Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kompas.com - 15/07/2022, 07:33 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Survei elektabilitas calon presiden yang diselenggarakan Charta Politika di tiga provinsi menunjukkan, elektabilitas Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo unggul di Jawa Tengah dan Jawa Timur.

Di Jawa Tengah, survei Charta Politika mencatat elektabilitas Ganjar unggul telak dibandingkan Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto dan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan yang duduk di urutan kedua dan ketiga.

"Ganjar Pranowo sangat mendominasi pilihan publik Jawa Tengah sebagai calon Presiden. Dalam simulasi yang diberikan, pilihan terhadap Ganjar Pranowo jauh berada di atas nama-nama lainnya," tulis Charta Politika dalam laporannya, dikutip Jumat (15/7/2022).

Baca juga: Elektabilitas Kembali Tinggi, Ganjar Pranowo Ingat Rakyat: Saya Urus Itu Saja

Politikus PDI-P itu tercatat memiliki elektabilitas sebesar 71,5 persen di Jawa Tengah, sedangkan Prabowo memperoleh 7,6 persen disusul Anies (6,2 persen).

Elektabilitas Ganjar juga menduduki peringkat pertama di Jawa Timur dengan angka 31,8 persen, disusul oleh Anies yang elektabilitasnya sebesar 17 persen.

Adapun elektabilitas Prabowo di Jawa Timur berada di bawah Ganjar dan Anies, yakni 15 persen, angka ini sama dengan elektabilitas yang diperoleh Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa.

Kendati 'kalah' di Jawa Tengah dan Jawa Timur, Prabowo mencatatkan elektabilitas tertinggi di provinsi Jawa Barat dengan angka 26,9 persen.

Baca juga: Survei PPI: Elektabilitas Ganjar Tertinggi, Disusul Prabowo dan Anies

Sedangkan, Ganjar yang merajai elektabilitas di Jawa Tengah dan Jawa Timur justru duduk di peringkat keempat di Jawa Barat dengan elektabilitas sebesar 15,2 persen.

Adapun urutan kedua dan ketiga elektabilitas capres di Jawa Barat diisi oleh Anies (22 persen) dan Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil (19,5 persen).

Survei ini dilaksanakan pada 24-30 Juni 2022 dengan julah sampel sebanyak 1.200 responden pada margin of error +/- 2,83 persen.

Survei dilakukan melalui wawancara tatap muka secara langsung dengan menggunakan kuesioner terstruktur dengan protokol kesehatan yang ketat.

Baca juga: Survei SPIN: Elektabilitas Prabowo Teratas, Trennya Merangkak Naik

Metodologi yang digunakan adalah metode acak bertingkat (multistage random sampling) pada tingkat kepercayaan 95 persen.

Berikut ini daftar lengkap hasil survei elektabilitas simulasi 10 nama yang diselenggarakan Charta Politika di masing-masing provinsi

Provinsi Jawa Tengah

1. Ganjar Pranowo: 71,5 persen

2. Prabowo Subianto: 7,6 persen

3. Anies Baswedan: 6,2 persen

4. Ridwan Kamil: 2,3 persen

5. Agus Harimurti Yudhoyono: 1,6 persen

6. Sandiaga Uno: 1,3 persen

7. Erick Thohir: 1,1 persen

8. Puan Maharani: 0,8 persen

9. Khofifah Indar Parawansa: 0,8 persen

10. Airlangga Hartarto: 0,1 persen

Tidak Tahu/Tidak Jawab: 6,9 persen

Provinsi Jawa Timur

1. Ganjar Pranowo: 31,8 persen

2. Anies Baswedan: 17 persen

3. Khofifah Indar Parawansa: 15 persen

4. Prabowo Subianto: 15 persen

5. Puan Maharani: 4,2 persen

6. Agus Harimurti Yudhoyono: 2,6 persen

7. Erick Thohir: 1,7 persen

8. Sandiaga Uno: 1,6 persen

9. Airlangga Hartarto: 0,6 persen

10. Ridwan Kamil: 0,2 persen

Tidak Tahu/Tidak Jawab: 10,3 persen

Provinsi Jawa Barat

1. Prabowo Subianto: 26,9 persen

2. Anies Baswedan: 22 persen

3. Ridwan Kamil: 19,5 persen

4. Ganjar Pranowo: 15,2 persen

5. Agus Harimurti Yudhoyono: 2,9 persen

6. Sandiaga Uno: 2,3

7. Airlangga Hartarto: 1,8 persen

8. Erick Thohir: 1,3 persen

9. Puan Maharani: 0,7 persen

10. Khofifah Indar Parawansa: 0,3 persen

Tidak Tahu/Tidak Jawab: 7,3 persen

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Video rekomendasi
Video lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+


Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Belum Ada Capres, KIB Mengaku Tak Mau Calonnya Senasib Anies Jadi Sasaran Tembak

Belum Ada Capres, KIB Mengaku Tak Mau Calonnya Senasib Anies Jadi Sasaran Tembak

Nasional
Arsul Sani Sebut Sandiaga Masih Datangi Acara PPP, Peluang Bergabung Masih Terbuka

Arsul Sani Sebut Sandiaga Masih Datangi Acara PPP, Peluang Bergabung Masih Terbuka

Nasional
Erwin Aksa Sebut Jusuf Kalla yang Usulkan Perjanjian Anies-Sandi

Erwin Aksa Sebut Jusuf Kalla yang Usulkan Perjanjian Anies-Sandi

Nasional
Reshuffle Diprediksi Akan Tetap Terjadi karena Komunikasi Nasdem-PDI-P Sudah Rusak

Reshuffle Diprediksi Akan Tetap Terjadi karena Komunikasi Nasdem-PDI-P Sudah Rusak

Nasional
Arsul Sani: Sejauh Ini, Parpol Tak Ada yang Bicara Penundaan Pemilu 2024

Arsul Sani: Sejauh Ini, Parpol Tak Ada yang Bicara Penundaan Pemilu 2024

Nasional
Ma'ruf Amin Kunker ke Jatim, Hadiri Peringatan Satu Abad NU hingga Beri Kuliah Umum

Ma'ruf Amin Kunker ke Jatim, Hadiri Peringatan Satu Abad NU hingga Beri Kuliah Umum

Nasional
Anggota Komisi III Minta Purnawirawan Polri AKBP Eko Setia Minta Maaf ke Keluarga Hasya

Anggota Komisi III Minta Purnawirawan Polri AKBP Eko Setia Minta Maaf ke Keluarga Hasya

Nasional
Soal Kasus Polisi Peras Polisi, Anggota DPR: Praktik Itu Memang Masih Ada

Soal Kasus Polisi Peras Polisi, Anggota DPR: Praktik Itu Memang Masih Ada

Nasional
Soal Kemungkinan Nasdem Gabung KIB, Arsul Sani: Koalisi Masih Dinamis, apalagi Partai Terbesar Belum Umumkan Capres

Soal Kemungkinan Nasdem Gabung KIB, Arsul Sani: Koalisi Masih Dinamis, apalagi Partai Terbesar Belum Umumkan Capres

Nasional
Kampanye Terselubung Menyimpan Hasrat Politik

Kampanye Terselubung Menyimpan Hasrat Politik

Nasional
Said Abdullah jadi Plt Ketua PDI-P Jatim, Gantikan Kusnadi yang Mengundurkan Diri

Said Abdullah jadi Plt Ketua PDI-P Jatim, Gantikan Kusnadi yang Mengundurkan Diri

Nasional
Nasdem Anggap Sekjen PDI-P Salah Alamat Soal Surya Paloh Beri Kode ke Megawati

Nasdem Anggap Sekjen PDI-P Salah Alamat Soal Surya Paloh Beri Kode ke Megawati

Nasional
Erwin Aksa Sebut Ada Perjanjian Utang Piutang antara Anies dengan Sandiaga

Erwin Aksa Sebut Ada Perjanjian Utang Piutang antara Anies dengan Sandiaga

Nasional
Soal Kapan KIB Akan Bahas Capres-Cawapres, Arsul Sani: Jangan Terburu-buru

Soal Kapan KIB Akan Bahas Capres-Cawapres, Arsul Sani: Jangan Terburu-buru

Nasional
Muhaimin Minta Kader PKB Ada di Tengah Warga NU, Bukan Hanya Dekat

Muhaimin Minta Kader PKB Ada di Tengah Warga NU, Bukan Hanya Dekat

Nasional
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.