Kamis, 30 Oktober 2014

News / Nasional

Peredaran Buku "Anas Tumbal Politik Cikeas" Dijegal?

Senin, 26 Agustus 2013 | 21:26 WIB
KOMPAS IMAGES/KRISTIANTO PURNOMO Mantan Ketua Umum Partai Demokrat Anas Urbaningrum.

JAKARTA, KOMPAS.com — Buku Anas Urbaningrum Tumbal Politik Cikeas yang baru diluncurkan beberapa hari lalu kini terpaksa ditarik dari peredaran. Penulis buku tersebut, Ma'mun Murod Al-Barbasy, menyatakan, ada tekanan dari pihak tertentu yang melarang buku tersebut beredar di sejumlah toko buku.

"Ada perintah khusus tidak boleh jual," kata Ma'mun melalui pesan singkat yang diterima pada Senin (26/8/2013) petang.

Saat dikonfirmasi lebih dalam, Ma'mun menilai penjegalan pada buku yang ditulisnya merupakan cara klasik memberangus karya intelektual. Meski begitu, ia mengaku belum ingin membawa permasalahan ini ke jalur hukum.

Loyalis Anas Urbaningrum ini mengungkapkan, pihak yang tidak suka dengan buku tersebut seharusnya melakukan protes dengan cara yang lebih elegan. Misalnya dengan mengajukan tuntutan ke jalur hukum dan bukan dengan cara menjegal peredaran buku itu.

"Mungkin (pelakunya) mereka yang tersinggung dengan isi buku tersebut. Saya tidak akan mengambil langkah apa-apa, itu urusan penerbit. Soal siapa yang tersinggung, saya tidak tahu," ujarnya.

Untuk diketahui, Ma'mun Murod Al-Barbasy meluncurkan buku berjudul Anas Urbaningrum Tumbal Politik Cikeas pada Jumat (23/8/2013) lalu. Menurut Murod, buku tersebut berisi kumpulan status Facebook-nya.

Murod menuturkan, ada dua alasan mengapa buku ini diterbitkan. Pertama adalah Murod merupakan orang dekat Anas yang juga dipecat tanpa penjelasan apa pun bersamaan dengan lengsernya Anas Urbaningrum. Menurutnya, dalam beberapa hal, pernyataannya dalam status Facebook merupakan sesuatu yang diketahui langsung dari sumber primernya.

"Termasuk jawaban-jawaban atas pertanyaan dari teman saya yang mengomentari status tersebut. Kebenaran status Facebook saya tak perlu diragukan," ujarnya.

Kedua, sebagai pengajar dan kandidat doktor ilmu politik, tulisan di akun Facebook Murod diklaim tak hanya berisi informasi dan curahan hati, tetapi juga analisis yang tajam terhadap kasus-kasus aktual yang utamanya menyangkut Partai Demokrat.

"Buku ini disertai dengan foto-foto eksklusif Anas Urbaningrum yang mungkin sepenuhnya diketahui publik," katanya.

Penulis: Indra Akuntono
Editor : Hindra Liauw