dardak. Sejauh ini, sudah ada dua parpol yang resmi mendeklarasikan dukungan untuk pasangan ini, yakni Partai Demokrat dan Partai Golkar. Apabila digabungkan, kedua parpol mempunya 24 kursi DPRD Jatim, lebih dari cukup untuk mengusung pasangan calon gubernur dan wagub.

Kompas TV Simak pernyataan Emil Dardak berikut ini.

Ikuti perkembangan berita ini dalam topik:
PenulisIhsanuddin
EditorSabrina Asril
Komentar

Close Ads X
Close [X]
Radio Live Streaming
Sonora FM • Motion FM • Smart FM