Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Harapan Jokowi ke Sarinah, Lanjutkan Gagasan Bung Karno dan Tak Hanya Cantik Secara Fisik

Kompas.com - 15/07/2022, 07:17 WIB
Ardito Ramadhan,
Diamanty Meiliana

Tim Redaksi

JAKARTA, KOMPAS.com - Presiden Joko Widodo meresmikan transformasi Sarinah pada Kamis (14/7/2022) kemarin setelah pusat perbelanjaan itu direnovasi selama kurang lebih 2 tahun sejak Juli 2020 hingga awal 2022.

Selain Jokowi, peresmian transformasi Sarinah turut dihadiri Presiden kelima Republik Indonesia Megawati Soekarnoputri yang juga putri Presiden pertama RI Seokarno selaku penggagas pendirian Sarinah.

Jokowi menyatakan, sejarah dan makna Sarinah yang digagas Bung Karno harus terus dilanjutkan, yakni menjadi lokasi perdagangan barang-barang buatan dalam negeri.

"Misi besar yang sangat mulia yaitu untuk kegiatan perdagangan barang-barang lokal, barang-barang produk-produk dalam negeri kita. Inilah yang akan kita teruskan," kata Jokowi saat memberikan sambutan.

Baca juga: Ketika Jokowi Lepas Masker di Tengah Kerumunan Warga di Sarinah...

Jokowi mengungkapkan, Sarinah selama ini merupakan ikon penting bangsa Indonesia yang merekatkan ingatan masyarakat dari generasi ke generasi.

Jokowi bercerita, saat masih kecil dahulu, ia pernah diajak sang kakek berkunjung ke Sarinah dan ia sangat senang menggunakan ekskalator di Sarinah yang merupakan pertama di Indonesia.

"Inilah hal-hal yang meninggalkan memori yang mengesankan kita semua, masyarakat dari daerah datang ke Jakarta pasti akan ke Sarinah," ujar Jokowi.

Jokowi juga memuji produk-produk yang dijajakan di Sarinah telah dikurasi dengan baik dan dipamerkan dengan penataan yang sangat detail.

Baca juga: Jokowi Titip Pesan Khusus Saat Peresmian Transformasi Sarinah

Menurut Jokowi, produk-produk yang dijajakan di Sarinah seperti sepatu serta kain tenun dan batik memang semestinya dibanderol dengan harga mahal karena kualitasnya yang bagus.

"Ada produk-produk tenun juga produk-produk batik yang harganya juga mahal, ya memang harus mahal, jangan dijual barang-barang dan kurasi yang baik, hasil yang sangat bagus seperti itu dengan tangan, dijual dengan harga murah," kata Jokowi.

Ia mengatakan, hal itu penting supaya masyarakat Indonesia bangga dan menggunakan lebih banyak produk-produk lokal supaya produk-produk dalam negeri juga memenangkan persaingan global.

Di samping itu, Jokowi juga berpesan agar transformasi Sarinah tidak sekadar menyulap tampilan fisik gedung tersebut menjadi lebih cantik.

Baca juga: Lihat Harga Sepatu hingga Batik di Sarinah, Jokowi: Memang Harus Mahal

Ia mengingatkan, transformasi Sarinah mesti ikut mengubah semangat, strategi, komitmen, dan cara kerja untuk meningkatkan kualitas produk-produk dalam negeri.

"Semuanya emang harus diubah agar betul-betul Sarinah ke depan selalu dan menjadi ikon bangsa kita dan memiliki multiplier effect kepada para perajin kita, seni budaya dan utamanya pengusaha produk-produk dalam negeri kita yang memiliki kualitas yang sangat baik," kata Jokowi.

Didatangi 5 Juta Pengunjung

Halaman:
Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

[POPULER NASIONAL] SYL Ajak Makan Biduan Nayunda | Surya Paloh Dilaporkan Kegiatan Organisasi Sayap Nasdem Didanai Kementan

[POPULER NASIONAL] SYL Ajak Makan Biduan Nayunda | Surya Paloh Dilaporkan Kegiatan Organisasi Sayap Nasdem Didanai Kementan

Nasional
Kemenlu RI: 24 WNI yang Ditangkap Palsukan Visa Haji, 22 di Antaranya Akan Dideportasi

Kemenlu RI: 24 WNI yang Ditangkap Palsukan Visa Haji, 22 di Antaranya Akan Dideportasi

Nasional
124.782 Jemaah Calon Haji RI Sudah Tiba di Tanah Suci, 24 Orang Wafat

124.782 Jemaah Calon Haji RI Sudah Tiba di Tanah Suci, 24 Orang Wafat

Nasional
Istana Mulai Bahas Peserta Upacara 17 Agustus di IKN

Istana Mulai Bahas Peserta Upacara 17 Agustus di IKN

Nasional
Kejagung Tetapkan 6 Eks GM PT Antam Jadi Tersangka Korupsi Emas 109 Ton

Kejagung Tetapkan 6 Eks GM PT Antam Jadi Tersangka Korupsi Emas 109 Ton

Nasional
Terima Aduan Keluarga Vina, Komnas HAM Upayakan 'Trauma Healing' dan Restitusi

Terima Aduan Keluarga Vina, Komnas HAM Upayakan "Trauma Healing" dan Restitusi

Nasional
SYL Beri Kado Kalung Emas Buat Penyanyi Dangdut Nayunda Nabila

SYL Beri Kado Kalung Emas Buat Penyanyi Dangdut Nayunda Nabila

Nasional
Febri Diansyah Jadi Saksi di Sidang SYL Senin Pekan Depan

Febri Diansyah Jadi Saksi di Sidang SYL Senin Pekan Depan

Nasional
SYL Pesan 'Wine' saat Makan Siang, Dibayar Pakai Uang Kementan

SYL Pesan "Wine" saat Makan Siang, Dibayar Pakai Uang Kementan

Nasional
Kementan Kerap Tanggung Biaya Makan Bersama SYL dan Eselon I

Kementan Kerap Tanggung Biaya Makan Bersama SYL dan Eselon I

Nasional
Draf Revisi UU Polri: Perpanjangan Usia Pensiun Jenderal Polisi Ditetapkan dengan Keputusan Presiden

Draf Revisi UU Polri: Perpanjangan Usia Pensiun Jenderal Polisi Ditetapkan dengan Keputusan Presiden

Nasional
Bayar Cicilan Apartemen Biduanita Nayunda, SYL: Saya Merasa Berutang Budi

Bayar Cicilan Apartemen Biduanita Nayunda, SYL: Saya Merasa Berutang Budi

Nasional
Kehadirannya Sempat Buat Ricuh di MK, Seorang Saksi Mengaku Tambah Ratusan Suara PAN di Kalsel

Kehadirannya Sempat Buat Ricuh di MK, Seorang Saksi Mengaku Tambah Ratusan Suara PAN di Kalsel

Nasional
Gerindra: Negara Rugi jika TNI-Polri Pensiun di Usia 58 Tahun

Gerindra: Negara Rugi jika TNI-Polri Pensiun di Usia 58 Tahun

Nasional
Kemenkominfo Galang Kolaborasi di Pekanbaru, Jawab Tantangan Keberagaman untuk Kemajuan Bangsa

Kemenkominfo Galang Kolaborasi di Pekanbaru, Jawab Tantangan Keberagaman untuk Kemajuan Bangsa

Nasional
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com