Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

PAN Anggap Tak Ada Hambatan jika PDI-P Mau Ikut Usung Khofifah

Kompas.com - 05/04/2024, 14:53 WIB
Tatang Guritno,
Ihsanuddin

Tim Redaksi

 

JAKARTA, KOMPAS.com - Wakil Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN) Yandri Susanto mengaku pihaknya membuka pintu jika PDI-P mau ikut mengusung Khofifah Indar Parawansa kembali maju dalam Pilkada 2024.

Menurutnya, perbedaan koalisi dalam kontestasi elektoral di tingkat nasional tak lantas membuat partai politik (parpol) tak bisa bekerja sama untuk kontestasi serupa di tingkat daerah.

“Bagi PAN bekerjasama dengan berbagai partai politik itu sudah biasa. Kalaupun itu tidak sama dengan koalisi nasional, PAN beberapa kali kalau untuk pilkada memang bisa berbeda di daerah, tergantung komunikasi di daerah,” ujar Yandri pada Kompas.com, Jumat (5/4/2024).

Baca juga: Usung Khofifah di Pilkada Jatim, PAN Sambut Baik PDI-P Jika Ikut Dukung

Ia mengungkapkan, saat ini Khofifah sudah mendapatkan dukungan dari PAN, Partai Gerindra, Partai Demokrat dan Partai Golkar.

PDI-P sangat mungkin bergabung jika memiliki kepentingan yang sama dan bergantung dengan komunikasi antar pemimpin parpol di daerah.

Bahkan, koalisi itu mempertemukan antara PDI-P dan Demokrat yang dianggap punya hambatan psikologis untuk bekerja sama dalam kontestasi elektoral di tingkat nasional.

“Kalau kita lihat beberapa Pilkada misalkan, tidak mungkin Demokrat sama PDI-P, ternyata banyak juga tuh waktu pilkada beberapa waktu lalu banyak tuh PDI-P (kerja sama) dengan Demokrat,” ucapnya.

“Artinya, di daerah itu ya mungkin kedekatan tokoh, chemistry-nya nyambung, itu enggak ada masalah bagi PAN, terbuka saja,” tutur dia.

Baca juga: Soal Pendamping di Pilkada Jatim 2024, Khofifah: Saya Nyaman dengan Mas Emil

Diketahui Khofifah bergabung dengan kubu calon presiden (capres) dan calon wakil presiden (cawapres) pemenang Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024 Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka.

Dalam masa kampanye beberapa waktu lalu, ia menjadi Juru Kampanye Nasional (Jurkamnas) Tim Kampanye Nasional (TKN) Prabowo-Gibran.

Sementara, meski mengusung capres-cawapres nomor urut 3 Ganjar Pranowo dan Mahfud MD pada pilpres kemarin, tapi PDI-P mengakui tengah menjajaki peluang untuk mengusung Khofifah di Pilkada 2024.

“Kami sudah bertemu dengan Ibu Khofifah untuk saling melakukan penjajakan,” ucap Ketua DPD PDI-P Jawa Timur Said Abdullah, Minggu (3/4/2024).

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Tanggal 27 Mei 2024 Memperingati Hari Apa?

Tanggal 27 Mei 2024 Memperingati Hari Apa?

Nasional
Tanggal 26 Mei 2024 Memperingati Hari Apa?

Tanggal 26 Mei 2024 Memperingati Hari Apa?

Nasional
Sudirman Said Siap Bersaing dengan Anies Rebutkan Kursi Jakarta 1

Sudirman Said Siap Bersaing dengan Anies Rebutkan Kursi Jakarta 1

Nasional
Sudirman Said: Jakarta Masuk Masa Transisi, Tak Elok Pilih Gubernur yang Bersebrangan dengan Pemerintah Pusat

Sudirman Said: Jakarta Masuk Masa Transisi, Tak Elok Pilih Gubernur yang Bersebrangan dengan Pemerintah Pusat

Nasional
Siap Maju Pilkada, Sudirman Said: Pemimpin Jakarta Sebaiknya Bukan yang Cari Tangga untuk Karier Politik

Siap Maju Pilkada, Sudirman Said: Pemimpin Jakarta Sebaiknya Bukan yang Cari Tangga untuk Karier Politik

Nasional
Kenaikan UKT Dinilai Bisa Buat Visi Indonesia Emas 2045 Gagal Terwujud

Kenaikan UKT Dinilai Bisa Buat Visi Indonesia Emas 2045 Gagal Terwujud

Nasional
Komnas HAM Minta Polda Jabar Lindungi Hak Keluarga Vina Cirebon

Komnas HAM Minta Polda Jabar Lindungi Hak Keluarga Vina Cirebon

Nasional
Komunikasi Intens dengan Nasdem, Sudirman Said Nyatakan Siap Jadi Cagub DKI

Komunikasi Intens dengan Nasdem, Sudirman Said Nyatakan Siap Jadi Cagub DKI

Nasional
Megawati Minta Api Abadi Mrapen Ditaruh di Sekolah Partai, Sekjen PDI-P Ungkap Alasannya

Megawati Minta Api Abadi Mrapen Ditaruh di Sekolah Partai, Sekjen PDI-P Ungkap Alasannya

Nasional
Pembayaran Dana Kompensasi 2023 Tuntas, Pertamina Apresiasi Dukungan Pemerintah

Pembayaran Dana Kompensasi 2023 Tuntas, Pertamina Apresiasi Dukungan Pemerintah

Nasional
Hari Ke-12 Penerbangan Haji Indonesia, 72.481 Jemaah Tiba di Arab Saudi, 8 Wafat

Hari Ke-12 Penerbangan Haji Indonesia, 72.481 Jemaah Tiba di Arab Saudi, 8 Wafat

Nasional
Sahroni Ungkap Anak SYL Indira Chunda Tak Pernah Aktif di DPR

Sahroni Ungkap Anak SYL Indira Chunda Tak Pernah Aktif di DPR

Nasional
Kemenag Imbau Jemaah Haji Indonesia Pakai Jasa Pendorong Kursi Roda Resmi di Masjidil Haram

Kemenag Imbau Jemaah Haji Indonesia Pakai Jasa Pendorong Kursi Roda Resmi di Masjidil Haram

Nasional
Mahasiswa Kritik Kenaikan UKT: Persempit Kesempatan Rakyat Bersekolah hingga Perguruan Tinggi

Mahasiswa Kritik Kenaikan UKT: Persempit Kesempatan Rakyat Bersekolah hingga Perguruan Tinggi

Nasional
Tak Ada Jalan Pintas, Hasto: Politik Harus Belajar dari Olahraga

Tak Ada Jalan Pintas, Hasto: Politik Harus Belajar dari Olahraga

Nasional
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com