Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kompas.com - 26/05/2023, 09:57 WIB
Inang Jalaludin Shofihara,
Amalia Purnama Sari

Tim Redaksi

KOMPAS.com – Kementerian Kelautan dan Perikanan (KP) terus berupaya tingkatkan kecakapan dan kompetensi nelayan. Salah satunya dilakukan melalui sertifikasi nelayan dan awak kapal perikanan.

Kegiatan sertifikasi digelar untuk mendukung lima Program Ekonomi Biru yang digaungkan Menteri KP Sakti Wahyu Trenggono, khususnya agar hasil tangkap nelayan lebih optimal dengan memperhatikan aspek keselamatan.

Sekretaris Badan Riset dan Sumber Daya Manusia Kelautan dan Perikanan (BRSDM) Rudi Alek Wahyudin mengatakan, sertifikasi merupakan hal penting karena menjadi jaminan aktivitas nelayan.

“Dalam melaksanakan pekerjaannya, para nelayan rentan mengalami berbagai kejadian kecelakaan di kapal ketika alat keselamatan yang ada tidak dipakai,” katanya mewakili Kepala BRSDM, I Nyoman Radiarta.

Dia mengatakan itu dalam pelatihan bertajuk sertifikasi Kecakapan Nelayan (SKN) di Balai Pelatihan dan Penyuluhan (BPPP) Tegal di Kabupaten Tanggamus, Lampung, Kamis (18/5/023).

Baca juga: Kementerian KP Gandeng Universitas Michigan AS Kembangkan SDM dan Tata Kelola Perikanan

Kegiatan itu merupakan kerja sama antara Pusat Pelatihan dan Penyuluhan (Puslatluh) KP Komisi IV Dewan Perwakilan Rakyat (DPR). Target pelatihan adalah 300 nelayan dari Kabupaten Tanggamus.

Rudi menyebutkan, data statistik Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) menunjukkan bahwa terdapat 34 kecelakaan pelayaran yang terjadi selama 2021-2023.

Dia menegaskan, BRSDM berkomitmen untuk mengawal aktivitas penangkapan ikan di laut yang dilakukan para nelayan.

“Dengan dilengkapi SKN, keahlian dan keterampilan para nelayan dapat semakin diakui secara nasional. Setelah pelatihan ini, saya harap para peserta dapat terus didampingi dan dibimbing para penyuluh perikanan dalam melaksanakan kegiatan ke depannya,” harapan dalam siaran pers, Jumat (26/5/2023).

Kepala Puslatluh KP Lilly Aprilya Pregiwati menambahkan, kegiatan pelatihan sertifikasi itu sangat penting untuk mencerdaskan nelayan.

Baca juga: Raih Kinerja Anggaran Terbaik 2022, Kementerian KP Berkomitmen Upayakan Reformasi Birokrasi

Dia berharap, pelatihan itu tidak hanya meningkatkan hasil tangkapan nelayan, tetapi juga membuat aktivitas menangkap ikan sesuai dengan ketentuan keselamatan yang berlaku.

Sementara itu, Ketua Komisi IV DPR Sudin menekankan pentingnya edukasi mengenai keselamatan dasar nelayan.

“Nelayan merupakan salah satu profesi yang berbahaya dan mengadu nyawa, sedangkan hasilnya terkadang tidak menentu. Keselamatan nelayan harus menjadi prioritas utama agar dapat pulang ke rumah dengan selamat,” tegasnya.

Pada kesempatan itu Bupati Tanggamus Dewi Handajani mengapresiasi dan mendukung terlaksananya kegiatan pelatihan SKN.

Dia menyebutkan, Tanggamus merupakan daerah pesisir dengan jumlah keluarga nelayan kurang lebih 5.000 kepala keluarga (KK).

Baca juga: Siapkan SDM Pelaksana Ekonomi Biru, Politeknik KP Akan Jadi Ocean Institute of Indonesia

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
28th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com