Jaksa Agung Lantik Sejumlah Pejabat, termasuk Wakil Jaksa Agung - Kompas.com

Jaksa Agung Lantik Sejumlah Pejabat, termasuk Wakil Jaksa Agung

Estu Suryowati
Kompas.com - 15/11/2017, 13:18 WIB
Jaksa Agung Muhammad Prasetyo melantik sembilan pejabat pimpinan tinggi madya di lingkungan Kejaksaan Agung Republik Indonesia, Jakarta, Rabu (15/11/2017).KOMPAS.com/ESTU SURYOWATI Jaksa Agung Muhammad Prasetyo melantik sembilan pejabat pimpinan tinggi madya di lingkungan Kejaksaan Agung Republik Indonesia, Jakarta, Rabu (15/11/2017).

JAKARTA, KOMPAS.com - Jaksa Agung Muhammad Prasetyo melantik Wakil Jaksa Agung, Jaksa Agung Muda (JAM), Kepala Badan Diklat, dan Staf Ahli di lingkungan Kejaksaan Agung Republik Indonesia, di Gedung Kejagung, Jakarta, Rabu (15/11/2017).

Mereka yang dilantik adalah Arminsyah sebagai Wakil Jaksa Agung; Adi Toegarisman sebagai JAM Pidsus, dan Jan S Marinka sebagai JAM Intel.

Jaksa Agung juga melantik Yusni sebagai JAM Pengawasan, serta Loeke Larasati Agoestina sebagai JAM Datun.

Sementata itu, Setia Untung Arimuladi dilantik sebagai Kepala Badan Diklat Kejaksaan RI.

Adapun, tiga Staf Ahli Jaksa Agung yang dilantik yakni Agus Riswanto untuk bidang Intelijen, Sudung Situmorang untuk bidang Tindak Pidana Khusus, serta Feri Wibisono untuk bidang Pembinaan.

"Saya lantik Saudara Arminsyah untuk memangku jabatan sebagai Wakil Jaksa Agung Republik Indonesia, sesuai Surat Keputusan Presiden RI Nomor 122/PPA/2017. Semoga Tuhan memberkati Saudara dalam menjalankan tugas untuk kepentingan bangsa dan negara Republik Indonesia," kata Prasetyo, saat melantik Arminsyah.

Baca: Jaksa Agung: Wakil Jaksa Agung Sudah di Kantong Saya

Seluruh pejabat yang dilantik diambil sumpahnya untuk menyanggupi tidak memberi sesuatu kepada siapapun juga, baik langsung maupun tidak langsung.

Selain itu, mereka juga diambil sumpahnya untuk setia dan taat kepada negara Republik Indonesia, serta memegang rahasia sesuatu yang menurut sifatnya atau menurut perintah harus dirahasiakan.

"Bahwa saya tidak akan menerima hadiah atau suatu pemberian apapun, dari siapapun juga yang saya tahu atau patut dapat mengira bahwa ia mempunyai hal yang bersangkutan atau mungkin berbenturan dengan jabatan atau pekerjaan saya," kata Prasetyo, diikuti seluruh pejabat yang dilantik.

Para pejabat yang dilantik juga diambil sumpah bahwa dalam menjalankan jabatan dan pekerjaanya, mereka senantiasa lebih mementingkan kepentingan negara daripada kepentingan pribadi atau golongan.

Mereka juga bersumpah akan senantiasa menjunjung tinggi kehormatan negara, pemerintah, dan pegawai negeri. Kemudian bersumpah akan bekerja dengan jujur, tertib, cermat dan semangat untuk kepentingan negara.

Dalam pelantikan tersebut hadir pula Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Asman Abnur dan Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Agus Rahardjo.

Kompas TV Presiden Joko Widodo melarang pembantunya untuk mengumbar perbedaan dalam suatu kebijakan.

PenulisEstu Suryowati
EditorInggried Dwi Wedhaswary
Komentar

Terkini Lainnya


Close Ads X
Close [X]
Radio Live Streaming
Sonora FM • Motion FM • Smart FM