Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Dana Haji Perlu Dikelola oleh Badan Otonom

Kompas.com - 24/04/2014, 23:27 WIB

PADANG, KOMPAS.com - Direktur Jenderal Penyelenggaraan Ibadah Haji Kementerian Agama, Anggito Abimanyu, berpendapat, pengelolaan dana haji membutuhan sebuah badan otonom yang memiliki kewenangan yang memadai untuk mengembangkan dana dan meningkatkan fasilitas bagi jamaah haji.

Kementerian agama, kata dia, telah menyerahkan rancangan UU (RUU) yang mengatur soal penyelenggaraan badan otonom ini kepada DPR pada pertengahan tahun lalu.

"RUU ini bisa digunakan untuk meningkatkan fasilitas haji seperti memiliki pemondokan haji di Arab Saudi dan memiliki rumah sakit, bahkan beli pesawat sendiri," ujar Anggito di hadapan staf Kantor Wilayah Kementerian Agama RI Sumatera Barat di Bukit Tinggi, Sumatera Barat, Kamis (24/4/2014).

Idealnya, kata dia, RUU ini disahkan Oktober 2014 dan badan otonom dapat terbentuk pada 2015. Hingga kini RUU tersebut masih mengendap di DPR.

Anggito menuturkan, badan ini memiliki kewenangan untuk berbisnis. Putaran dana dari bisnis itu lalu digunakan untuk kepentingan pelayanan ibadah haji dan umrah.

Kementerian Agama RI, kata dia, setiap tahun mengelola dana haji sebesar Rp 8 sampai Rp 10 miliar. Uang ini bersumber dari masyarakan yang membayar pendaftaran biaya haji.

Selama ini, dana haji disimpan di bank-bank yang ditunjuk kementerian. Nilainya setelah diakumulasi bertahun-tahun sebesar Rp 35 triliun ditambah dengan dana yang tersimpan di APBN sebesar Rp 33 triliun.

Setiap tahun, menurut Anggito, dana itu dikembalikan kepada jamaah dalam bentuk manfaat seperti biaya transportasi di Arab Saudi, makan, embarkasi, dan biaya hidup selama pelaksanaan ibadah haji. (Agus Rakasiwi/Kompas TV)

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Pakar Pertanyakan KPU, Mengapa Sebut Caleg Terpilih Tak Harus Mundur jika Maju Pilkada

Pakar Pertanyakan KPU, Mengapa Sebut Caleg Terpilih Tak Harus Mundur jika Maju Pilkada

Nasional
Prabowo Sebut Jangan Ganggu jika Ogah Kerja Sama, Gerindra: Upaya Rangkul Partai Lain Terus Dilakukan

Prabowo Sebut Jangan Ganggu jika Ogah Kerja Sama, Gerindra: Upaya Rangkul Partai Lain Terus Dilakukan

Nasional
Prabowo Minta Pemerintahannya Tak Diganggu, Gerindra Pastikan Tetap Terbuka untuk Kritik

Prabowo Minta Pemerintahannya Tak Diganggu, Gerindra Pastikan Tetap Terbuka untuk Kritik

Nasional
Kabinet Prabowo: Antara Pemerintahan Kuat dan Efektif

Kabinet Prabowo: Antara Pemerintahan Kuat dan Efektif

Nasional
Gerindra Jelaskan Maksud Prabowo Sebut Jangan Ganggu jika Tak Mau Kerja Sama

Gerindra Jelaskan Maksud Prabowo Sebut Jangan Ganggu jika Tak Mau Kerja Sama

Nasional
[POPULER NASIONAL] Prabowo Minta yang Tak Mau Kerja Sama Jangan Ganggu | Yusril Sebut Ide Tambah Kementerian Bukan Bagi-bagi Kekuasaan

[POPULER NASIONAL] Prabowo Minta yang Tak Mau Kerja Sama Jangan Ganggu | Yusril Sebut Ide Tambah Kementerian Bukan Bagi-bagi Kekuasaan

Nasional
Tanggal 13 Mei 2024 Memperingati Hari Apa?

Tanggal 13 Mei 2024 Memperingati Hari Apa?

Nasional
Kesiapan Infrastruktur Haji di Arafah, Muzdalifah, dan Mina Sudah 75 Persen

Kesiapan Infrastruktur Haji di Arafah, Muzdalifah, dan Mina Sudah 75 Persen

Nasional
Cek Pelabuhan Ketapang, Kabaharkam Pastikan Kesiapan Pengamanan World Water Forum 2024

Cek Pelabuhan Ketapang, Kabaharkam Pastikan Kesiapan Pengamanan World Water Forum 2024

Nasional
Prabowo Sebut Soekarno Milik Bangsa Indonesia, Ini Respons PDI-P

Prabowo Sebut Soekarno Milik Bangsa Indonesia, Ini Respons PDI-P

Nasional
Ganjar Serahkan ke PDI-P soal Nama yang Bakal Maju Pilkada Jateng

Ganjar Serahkan ke PDI-P soal Nama yang Bakal Maju Pilkada Jateng

Nasional
Prabowo Minta Pemerintahannya Tak Diganggu, Ini Kata Ganjar

Prabowo Minta Pemerintahannya Tak Diganggu, Ini Kata Ganjar

Nasional
Bertemu Calon-calon Kepala Daerah, Zulhas Minta Mereka Tiru Semangat Jokowi dan Prabowo

Bertemu Calon-calon Kepala Daerah, Zulhas Minta Mereka Tiru Semangat Jokowi dan Prabowo

Nasional
7 Jenis Obat-obatan yang Disarankan Dibawa Jamaah Haji Asal Indonesia

7 Jenis Obat-obatan yang Disarankan Dibawa Jamaah Haji Asal Indonesia

Nasional
Visa Terbit, 213.079 Jemaah Haji Indonesia Siap Berangkat 12 Mei

Visa Terbit, 213.079 Jemaah Haji Indonesia Siap Berangkat 12 Mei

Nasional
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com