Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Sandiaga Upayakan Ada 2 "Long Weekend" Lagi Tahun Ini

Kompas.com - 23/02/2023, 06:05 WIB
Vitorio Mantalean,
Dani Prabowo

Tim Redaksi

JAKARTA, KOMPAS.com - Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno mengeklaim pihaknya sedang mengupayakan pengadaan beberapa long weekend lagi untuk tahun ini.

Sebelumnya, long weekend yang berhasil diadakan adalah libur panjang Imlek 2023.

Pemerintah saat itu menetapkan tanggal 22 Januari sebagai tanggal merah, kendati Imlek sesungguhnya jatuh pada tanggal 21 Januari 2023.

"Satu (long weekend) kemarin cukup sukses dan kita sedang menghitung dampaknya," ujar Sandiaga dalam talk show GASPOL! Kompas.com, Rabu (22/2/2023).

Baca juga: Jadwal Long Weekend Sepanjang 2023, Catat Tanggal dan Bulannya!

"Seandainya cukup positif, kita paling mengusulkan 1 atau maksimal 2," lanjutnya.

Sandiaga mengatakan bahwa usulan ini perlu disetujui lintas kementerian dan lembaga. Salah satu kementerian yang disebut perlu menyetujui usulan ini adalah Kementerian PAN-RB.

"Dan ujungnya harus minta persetujuan Bapak Presiden," kata Sandiaga.

Eks pasangan Prabowo Subianto dalam Pilpres 2019 itu berujar bahwa adanya long weekend akan memacu pergerakan wisatawan secara signifikan.

Baca juga: Sandiaga Uno Ungkap Luasnya Wawasan Prabowo: Belajar 2 SKS Kalau Ketemu Dia

Itu sebabnya, pemerintah dianggap perlu menggeser hari libur yang jatuh pada akhir pekan ke hari Senin atau hari Jumat atau meliburkan "hari kejepit", hari kerja yang diapit 2 hari libur.

Ia menyebutkan bahwa target kunjungan wisatawan nusantara pada 2023 mencapai 1,4 miliar orang. Sandiaga mengatakan, idealnya Indonesia membutuhkan 4-5 long weekend untuk mewujudkan target tersebut demi peningkatan ekonomi.

"Pergerakan wisatawan nusantara ini memperkuat pemulihan kita dari segi destinasi dan sentra-sentra ekonomi kreatifnya ini berkembang," ucap Sandiaga.

"Jadi kalau ada harpitnas (hari kejepit nasional) yang lebih banyak, itu akan berpeluang meningkatkan pergerakan wisatawan-wisatawan," pungkasnya.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.



Terkini Lainnya

Tanggal 20 April 2024 Memperingati Hari Apa?

Tanggal 20 April 2024 Memperingati Hari Apa?

Nasional
TKN Klaim 10.000 Pendukung Prabowo-Gibran Akan Ajukan Diri Jadi 'Amicus Curiae' di MK

TKN Klaim 10.000 Pendukung Prabowo-Gibran Akan Ajukan Diri Jadi "Amicus Curiae" di MK

Nasional
Tepis Tudingan Terima Bansos, 100.000 Pendukung Prabowo-Gibran Gelar Aksi di Depan MK Jumat

Tepis Tudingan Terima Bansos, 100.000 Pendukung Prabowo-Gibran Gelar Aksi di Depan MK Jumat

Nasional
Jaksa KPK Sentil Stafsus SYL Karena Ikut Urusi Ultah Nasdem

Jaksa KPK Sentil Stafsus SYL Karena Ikut Urusi Ultah Nasdem

Nasional
PAN Minta 'Amicus Curiae' Megawati Dihormati: Semua Paslon Ingin Putusan yang Adil

PAN Minta "Amicus Curiae" Megawati Dihormati: Semua Paslon Ingin Putusan yang Adil

Nasional
KPK Ultimatum.Pengusaha Sirajudin Machmud Hadiri Sidang Kasus Gereja Kingmi Mile 32

KPK Ultimatum.Pengusaha Sirajudin Machmud Hadiri Sidang Kasus Gereja Kingmi Mile 32

Nasional
KSAU Pimpin Sertijab 8 Pejabat Utama TNI AU, Kolonel Ardi Syahri Jadi Kadispenau

KSAU Pimpin Sertijab 8 Pejabat Utama TNI AU, Kolonel Ardi Syahri Jadi Kadispenau

Nasional
Pendukung Prabowo-Gibran Akan Gelar Aksi di MK Kamis dan Jumat Besok

Pendukung Prabowo-Gibran Akan Gelar Aksi di MK Kamis dan Jumat Besok

Nasional
Menteri PAN-RB Enggan Komentari Istrinya yang Diduga Diintimidasi Polisi

Menteri PAN-RB Enggan Komentari Istrinya yang Diduga Diintimidasi Polisi

Nasional
Pengemudi Fortuner yang Mengaku Adik Jenderal Juga Dilaporkan Korban ke Puspom TNI

Pengemudi Fortuner yang Mengaku Adik Jenderal Juga Dilaporkan Korban ke Puspom TNI

Nasional
LPSK Berikan Perlindungan Fisik kepada Eks Ajudan dan Sopir Syahrul Yasin Limpo

LPSK Berikan Perlindungan Fisik kepada Eks Ajudan dan Sopir Syahrul Yasin Limpo

Nasional
Menko PMK Sebut Pembangunan 'Buffer Zone' Pelabuhan Merak Terhambat Pembebasan Lahan

Menko PMK Sebut Pembangunan "Buffer Zone" Pelabuhan Merak Terhambat Pembebasan Lahan

Nasional
Pemerintah Bakal Rekrut 200.000 CASN untuk Ditempatkan di IKN

Pemerintah Bakal Rekrut 200.000 CASN untuk Ditempatkan di IKN

Nasional
MK: Amicus Curiae yang Diserahkan Setelah Tanggal 16 April Tak Jadi Pertimbangan dalam RPH

MK: Amicus Curiae yang Diserahkan Setelah Tanggal 16 April Tak Jadi Pertimbangan dalam RPH

Nasional
Ungkit Prabowo-Gibran Selalu Dituding Curang, TKN: Kami Sulit Menahan Pendukung untuk Tidak Reaktif

Ungkit Prabowo-Gibran Selalu Dituding Curang, TKN: Kami Sulit Menahan Pendukung untuk Tidak Reaktif

Nasional
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com