Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Menlu Retno Telepon Menlu Hongaria Bahas soal Iran-Israel

Kompas.com - 18/04/2024, 13:36 WIB
Dian Erika Nugraheny,
Novianti Setuningsih

Tim Redaksi

JAKARTA, KOMPAS.com - Menteri Luar Negeri (Menlu) Retno Marsudi berkomunikasi dengan Menteri Luar Negeri Hongaria, Peter Szijjarto untuk membahas persoalan Iran-Israel.

Komunikasi tersebut dilakukan melalui sambungan telepon pada Rabu (17/4/2024).

"Intinya adalah semalam saya juga melakukan komunikasi dengan Menlu Hongaria. Karena Hongaria cukup dekat dengan Israel," ujar Retno di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Kamis (18/4/2024).

"Dan kita kembali lagi prinsipnya semua pihak yang saya hubungi sama, bahwa kita tidak ingin melihat adanya eskalasi. Tetapi, kita tahu perlu kerja keras semua pihak untuk menghindari eskalasi," katanya melanjutkan.

Baca juga: Menlu Retno Bertemu Menlu Wang Yi, Bahas Kerja Sama Ekonomi dan Situasi Timur Tengah

Oleh karenanya, Retno mengatakan, Indonesia dan negara-negara lain mendorong deeskalasi antara Iran dengan Israel.

Selain itu, dalam pembicaraan dengan Menlu Hongaria, Retno menyampaikan isi pembicaraan yang dilakukan sebelumnya dengan Menlu Iran, Menlu Amerika Serikat dan Menlu negara-negara Arab.

"Dan saya akan terus melakukan komunikasi karena kita tahu masalahnya cukup kompleks, tetapi semua pihak juga paham kalau isu Palestina, isu Gaza tidak diselesaikan maka akan sulit mewujudkan kestabilan di kawasan Timur Tengah," ujar Retno.

Persoalan Iran dan Israel juga dibahas dalam pertemuan antara Presiden Joko Widodo (Jokowi) dengan Menlu China Wang Yi di Istana Kepresidenan, Jakarta pada Kamis pagi.

Baca juga: Menlu Retno Beri Penjelasan soal Tekanan agar Indonesia Normalisasi Hubungan dengan Israel

Menurut Retno Marsudi, China mendukung kemerdekaan Palestina lewat solusi dua negara (two state solutions).

Dia mengatakan, sikap itu sama persis dengan yang selalu disuarakan Indonesia.

"Kedua belah pihak juga sepakat penyelesaian bahwa Palestina harus diselesaikan secara adil melalui two state solutions jika kita ingin melihat stabilitas di Timur Tengah," kata Retno.

"Tadi juga dilakukan exchange of use mengenai dukungan mayoritas negara-negara anggota PBB untuk keanggotaan penuh Palestina di PBB. Di dalam hal ini, sekali lagi posisi Indonesia dan posisi China sama bahwa kita mendukung penuh keanggotaan penuh Palestina di PBB," ujarnya lagi.

Baca juga: Wapres Minta Menlu Konsisten Perjuangkan Two State Solution untuk Palestina-Israel

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Baca tentang


Terkini Lainnya

KPK Resmi Lawan Putusan Sela Kasus Hakim Agung Gazalba Saleh

KPK Resmi Lawan Putusan Sela Kasus Hakim Agung Gazalba Saleh

Nasional
Draf RUU Polri: Usia Pensiun Polisi dengan Jabatan Fungsional Bisa Mencapai 65 Tahun

Draf RUU Polri: Usia Pensiun Polisi dengan Jabatan Fungsional Bisa Mencapai 65 Tahun

Nasional
'Keluarga' Saksi Demokrat Ricuh Jelang Sengketa Versus PAN

"Keluarga" Saksi Demokrat Ricuh Jelang Sengketa Versus PAN

Nasional
PPS di Kalsel Akui Gelembungkan Suara PAN, 1 Suara Dihargai Rp 100.000

PPS di Kalsel Akui Gelembungkan Suara PAN, 1 Suara Dihargai Rp 100.000

Nasional
Hakim Minta Pedangdut Nayunda Kembalikan Uang Rp 45 Juta yang Diterima dari Kementan

Hakim Minta Pedangdut Nayunda Kembalikan Uang Rp 45 Juta yang Diterima dari Kementan

Nasional
SYL dan Keluarga Disebut Habiskan Rp 45 Juta Sekali ke Klinik Kecantikan, Uangnya dari Kementan

SYL dan Keluarga Disebut Habiskan Rp 45 Juta Sekali ke Klinik Kecantikan, Uangnya dari Kementan

Nasional
Ketua MPR NIlai Pemilu Kerap Bikin Was-was, Singgung Demokrasi Musyawarah Mufakat

Ketua MPR NIlai Pemilu Kerap Bikin Was-was, Singgung Demokrasi Musyawarah Mufakat

Nasional
Nama SYL Disave dengan Nama “PM” di Ponsel Biduan Nayunda Nabila

Nama SYL Disave dengan Nama “PM” di Ponsel Biduan Nayunda Nabila

Nasional
Baleg Klaim Revisi UU TNI Tak Akan Kembalikan Dwifungsi

Baleg Klaim Revisi UU TNI Tak Akan Kembalikan Dwifungsi

Nasional
Setelah SBY, Bamsoet Bakal Temui Megawati, Jokowi, dan Prabowo

Setelah SBY, Bamsoet Bakal Temui Megawati, Jokowi, dan Prabowo

Nasional
SYL dan Istri Disebut Beli Serum Wajah dari Jepang Pakai Uang Kementan

SYL dan Istri Disebut Beli Serum Wajah dari Jepang Pakai Uang Kementan

Nasional
Biduan Nayunda Nabila Mengaku Beberapa Kali Diajak Makan SYL

Biduan Nayunda Nabila Mengaku Beberapa Kali Diajak Makan SYL

Nasional
Ketua Komisi X Curiga Biaya Makan Siang Gratis Bakal Diambil dari Dana Pendidikan

Ketua Komisi X Curiga Biaya Makan Siang Gratis Bakal Diambil dari Dana Pendidikan

Nasional
Jampidsus Diadukan ke KPK, Kejagung: Silakan tapi yang Benar Jangan Ngawur

Jampidsus Diadukan ke KPK, Kejagung: Silakan tapi yang Benar Jangan Ngawur

Nasional
Dapat Nomor Pedangdut Nayunda Nabila, SYL Langsung Kirim Stiker di WA

Dapat Nomor Pedangdut Nayunda Nabila, SYL Langsung Kirim Stiker di WA

Nasional
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com