Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Arief Rosyid Hasan
Komisaris Bank Syariah Indonesia

Dokter gigi, saat ini menjabat sebagai Komisaris Bank Syariah Indonesia | Ketua Umum PB HMI periode 2013-2015 | “70 Tokoh Berpengaruh di Indonesia 2015” versi majalah Men’s Obsession | Pendiri Inisiatif Ekonomi Masjid | Konsistensinya mengembangkan ekosistem ekonomi syariah, masuk dalam "30 Tokoh Muda Inspiratif Republika" | Tokoh Penggerak Ekonomi Syariah Indonesia versi Bank Indonesia | JCI Ten Outstanding Young Persons | Saat ini tengah menyelesaikan pendidikan doktoral.

Refleksi Dies Natalis ke-76 tahun: HMI Semakin Tua

Kompas.com - 12/02/2023, 06:53 WIB
Anda bisa menjadi kolumnis !
Kriteria (salah satu): akademisi, pekerja profesional atau praktisi di bidangnya, pengamat atau pemerhati isu-isu strategis, ahli/pakar di bidang tertentu, budayawan/seniman, aktivis organisasi nonpemerintah, tokoh masyarakat, pekerja di institusi pemerintah maupun swasta, mahasiswa S2 dan S3. Cara daftar baca di sini

HIMPUNAN Mahasiswa Islam (HMI) didirikan oleh Lafran Pane beserta 14 orang Mahasiswa Sekolah Tinggi Islam (kini Universitas Islam Indonesia).

Kelahiran HMI karena kehadiran organisasi mahasiswa sebelumnya (PMY - Perserikatan Mahasiswa Yogyakarta) tidak dapat menyalurkan aspirasi keagamaan, utamanya agama Islam.

Tepat hari Rabu Pon 1878, 15 Rabiulawal 1366 H, atau tanggal 5 Februari 1947, Lafran Pane dkk menetapkan berdirinya HMI dengan tujuan, pertama, mempertahankan Negara Kesatuan Republik Indonesia dan mempertinggi derajat rakyat Indonesia.

Kedua, menegakkan dan mengembangkan ajaran agama Islam.

Dua konteks tersebutlah yang membuat kehadiran HMI di masa lalu sangat besar manfaatnya, yang kini berganti waktu harus dikontekstualisasikan oleh teman-teman pengurus aktif mulai dari tingkat komisariat hingga pengurus besar. Setiap zaman ada orangnya, setiap orang ada zamannya.

Kita sedang berada dalam era VUCA (Volatility atau tidak stabil, Uncertainty atau tidak pasti, Complexity atau kompleksitas, Ambigiuty-ambiguitas), istilah yang diciptakan Warren Bennis dan Burt Nanus, dua pakar ilmu bisnis dan kepemimpinan dari Amerika.

Tidak ada yang menyangka dunia mengalami krisis akibat pandemi Covid-19, ini misalnya salah satu kondisi dunia yang kita hadapi sekarang. Perubahan terjadi sangat cepat, tidak dapat diprediksi karena disebabkan oleh banyak faktor yang sulit dikontrol.

Dampaknya pada organisasi seperti HMI, perlu segera adaptasi dalam proses rekrutmen dan pola kaderisasi.

Jika dulu semua pendidikan formal di kampus harus dijalani secara tatap muka, sehingga kaderisasi di HMI pun sama dengan menghabiskan waktu berhari-hari, kini perlu beradaptasi secara daring atau online.

Telah banyak masukan yang diberikan oleh keluarga besar HMI, misalnya kegiatan yang dilaksanakan oleh Yayasan Perkaderan Insan Cita (YPIC), MN KAHMI, dan PB HMI tahun 2021 dalam serial Webinar Perkaderan HMI dengan tema “Membangun Kembali Perkaderan HMI 1-3”.

Salah satu yang seringkali disadari bahwa Indonesia sedang mengalami bonus demografi, sejak tahun 2012 hingga tahun 2035, puncaknya antara tahun 2020-2030, angka usia produktif mencapai 70 persen dengan jumlah generasi muda mencapai 53,81 persen (milenial 25,87 persen, sentenial 27,94 persen).

Namun pertanyaan mendasar dari potensi besar tersebut, seberapa besar kontribusi HMI dalam menyukseskan agenda bonus demografi tersebut sebagai the window of opportunity.

Tentu signifikansi bisa terlihat jika hanya mengacu pada jumlah HMI cabang yang kini melebihi 200-an, tersebar di hampir 300 kabupaten/kota seluruh Indonesia.

Jenjang training di HMI mulai dari Latihan Kader 1, Latihan Kader 2, Latihan Kader 3, Latihan Khusus Kohati, Senior Course, hingga Training of Trainer.

Jika diestimasi dengan rata-rata, perkaderan di HMI setiap tahun mencapai 3500-an (9-10 pelatihan dalam sehari) membina sekitar 30 orang, artinya tiap tahun bisa mencapai 100.000 orang yang peroleh peningkatan kapasitas diri di HMI.

Halaman:
Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Bongkar Pemerasan SYL, Jaksa KPK Bakal Hadirkan Sespri Sekjen Kementan di Pengadilan

Bongkar Pemerasan SYL, Jaksa KPK Bakal Hadirkan Sespri Sekjen Kementan di Pengadilan

Nasional
MK Minta Sirekap Dikembangkan Lembaga Mandiri, KPU Singgung Kemandirian Penyelenggara Pemilu

MK Minta Sirekap Dikembangkan Lembaga Mandiri, KPU Singgung Kemandirian Penyelenggara Pemilu

Nasional
Pelajaran Berharga Polemik Politisasi Bansos dari Sidang MK

Pelajaran Berharga Polemik Politisasi Bansos dari Sidang MK

Nasional
Prabowo-Gibran Akan Pidato Usai Ditetapkan KPU Hari Ini

Prabowo-Gibran Akan Pidato Usai Ditetapkan KPU Hari Ini

Nasional
Penetapan Prabowo-Gibran Hari Ini, Ganjar: Saya Belum Dapat Undangan

Penetapan Prabowo-Gibran Hari Ini, Ganjar: Saya Belum Dapat Undangan

Nasional
Prabowo-Gibran Sah Jadi Presiden dan Wapres Terpilih, Bakal Dilantik 20 Oktober 2024

Prabowo-Gibran Sah Jadi Presiden dan Wapres Terpilih, Bakal Dilantik 20 Oktober 2024

Nasional
[POPULER NASIONAL] Para Ketum Parpol Kumpul di Rumah Mega | 'Dissenting Opinion' Putusan Sengketa Pilpres Jadi Sejarah

[POPULER NASIONAL] Para Ketum Parpol Kumpul di Rumah Mega | "Dissenting Opinion" Putusan Sengketa Pilpres Jadi Sejarah

Nasional
Sejarah Hari Bhakti Pemasyarakatan 27 April

Sejarah Hari Bhakti Pemasyarakatan 27 April

Nasional
Tanggal 26 April 2024 Memperingati Hari Apa?

Tanggal 26 April 2024 Memperingati Hari Apa?

Nasional
Golkar Ungkap Faktor Keadilan Jadi Rumusan Prabowo Bentuk Komposisi Kabinet

Golkar Ungkap Faktor Keadilan Jadi Rumusan Prabowo Bentuk Komposisi Kabinet

Nasional
Soal Gugatan PDI-P ke PTUN, Pakar Angkat Contoh Kasus Mulan Jameela

Soal Gugatan PDI-P ke PTUN, Pakar Angkat Contoh Kasus Mulan Jameela

Nasional
Prabowo: Kami Akan Komunikasi dengan Semua Unsur untuk Bangun Koalisi Kuat

Prabowo: Kami Akan Komunikasi dengan Semua Unsur untuk Bangun Koalisi Kuat

Nasional
PDI-P Minta Penetapan Prabowo-Gibran Ditunda, KPU: Pasca-MK Tak Ada Pengadilan Lagi

PDI-P Minta Penetapan Prabowo-Gibran Ditunda, KPU: Pasca-MK Tak Ada Pengadilan Lagi

Nasional
Sedang di Yogyakarta, Ganjar Belum Terima Undangan Penetapan Prabowo-Gibran dari KPU

Sedang di Yogyakarta, Ganjar Belum Terima Undangan Penetapan Prabowo-Gibran dari KPU

Nasional
Pakar Nilai Gugatan PDI-P ke PTUN Sulit Dikabulkan, Ini Alasannya

Pakar Nilai Gugatan PDI-P ke PTUN Sulit Dikabulkan, Ini Alasannya

Nasional
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com