Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Soal Nama Calon Menteri yang Akan Disetor ke Prabowo, AHY: Saya Tidak Buka Sekarang

Kompas.com - 03/04/2024, 20:23 WIB
Singgih Wiryono,
Dani Prabowo

Tim Redaksi

JAKARTA, KOMPAS.com - Ketua Umum Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) enggan membuka nama-nama kader partai Demokrat yang akan disetorkan kepada calon presiden (capres) pemenang pemilihan umum (Pemulu) 2024, Prabowo Subianto.

"Tidak akan saya buka sekarang," kata AHY saat ditemui usai membagikan sertifikat di Menteng Pulo, Jakarta Selatan, Rabu (3/4/2024).

Menteri Agraria Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) ini menyebut, dirinya akan mempersiapkan kader terbaik Partai Demokrat untuk disetorkan namanya kepara Prabowo.

Baca juga: Gibran Dampingi Prabowo ke Bukber Golkar, Absen Saat Acara PAN dan Demokrat

Setoran nama ini, kata AHY, adalah upaya Partai Demokrat untuk membantu pemerintahan Prabowo di masa yang akan datang.

"Kita mempersiapkan, kita terus mempersiapkan, karena kita semangatnya ingin membantu agar pemerintahan kedepan itu bisa semakin sukses," ujarnya.

Adapun Prabowo telah meminta AHY agar menyiapkan kader terbaik Demokrat untuk menjadi menteri.

Hal itu diungkapkan AHY dalam acara silaturahim dan buka puasa bersama internal Partai Demokrat Rabu (27/3/2024) pekan lalu.

Baca juga: Kursi Demokrat di DPR Turun, AHY: Situasi di Pemilu 2024 Tidak Mudah

"Bapak (Prabowo) juga sudah memerintahkan kepada saya untuk menyiapkan sejumlah kader terbaik Partai Demokrat yang akan bantu Bapak dalam pemerintahan yang datang," ujar AHY.

AHY menyampaikan, ke depannya, Partai Demokrat bertekad untuk menyukseskan pemerintahan dan legacy Prabowo.

Dia menyebut, Demokrat fokus menunaikan janji-janji Prabowo selama kampanye.

"Sebaliknya, kami tidak ingin ganggu fokus bapak dalam susun program kerja mendatang," ucap dia.

Baca juga: Tak Cuma Demokrat, Airlangga Ungkap Banyak Kader Golkar Siap Tempati Posisi Menteri

AHY mengatakan berharap Demokrat bisa benar-benar membantu Prabowo di pemerintahan.

Dia berharap, Indonesia semakin kuat dan maju selama dipimpin Prabowo 5 tahun ke depan.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Tanggal 19 April 2024 Memperingati Hari Apa?

Tanggal 19 April 2024 Memperingati Hari Apa?

Nasional
Megawati Serahkan ‘Amicus Curiae’  ke MK, Anies: Menggambarkan Situasi Amat Serius

Megawati Serahkan ‘Amicus Curiae’ ke MK, Anies: Menggambarkan Situasi Amat Serius

Nasional
Megawati Ajukan Amicus Curiae, Airlangga: Kita Tunggu Putusan MK

Megawati Ajukan Amicus Curiae, Airlangga: Kita Tunggu Putusan MK

Nasional
Bupati Sidoarjo Tersangka Dugaan Korupsi, Muhaimin: Kita Bersedih, Jadi Pembelajaran

Bupati Sidoarjo Tersangka Dugaan Korupsi, Muhaimin: Kita Bersedih, Jadi Pembelajaran

Nasional
Airlangga Sebut Koalisi Prabowo Akan Berdiskusi terkait PPP yang Siap Gabung

Airlangga Sebut Koalisi Prabowo Akan Berdiskusi terkait PPP yang Siap Gabung

Nasional
Dikunjungi Cak Imin, Anies Mengaku Bahas Proses di MK

Dikunjungi Cak Imin, Anies Mengaku Bahas Proses di MK

Nasional
AMPI Resmi Deklarasi Dukung Airlangga Hartarto Jadi Ketum Golkar Lagi

AMPI Resmi Deklarasi Dukung Airlangga Hartarto Jadi Ketum Golkar Lagi

Nasional
MK Ungkap Baru Kali Ini Banyak Pihak Ajukan Diri sebagai Amicus Curiae

MK Ungkap Baru Kali Ini Banyak Pihak Ajukan Diri sebagai Amicus Curiae

Nasional
Bappilu PPP Sudah Dibubarkan, Nasib Sandiaga Ditentukan lewat Muktamar

Bappilu PPP Sudah Dibubarkan, Nasib Sandiaga Ditentukan lewat Muktamar

Nasional
Yusril Anggap Barang Bukti Beras Prabowo-Gibran di Sidang MK Tak Buktikan Apa-apa

Yusril Anggap Barang Bukti Beras Prabowo-Gibran di Sidang MK Tak Buktikan Apa-apa

Nasional
Panglima TNI Tegaskan Operasi Teritorial Tetap Dilakukan di Papua

Panglima TNI Tegaskan Operasi Teritorial Tetap Dilakukan di Papua

Nasional
TNI Kembali Pakai Istilah OPM, Pengamat: Cenderung Pakai Pendekatan Operasi Militer dalam Mengatasinya

TNI Kembali Pakai Istilah OPM, Pengamat: Cenderung Pakai Pendekatan Operasi Militer dalam Mengatasinya

Nasional
Tim Hukum Ganjar-Mahfud Tetap Beri Angka Nol untuk Perolehan Suara Prabowo-Gibran

Tim Hukum Ganjar-Mahfud Tetap Beri Angka Nol untuk Perolehan Suara Prabowo-Gibran

Nasional
Soal Bantuan Presiden, Kubu Ganjar-Mahfud: Kalau Itu Transparan, kenapa Tak Diumumkan dari Dulu?

Soal Bantuan Presiden, Kubu Ganjar-Mahfud: Kalau Itu Transparan, kenapa Tak Diumumkan dari Dulu?

Nasional
Minta MK Kabulkan Sengketa Hasil Pilpres, Kubu Anies: Kita Tidak Rela Pemimpin yang Terpilih Curang

Minta MK Kabulkan Sengketa Hasil Pilpres, Kubu Anies: Kita Tidak Rela Pemimpin yang Terpilih Curang

Nasional
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com