OTT KPK di Batubara Diduga Terkait Suap Proyek - Kompas.com

OTT KPK di Batubara Diduga Terkait Suap Proyek

Robertus Belarminus
Kompas.com - 13/09/2017, 19:02 WIB
Logo Komisi Pemberantasan Korupsi di Gedung Baru KPK, Kuningan, Jakarta Selatan, Kamis (13/7/2017). KOMPAS.com/GARRY ANDREW LOTULUNG Logo Komisi Pemberantasan Korupsi di Gedung Baru KPK, Kuningan, Jakarta Selatan, Kamis (13/7/2017).

JAKARTA, KOMPAS.com - Komisi Pemberantasan Korupsi melakukan operasi tangkap tangan ( OTT) di wilayah Batubara, Sumatera Utara.

OTT tersebut disebut berkaitan dengan kasus dugaan suap proyek di daerah tersebut.

"Indikasinya penerimaan hadiah atau janji tersebut terkait dengan adanya fee terkait pengurusan sejumlah proyek di sana," kata Juru Bicara KPK Febri Diansyah, saat dikonfirmasi, Rabu (13/9/2017).

Lebih jauh, Febri belum bisa menjelaskan proyek yang terkait dengan dugaan suap itu.

"Informasi lebih rinci akan kami sampaikan besok pada saat konferensi pers," ujar Febri.

Baca: KPK Amankan Tujuh Orang dalam OTT Bupati Batubara

Dalam OTT tersebut, KPK mengamankan tujuh orang, yang berasal dari unsur pejabat daerah yakni kepala daerah, kepala dinas, dan juga unsur swasta.

Salah satu yang diamankan KPK adalah Bupati Batubara OK Arya Zulkarnaen. Wakil Ketua KPK Laode M Syarif membenarkan informasi ini.

Namun, keterangan lebih lengkap soal operasi tangkap tangan ini akan disampaikan KPK pada jumpa pers, Kamis (14/9/2017) besok.

Saat ini, mereka yang diamankan dibawa ke Polda Sumatera Utara untuk menjalani proses pemeriksaan.

Kompas TV Wakil Ketua KPK: OTT yang KPK Lakukan Bukan 'Recehan'

PenulisRobertus Belarminus
EditorInggried Dwi Wedhaswary
Komentar

Close Ads X
Close [X]
Radio Live Streaming
Sonora FM • Motion FM • Smart FM