Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
KILAS

Pimpin Apel Pengamanan Mudik Lebaran 2024, Dirut Jasa Raharja Pastikan Petugas Daerah Siaga dan Aktif

Kompas.com - 08/04/2024, 20:00 WIB
Ikhsan Fatkhurrohman Dahlan,
Mikhael Gewati

Tim Redaksi

KOMPAS.com – Direktur Utama (Dirut) Jasa Raharja Rivan A Purwantono memimpin Apel Pengamanan Idul Fitri 1445 Hijriah yang dilaksanakan di Kantor Pusat Jasa Raharja, Kuningan, Jakarta Selatan, Senin (1/4/2024).

Dalam agenda tersebut, Rivan menekankan kepada seluruh jajarannya bahwa mudik Lebaran 2024 patut menjadi atensi. Mengingat, berdasarkan data Kementerian Perhubungan (Kemenhub), terdapat potensi 193,6 juta mobilisasi pemudik dengan tujuan utama Jawa Tengah (Jateng) dan Jawa Timur (Jatim).

“Potensi mobilisasi tersebut merupakan key factor meningkatnya jumlah laka (kecelakaan) dan santunan, sehingga membutuhkan perhatian khusus dari para kepala cabang,” tutur Rivan melalui siaran persnya, Senin (8/4/2024).

Rivan mengungkapkan, pada periode pengamanan (PAM) Lebaran, terdapat potensi pergeseran tren titik kejadian laka, dari yang awalnya berada di daerah jalur lintas, berpindah ke daerah tujuan mudik.

Kondisi tersebut tercermin dari data peningkatan jumlah laka di kota/kabupaten tujuan mudik yang ditengarai karena ada pertemuan serta percampuran arus kendaraan lokal dan pendatang.

Baca juga: Jasa Raharja Siapkan Santunan bagi Korban Kecelakaan di Tol Cikampek KM 58

“Para petugas Jasa Raharja di daerah saya minta untuk selalu siaga dan aktif dalam melakukan monitoring kejadian kecelakaan, sehingga setiap kejadian dapat ditindaklanjuti dengan cepat dan tepat,” tambahnya.

Suasana Apel Pengamanan Mudik Idul Fitri 1445 Hijriah Jasa Raharja di Kantor Pusat Jasa Raharja, Kuningan, Jakarta Selatan, Senin  (01/04/2024)DOK. Humas Jasa Raharja Suasana Apel Pengamanan Mudik Idul Fitri 1445 Hijriah Jasa Raharja di Kantor Pusat Jasa Raharja, Kuningan, Jakarta Selatan, Senin (01/04/2024)

Meskipun demikian, Rivan mengatakan, dari hasil koordinasi intensif yang dilakukan Jasa Raharja dengan Korps Lalu Lintas (Korlantas) Kepolisian Republik Indonesia (Polri), Kemenhub, serta Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan (Kementerian PUPR), kesiapan Jalur Pantura, jalur tol dari Jakarta hingga Jatim, Pelabuhan Merak, Ciwandan, dan Bandar Bakau Jaya (BBJ), secara umum telah siap dan didukung penuh oleh seluruh stakeholder.

Guna mendukung pengamanan mudik Lebaran 2024 ini, Jasa Raharja bersama Korlantas Polri serta instansi terkait, telah menyiapkan tak kurang dari 22 pos pelayanan terpadu di sepanjang jalur mudik dan balik.

Langkah tersebut menjadi upaya lanjutan dalam rangka mencegah pemudik yang berpotensi mengalami kecelakaan akibat kelelahan dalam perjalanan.

“Petugas Jasa Raharja di daerah saya minta untuk terlibat aktif dalam menjaga kesiapan pos pelayanan tersebut,” ujar Rivan.

Baca juga: Jasa Raharja dan Kejaksaan Agung Gelar FGD Risiko Penyimpangan Dana Pertanggungan Wajib Korban Kecelakaan Lalu Lintas

Tak hanya itu, Jasa Raharja bersama Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) juga melaksanakan kegiatan Mudik Asyik Bersama BUMN guna memitigasi mobilisasi 80.000 pemudik kendaraan roda dua, menjadi pemudik dengan moda yang lebih aman dan nyaman.

Kegiatan ini tentu memerlukan perhatian seluruh jajaran Jasa Raharja untuk melakukan pemantauan agar para pemudik bisa sampai ke kota tujuan dan kembali ke Jakarta dengan selamat.

“Semoga ikhtiar ini tercatat sebagai amal mulia kami dalam mengurangi potensi korban laka pemudik,” ungkap Rivan.

Sebagai informasi, turut dihadiri Dewan Direksi Jasa Raharja, para Kepala Unit Kerja Kantor Pusat, Kepala Cabang Jasa Raharja seluruh Indonesia, serta jajaran pejabat unit kerja kantor pusat lainnya.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.



Terkini Lainnya

Hari Ke-11 Penerbangan Haji Indonesia, 7.2481 Jemaah Tiba di Madinah, 8 Wafat

Hari Ke-11 Penerbangan Haji Indonesia, 7.2481 Jemaah Tiba di Madinah, 8 Wafat

Nasional
Ketua KPU Protes Aduan Asusila Jadi Konsumsi Publik, Ungkit Konsekuensi Hukum

Ketua KPU Protes Aduan Asusila Jadi Konsumsi Publik, Ungkit Konsekuensi Hukum

Nasional
Sindir Bobby, PDI-P: Ada yang Gabung Partai karena Idealisme, Ada karena Kepentingan Praktis Kekuasaan

Sindir Bobby, PDI-P: Ada yang Gabung Partai karena Idealisme, Ada karena Kepentingan Praktis Kekuasaan

Nasional
Eks Kakorlantas Polri Djoko Susilo Ajukan PK Lagi, Kilas Balik 'Cicak Vs Buaya Jilid 2'

Eks Kakorlantas Polri Djoko Susilo Ajukan PK Lagi, Kilas Balik "Cicak Vs Buaya Jilid 2"

Nasional
JK Singgung IKN, Proyek Tiba-tiba yang Tak Ada di Janji Kampanye Jokowi

JK Singgung IKN, Proyek Tiba-tiba yang Tak Ada di Janji Kampanye Jokowi

Nasional
Soal Peluang Ahok Maju Pilkada DKI atau Sumut, Sekjen PDI-P: Belum Dibahas, tetapi Kepemimpinannya Diakui

Soal Peluang Ahok Maju Pilkada DKI atau Sumut, Sekjen PDI-P: Belum Dibahas, tetapi Kepemimpinannya Diakui

Nasional
Dukung Jokowi Gabung Parpol, Projo: Terlalu Muda untuk Pensiun ...

Dukung Jokowi Gabung Parpol, Projo: Terlalu Muda untuk Pensiun ...

Nasional
PT Telkom Sebut Dugaan Korupsi yang Diusut KPK Berawal dari Audit Internal Perusahaan

PT Telkom Sebut Dugaan Korupsi yang Diusut KPK Berawal dari Audit Internal Perusahaan

Nasional
Solusi Wapres Atasi Kuliah Mahal: Ditanggung Pemerintah, Mahasiswa dan Kampus

Solusi Wapres Atasi Kuliah Mahal: Ditanggung Pemerintah, Mahasiswa dan Kampus

Nasional
Ketua KPU Bantah Dugaan Asusila dengan Anggota PPLN

Ketua KPU Bantah Dugaan Asusila dengan Anggota PPLN

Nasional
Soal Kemungkinan Usung Anies di Pilkada DKI, Sekjen PDI-P: DPP Dengarkan Harapan Rakyat

Soal Kemungkinan Usung Anies di Pilkada DKI, Sekjen PDI-P: DPP Dengarkan Harapan Rakyat

Nasional
DPR Pastikan Hasil Pertemuan Parlemen di WWF Ke-10 Akan Disampaikan ke IPU

DPR Pastikan Hasil Pertemuan Parlemen di WWF Ke-10 Akan Disampaikan ke IPU

Nasional
Komisi II Pertimbangkan Bentuk Panja untuk Evaluasi Gaya Hidup dan Dugaan Asusila di KPU

Komisi II Pertimbangkan Bentuk Panja untuk Evaluasi Gaya Hidup dan Dugaan Asusila di KPU

Nasional
Djoko Susilo PK Lagi, Ketua KPK Singgung Kepastian Hukum

Djoko Susilo PK Lagi, Ketua KPK Singgung Kepastian Hukum

Nasional
KPK Geledah Kantor PT Telkom dan 6 Rumah, Amankan Dokumen dan Alat Elektronik

KPK Geledah Kantor PT Telkom dan 6 Rumah, Amankan Dokumen dan Alat Elektronik

Nasional
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com