Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

KSAD Maruli Terima Brevet Anti-teror dari Satgultor Kopassus

Kompas.com - 07/03/2024, 20:39 WIB
Adhyasta Dirgantara,
Krisiandi

Tim Redaksi

JAKARTA, KOMPAS.com - Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak menerima Brevet Anti Teror Kehormatan usai menempuh dan menaklukkan beragam materi Penanggulangan Anti Teror (Gultor) yang menjadi prasyarat mendapatkan brevet tertinggi di satuan Komando Pasukan Khusus (Kopassus) TNI AD.

Maruli menerima brevet tersebut dari Satuan Penanggulangan Teror (Satgultor) 81 Kopassus, di Markas Kopassus, Cijantung, Jakarta Timur, Kamis (7/3/2024).

Adapun Kopassus merupakan pasukan elite di jajaran TNI AD yang memiliki kualifikasi khusus dan telah berpengalaman menjalankan berbagai penugasan.

Baca juga: Prajurit TNI Serang Polres Jayawijaya, KSAD Maruli: Emosi Sesaat Anak Muda...

Penganugerahan Brevet Anti Teror ini menjadi pengakuan atas dedikasi dan komitmen Maruli dalam membesarkan Kopassus.

Maruli lantas mengucapkan terima kasih kepada Danjen Kopassus Mayjen TNI Deddy Suryadi usai disematkan brevet.

Maruli merasa bangga bisa menjadi bagian dari keluarga besar Kopassus. Apalagi, dirinya pernah mengabdi di Kopassus selama 21 tahun.

Baca juga: KPK Surati KSAU dan KSAD, Panggil 2 Prajurit TNI Jadi Saksi Dugaan Korupsi Gubernur Maluku Utara

"Jadi memang ini bertujuan untuk lebih mempererat hubungan kami dengan Gultor, walaupun sebetulnya tadi saya sempat sampaikan bahwa saya 21 tahun di Kopassus ya. Saya sering hanya melihat-lihat di sini," ujar Maruli.

Lalu, Maruli mengatakan para prajurit yang tergabung dalam Kopassus diseleksi dan mendapat berbagai tugas.

Maka dari itu, kata dia, Kopassus mendapat grade yang baik di dunia sebagai prajurit elite.

Baca juga: TNI AD Ingin Bangun 22 Kodam Baru, KSAD Sebut Agar Imbang dengan Polda

"Jadi orang kadang-kadang tidak mengerti bagaimana menamakan pasukan elite. Ya kalau pasukan elite di Indonesia namanya Kopassus. Di Israel itu Mossad. Jadi pasukan elite itu pasukan bertugas yang sudah bertugas berulang-ulang dan berhasil. Itu namanya pasukan elite gitu," jelasnya.

"Jadi bukan elite bajunya. Kalau kamu pakai Louis Vuitton elite, bukan gitu. Tapi, ini terlatih dengan baik bisa memelihara kemampuan, penugasannya berulang-ulang keberhasilan tugasnya gitu kira-kira," imbuh Maruli.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.



Terkini Lainnya

Masukkan Cucunya Jadi Honorer Kementan, SYL: Tolong Pak Kasdi, Kasih Makan Dia

Masukkan Cucunya Jadi Honorer Kementan, SYL: Tolong Pak Kasdi, Kasih Makan Dia

Nasional
Dukung Presiden Dipilih MPR, Ketua DPD La Nyalla: Rakyat Ternyata Mudah Sekali Dibeli

Dukung Presiden Dipilih MPR, Ketua DPD La Nyalla: Rakyat Ternyata Mudah Sekali Dibeli

Nasional
Sarankan Ridwan Kamil Jadi Pesaing Anies di Pilkada Jakarta, Surya Paloh: Biar Ada Keseimbangan

Sarankan Ridwan Kamil Jadi Pesaing Anies di Pilkada Jakarta, Surya Paloh: Biar Ada Keseimbangan

Nasional
Pilkada Jakarta 2024: Bakal Jadi 'Big Match' jika Anies Lawan Kaesang

Pilkada Jakarta 2024: Bakal Jadi "Big Match" jika Anies Lawan Kaesang

Nasional
Kapolri Masih Kumpulkan Informasi Usut Gangguan PDN Kemenkominfo

Kapolri Masih Kumpulkan Informasi Usut Gangguan PDN Kemenkominfo

Nasional
Jokowi Ungkap Indeks Perjalanan dan Pembangunan Pariwisata Indonesia Kalah dari Malaysia

Jokowi Ungkap Indeks Perjalanan dan Pembangunan Pariwisata Indonesia Kalah dari Malaysia

Nasional
Belikan Anaknya Jaket Rp 46 Juta Pakai Uang Kementan, SYL: Saya Mau Senangkan Mereka

Belikan Anaknya Jaket Rp 46 Juta Pakai Uang Kementan, SYL: Saya Mau Senangkan Mereka

Nasional
PKS Usung Sohibul Iman pada Pilkada Jakarta, Airlangga: Golkar Punya Ridwan Kamil

PKS Usung Sohibul Iman pada Pilkada Jakarta, Airlangga: Golkar Punya Ridwan Kamil

Nasional
Layanan Imigrasi Kembali Normal Setelah Pindah 'Data Center'

Layanan Imigrasi Kembali Normal Setelah Pindah "Data Center"

Nasional
SYL Mengaku Minta Pinjamkan Mobil untuk Anaknya, Bukan Beli Baru

SYL Mengaku Minta Pinjamkan Mobil untuk Anaknya, Bukan Beli Baru

Nasional
Bawaslu Daerah Diminta Segera Petakan Kerawanan Pilkada Serentak 2024

Bawaslu Daerah Diminta Segera Petakan Kerawanan Pilkada Serentak 2024

Nasional
Namanya Masuk Bursa Cagub, Kapolda Jateng: Saya Masih Dinas

Namanya Masuk Bursa Cagub, Kapolda Jateng: Saya Masih Dinas

Nasional
Eks Napi Korupsi Irman Gusman Resmi Ikut Pileg DPD Ulang di Sumbar

Eks Napi Korupsi Irman Gusman Resmi Ikut Pileg DPD Ulang di Sumbar

Nasional
Datangi Istana, Sri Mulyani Laporkan Anggaran Rp 71 Triliun untuk Program Makan Siang Gratis

Datangi Istana, Sri Mulyani Laporkan Anggaran Rp 71 Triliun untuk Program Makan Siang Gratis

Nasional
SYL Akui Istrinya Dapat Jatah Puluhan Juta per Bulan dari Kementan, Untuk Keperluan Rumah Tangga

SYL Akui Istrinya Dapat Jatah Puluhan Juta per Bulan dari Kementan, Untuk Keperluan Rumah Tangga

Nasional
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com