Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Jokowi Minta Audit Perusahaan Smelter Diperketat Usai Ledakan di Morowali

Kompas.com - 30/12/2023, 16:38 WIB
Nirmala Maulana Achmad,
Nursita Sari

Tim Redaksi

JAKARTA, KOMPAS.com - Presiden Joko Widodo (Jokowi) meminta audit perusahaan smelter diperketat setelah kasus ledakan tungku smelter PT Indonesia Morowali Industrial Park (IMIP).

Jokowi mengatakan bahwa peleburan merupakan pekerjaan yang sangat sulit.

“Tabungnya juga tabung yang sangat besar, pemanasannya sangat tinggi. Saya melihat (kejadian) di smelter tidak sekali dua kali, sehingga yang namanya dalam pembangunan, dalam pembuatannya, memang unsur keselamatan betul-betul harus dinomorsatukan,” kata Jokowi usai acara konsolidasi nasional Komisi Pemilihan Umum (KPU) di Istora Senayan, Jakarta Pusat, Sabtu (30/12/2023).

Baca juga: Update Korban Ledakan Smelter Nikel di Morowali, Ada 19 Orang Meninggal, 8 di Antaranya TKA

Pemanasan hingga peleburan di perusahaan smelter, menurut Jokowi, merupakan pekerjaan paling rawan.

“Paling rawan di situ, jadi auditnya, checking-nya harus dobel, kalau perlu tripel, biar kejadian yang sudah sekali dua kali tidak terjadi lagi,” kata Presiden.

Diketahui, insiden ledakan terjadi di kawasan industri yang dikelola PT IMIP, Sulawesi Tengah, pada Minggu (24/12/2023).

Baca juga: Ledakan Tungku Smelter Telan Korban Jiwa, Pemerintah Wajib Audit Seluruh Smelter

Salah satu tungku fasilitas peleburan dan pemurnian (smelter) untuk produk akhir stainless steel yang dioperasikan PT Indonesia Tsingshan Stainless Steel (PT ITSS) mengalami kebakaran dan meledak sekitar pukul 06.15 Wita.

Adapun tungku yang meledak yaitu tungku nomor 41. Akibatnya, 19 orang pekerja meninggal, termasuk beberapa di antaranya karyawan warga negara China.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com