Sabtu, 25 Oktober 2014

News / Nasional

Rhoma Irama: Saya dan Jokowi Pasangan Ideal

Selasa, 3 Desember 2013 | 13:09 WIB
KOMPAS IMAGES / VITALIS YOGI TRISNA Rhoma Irama menghadiri forum diskusi Indonesia Baru di Studio Orange Kompas TV, Jakarta Selatan, Rabu (30/10/2013).

JAKARTA, KOMPAS.com
 — Raja dangdut Rhoma Irama yang ingin mencalonkan diri sebagai presiden pada Pemilihan Presiden 2014 mengklaim ideal jika berpasangan dengan Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo sebagai calon presiden (capres) dan calon wakil presiden (cawapres). Menurut Rhoma, ia dan Jokowi sama-sama merakyat.

"Dalam politik tidak ada yang tidak mungkin. Kalau Rhoma pasangan sama Jokowi sangat mungkin. Ini bisa jadi pasangan ideal. Saya rasa seperti itu," ujar Rhoma, dalam diskusi Mencari Pemimpin Masa Depan Pilihan Umat, Selasa (3/12/2013), di Kampus Universitas Negeri Jakarta, Jakarta Timur.

Kesamaan dirinya dan Jokowi, kata Rhoma, karena latar belakang dirinya sebagai penyanyi dangdut yang dianggap milik rakyat.

"Saya lihat Beliau (Jokowi) orang yang merakyat. Lalu, dangdut itu juga kan segmennya rakyat dan punya rakyat," ujar Rhoma.

Tribunnews.com/ Adiatmaputra Fajar Pratama Jokowi saat melepas Gowes Asik di Plaza Barat Senayan, Minggu (17/11/2013).
Meski pernah melayangkan "serangan" terhadap Jokowi saat Pemilihan Kepala Daerah DKI Jakarta, Rhoma mengakui bahwa mantan Wali Kota Surakarta itu adalah salah satu putra terbaik bangsa. 

Meski demikian, Rhoma mengatakan, belum ada rencana konkret soal wacana berpasangan dengan Jokowi. Akan tetapi, gagasan itu mungkin direalisasikan.

"Saya tidak mengatakan ada rencana, tapi ketika ada pendapat kalau seandainya Jokowi bersama Rhoma bersanding untuk memimpin Indonesia, mungkin bisa terjadi dan akhirnya, mudah-mudahan, itu bisa baik," kata dia.

Rhoma mengatakan, ia akan menggunakan Partai Kebangkitan Bangsa untuk mengantarkan keinginannya maju sebagai calon presiden. Namun, hingga saat ini, PKB belum memastikan capres yang akan diusungnya.

Saat ini, tiga bakal capres diwacanakan diusung oleh PKB, yaitu mantan Ketua Mahkamah Konstitusi Mahfud MD, mantan Wakil Presiden Jusuf Kalla, dan Rhoma Irama.

Ikuti perkembangan berita ini dalam topik:

Penulis: Deytri Robekka Aritonang
Editor : Inggried Dwi Wedhaswary