Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kompas.com - 01/10/2023, 22:50 WIB
Syakirun Ni'am,
Bagus Santosa

Tim Redaksi

JAKARTA, KOMPAS.com - Presiden Joko Widodo mengungkapkan alasan sejumlah menteri ikut dalam parade Istana Berbatik dan menjadi model yang berjalan melintasi catwalk.

Menurut Jokowi, para Menteri Kebinet Indonesia Maju setiap hari sudah sibuk mengerjakan tugas-tugas negara sehingga perlu adanya kegiatan lain, seperti menjadi model.

"Ya masa serius terus?" kata Jokowi sembari terkekeh saat ditemui awak media usai mengikuti perhelatan Istana Berbatik di Istana Merdeka, Jakarta Pusat, Minggu (1/10/2023).

"Setiap hari kita selalu disibukkan oleh hal-hal yang sangat serius bekerja untuk negara, tadi beliau-beliau kita ikutkan untuk menjadi model," tambahnya.

Baca juga: Tampil di Acara Istana Berbatik, Pj Gubernur DKI Gunakan Berewok, Topi, dan Batik Bergambar Ondel-ondel

Adapun event Istana Berbatik mengundang 4.800 partisipan dan melibatkan sekitar 503 peraga.

Puluhan peraga itu merupakan gubernur dari berbagai provinsi bersama istri dan keluarganya.

Kemudian, duta besar dari negara sahabat juga ikut berjalan di catwalk dengan mengenakan batik.

Mereka melenggang dan bergaya di depan Jokowi, Wakil Presiden Ma'ruf Amin, serta para petinggi negara.

Beberapa menteri yang melintasi catwalk berlatar Istana Merdeka adalah Menteri Luar Negeri Retno Marsudi, Menteri Keuangan Sri Mulyani, Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono, dan Menteri Perhubungan Budi Karya.

Sri Mulyani dan rombongannya bahkan menyempatkan diri berswafoto di hadapan Presiden Jokowi.

Baca juga: Parade Istana Berbatik, Gubernur hingga Dubes Negara Sahabat Jalan di Catwalk di Hadapan Jokowi

Lalu, Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Uno, Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowom dan Panglima TNI Laksamana Yudo Margono.

Ketika para menterinya melintasi catwalk, Jokowi pun tampak tersenyum.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Video rekomendasi
Video lainnya


Rekomendasi untuk anda
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com