Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Prabowo Sebut Punya Gaya Kepemimpinan Sendiri, PDI-P: Kita Berharap Lebih Baik

Kompas.com - 17/05/2024, 15:35 WIB
Aryo Putranto Saptohutomo

Penulis

JAKARTA, KOMPAS.com - Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P) berharap masa pemerintahan Presiden terpilih Prabowo Subianto akan lebih baik dan tidak terjebak dalam pola militeristik.

“Kita berharap, kita selalu berubah ke hal yang jauh lebih baik, karakter-karakter itu karakter di militer itu juga tidak ada yang salah, bagus, disiplin loyal, patriot,” kata Ketua DPP Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P) Djarot Saiful Hidayat di Kantor DPP PDI-P Jalan Diponegoro, Menteng, Jakarta Pusat, Kamis (16/5/2024).

Di sisi lain, Djarot memaparkan, PDI-P dan rakyat berharap Prabowo tidak menggunakan gaya otoriter dan alergi terhadap kritik dalam pemerintahan mendatang, seperti pernah terjadi pada era rezim Orde Baru.

“Yang tidak bagus adalah apabila menggunakan kekuatan-kekuatan yang seperti rezim orde baru untuk membungkam, untuk mengintimidasi, untuk melarang, untuk membatasi, dan sebagainya,” ucap Djarot.

Baca juga: Prabowo Ingin Jadi Diri Sendiri saat Memerintah, PDI-P: Kita Akan Melihat Nanti


Akan tetapi, Djarot meyakini praktik-praktik kepemimpinan seperti itu berangsur-angsur terkikis karena masyarakat dan zaman yang semakin cepat berubah.

Sebelumnya diberitakan, Prabowo menganggap latar belakang militernya tidak bakal mempengaruhi gaya kepemimpinannya saat memerintah kelak.

"Saya sudah tidak berada di militer sekitar lebih dari 25 tahun. Jadi bagi saya itu hanya non sequitur. Tidak terkait dengan apapun," kata Prabowo seperti dikutip dari kanal YouTube Forum Ekonomi Qatar di Doha, Rabu (15/5/2024).

Dalam dialog itu Prabowo juga memaparkan seperti apa gaya kepemimpinannya saat memerintah.

Baca juga: Prabowo Tak Mau Diganggu Dicap Kontroversi, Jubir: Publik Paham Komitmen Beliau ke Demokrasi

"Saya akan menjadi diri sendiri. Tidak akan dibuat-buat. Artinya anda memegang prinsip, nilai-nilai, dan sebagai seorang patriot prinsip utama saya adalah kesejahteraan rakyat," ujar Prabowo.

"Rakyat kami harus aman, rakyat kami tidak boleh kelaparan, rakyat kami harus hidup sejahtera. Itu adalah impian semua patriot di seluruh dunia," sambung Prabowo.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.



Terkini Lainnya

Waketum Golkar Tak Tahu Koalisi Prabowo Tawarkan PKS Kursi Cawagub Jakarta

Waketum Golkar Tak Tahu Koalisi Prabowo Tawarkan PKS Kursi Cawagub Jakarta

Nasional
SYL Jalani Sidang Tuntutan Perkara Pemerasan pada 28 Juni, Vonis 11 Juli

SYL Jalani Sidang Tuntutan Perkara Pemerasan pada 28 Juni, Vonis 11 Juli

Nasional
PT DKI Jakarta Gelar Sidang Putusan Banding Eks Sekretaris MA Hasbi Hasan

PT DKI Jakarta Gelar Sidang Putusan Banding Eks Sekretaris MA Hasbi Hasan

Nasional
SYL Jadi Saksi Mahkota Kasus Pemerasan di Kementan Pekan Depan

SYL Jadi Saksi Mahkota Kasus Pemerasan di Kementan Pekan Depan

Nasional
7 Fakta Baru Kasus Pembunuhan “Vina Cirebon” Versi Polri

7 Fakta Baru Kasus Pembunuhan “Vina Cirebon” Versi Polri

Nasional
Golkar: Elektabilitas Ridwan Kamil di Jakarta Merosot Setelah Anies-Ahok Muncul

Golkar: Elektabilitas Ridwan Kamil di Jakarta Merosot Setelah Anies-Ahok Muncul

Nasional
Yusril Ungkap Alasan Tanda Tangani Pencopotan Afriansyah Noor meski Bukan Ketum PBB Lagi

Yusril Ungkap Alasan Tanda Tangani Pencopotan Afriansyah Noor meski Bukan Ketum PBB Lagi

Nasional
Prabowo Akan Terima Tanda Kehormatan Bintang Bhayangkara Utama dari Polri

Prabowo Akan Terima Tanda Kehormatan Bintang Bhayangkara Utama dari Polri

Nasional
[POPULER NASIONAL] Kaesang Diprediksi 'Out' jika PKS Gabung Koalisi Prabowo di Pilkada Jakarta | Harun Masiku Disebut Lari ke Tempat yang Lebih Tersembunyi

[POPULER NASIONAL] Kaesang Diprediksi "Out" jika PKS Gabung Koalisi Prabowo di Pilkada Jakarta | Harun Masiku Disebut Lari ke Tempat yang Lebih Tersembunyi

Nasional
Eks Penyidik Ingatkan KPK Jangan Terlalu Umbar Informasi soal Harun Masiku ke Publik

Eks Penyidik Ingatkan KPK Jangan Terlalu Umbar Informasi soal Harun Masiku ke Publik

Nasional
Polri Sebut Penangkapan Pegi Setiawan Tak Gampang, Pindah Tempat hingga Ubah Identitas

Polri Sebut Penangkapan Pegi Setiawan Tak Gampang, Pindah Tempat hingga Ubah Identitas

Nasional
Kisruh PBB, Afriansyah Noor Disebut Tolak Tawaran Jadi Sekjen Fahri Bachmid

Kisruh PBB, Afriansyah Noor Disebut Tolak Tawaran Jadi Sekjen Fahri Bachmid

Nasional
Ikuti Perintah SYL Kumpulkan Uang, Eks Sekjen Kementan Mengaku Takut Kehilangan Jabatan

Ikuti Perintah SYL Kumpulkan Uang, Eks Sekjen Kementan Mengaku Takut Kehilangan Jabatan

Nasional
Antisipasi Karhutla, BMKG Bakal Modifikasi Cuaca di 5 Provinsi

Antisipasi Karhutla, BMKG Bakal Modifikasi Cuaca di 5 Provinsi

Nasional
Hargai Kerja Penyidik, KPK Enggan Umbar Detail Informasi Harun Masiku

Hargai Kerja Penyidik, KPK Enggan Umbar Detail Informasi Harun Masiku

Nasional
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com