Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kompas.com - 30/11/2022, 12:12 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Kepala Badan Pemeliharaan Keamanan (Kabaharkam) Polri Komjen Arief Sulistyanto mengungkapkan, kru dari helikopter 105/P-1103 sudah bertugas sesuai prosedur operasi standar (standard operating procedure/SOP).

Diketahui, helikopter 105/P-1103 dengan 4 awak kru itu hilang kontak dan jatuh di wilayah perairan Kabupaten Belitung Timur, Bangka Belitung, pada Minggu (27/11/22) siang.

“Memang kejadian ini tidak kita inginkan dan dari semua yang sudah kami lakukan penelitian, kru sudah melakukan SOP dengan benar,” kata Arief kepada wartawan, Rabu (30/11/2022).

Baca juga: Polri Temukan Kemungkinan Posisi AKP Arif Rahman, Pilot Helikopter yang Jatuh di Bangka Belitung

Ia menjelaskan, hal itu diketahui berdasarkan dokumen penerbangan helikopter tersebut.

Salah satu SOP yang dilakukan para awak kru adalah berangkat dengan mengenakan pelampung atau vest.

“Sehingga, ini memudahkan ketika terjadi kecelakaan seperti ini mereka akan muncul dan tidak sulit menemukan karena pelampungnya sudah berwarna api cerah,” imbuh dia.

Adapun saat ini sudah ditemukan tiga jenazah awak kru dari helikopter tersebut.

Baca juga: Kapolri: Cuaca Buruk Persulit Pencarian Korban Jatuhnya Helikopter Polri di Bangka Belitung

Arief mengatakan, tim SAR gabungan saat ini sedang mencari satu awak kru yang merupakan kapten pilot helikopter.

Ia menyebutkan, salah satu kendala dalam pencarian tersebut adalah faktor cuaca yang cepat berubah.

“Saat ini kantor Polairud dan Biro Polair sedang berada di lokasi perairan Manggar untuk bersama tim SAR lainnya melakukan pencarian di mana sudah dibantu oleh PN 295 TNI AU yang menggunakan peralatan sonar dan kapal dari TNI AL dari Dishidrosal dengan peralatan yang lebih canggih,” ungkap dia.

Baca juga: Kapolri Ungkap Kendala Pencarian Kru Helikopter yang Jatuh di Bangka Belitung

Diberitakan sebelumnya, helikopter 105/P-1103 milik Korps Polairud Baharkam Polri jatuh di wilayah perairan Kabupaten Belitung Timur diduga karena faktor cuaca yang buruk.

Di dalam manifes penerbangan helikopter tersebut, empat kru helikopter P-1103 yakni AKP Arif Saleh yang merupakan kapten pilot helikopter, Briptu M Lasminto, Aipda Joko M, dan Bripda Khoirul Anam.

Jenazah Bripda Anam ditemukan pada Senin (28/11/2022), sedangkan jenazah Briptu Lasminto dan Aipda Joko M telah ditemukan pada Selasa (29/11/2022).

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Video rekomendasi
Video lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+


Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Nasdem Ingin Sekper Dibentuk Setelah Deklarasi Koalisi Perubahan

Nasdem Ingin Sekper Dibentuk Setelah Deklarasi Koalisi Perubahan

Nasional
PKS Akan Bertamu ke Golkar Sore Ini, Tifatul Minta Jangan Dicurigai

PKS Akan Bertamu ke Golkar Sore Ini, Tifatul Minta Jangan Dicurigai

Nasional
Muncul Lagi Kasus Meninggal akibat Gagal Ginjal, Pengacara Keluarga Korban: Pemerintah Kemarin Lalai, Sekarang Bebal

Muncul Lagi Kasus Meninggal akibat Gagal Ginjal, Pengacara Keluarga Korban: Pemerintah Kemarin Lalai, Sekarang Bebal

Nasional
Soal Utang Piutang Anies-Sandiaga, Demokrat: Agenda untuk Membuat Citra Anies Buruk

Soal Utang Piutang Anies-Sandiaga, Demokrat: Agenda untuk Membuat Citra Anies Buruk

Nasional
Gempa Turkiye, 104 WNI Dievakuasi ke Ankara

Gempa Turkiye, 104 WNI Dievakuasi ke Ankara

Nasional
Pemerintah Indonesia Akan Kirim Misi Bantuan ke Turkiye

Pemerintah Indonesia Akan Kirim Misi Bantuan ke Turkiye

Nasional
Soal Mahfud Akan Koordinasi tentang Ismail Bolong, KPK Bilang Begini

Soal Mahfud Akan Koordinasi tentang Ismail Bolong, KPK Bilang Begini

Nasional
UPDATE: 10 WNI Luka-luka akibat Gempa Bumi di Turkiye, Tidak Ada yang Meninggal Dunia

UPDATE: 10 WNI Luka-luka akibat Gempa Bumi di Turkiye, Tidak Ada yang Meninggal Dunia

Nasional
Tegas Tolak Khilafah, Ini Rekomendasi Lengkap Muktamar Internasional di Resepsi 1 Abad NU

Tegas Tolak Khilafah, Ini Rekomendasi Lengkap Muktamar Internasional di Resepsi 1 Abad NU

Nasional
Immanuel Ebenezer Tak Lagi Dukung Ganjar, GP Mania Segera Dibubarkan

Immanuel Ebenezer Tak Lagi Dukung Ganjar, GP Mania Segera Dibubarkan

Nasional
Perselisihan PKB-PBNU Harus Diakhiri supaya Tak Meluas

Perselisihan PKB-PBNU Harus Diakhiri supaya Tak Meluas

Nasional
Soal Safari Politik Puan, Elite PDI-P: Akan Ada Kejutan

Soal Safari Politik Puan, Elite PDI-P: Akan Ada Kejutan

Nasional
Konflik Elite PKB-PBNU Dinilai Bisa Ganggu Stabilitas Jelang Pemilu

Konflik Elite PKB-PBNU Dinilai Bisa Ganggu Stabilitas Jelang Pemilu

Nasional
Gerindra Disarankan Rangkul PBNU yang Sedang Tak Akur dengan PKB

Gerindra Disarankan Rangkul PBNU yang Sedang Tak Akur dengan PKB

Nasional
Politikus PDI-P Nilai Gubernur Semestinya Dipilih DPRD, Bukan Rakyat

Politikus PDI-P Nilai Gubernur Semestinya Dipilih DPRD, Bukan Rakyat

Nasional
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.