Kompas.com - 05/07/2022, 09:38 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Presiden Joko Widodo mengingatkan jajaran kepolisian selalu berhati-hati dalam melakukan segala tindakan, terlebih saat bertugas melayani masyarakat. 

Presiden meminta jajaran kepolisian menghindari kecerobohan apa pun.

Itu dikatakan Polri saat memberikan amanat dalam peringatan ke-76 Hari Bhayangkara di Akademi Kepolisian, Semarang, Jawa Tengah, yang disiarkan YouTube Sekretariat Presiden, Selasa (5/7/2022).

"Selain membaca survei, saya juga terus mengikuti pemberitaan di media konvensional dan media sosial. Setiap kecerobohan apapun di lapangan, sekecil apapun itu bisa merusak kepercayaan masyarakat terhadap institusi Polri. Oleh karena itu bekerjalah dengan hati-hati, bekerja lah dngan presisi," ujar Jokowi.

Baca juga: Jokowi Pimpin Upacara Hari Bhayangkara ke-76 di Akpol Semarang

Terkait dengan survei yang disebutkannya, Jokowi menjelaskan bahwa survei terbaru dari Kompas itu menyatakan sebanyak 58,3 persen responden sudah sesuai dengan visi presisi.

Namun, Presiden mengingatkan masih ada 28,6 persen responden menyatakan tugas kepolisian belum selesai.

Presisi merupakan akronim dari prediktif, responsibilitas dan transparansi serta berkeadilan.

Jokowi melanjutkan, tugas kepolisian sebagai pelayan masyarakat masih banyak. Antara lain mendukung penanganan pandemi Covid-19.

"Pandemi Covid-19 masih perlu penanganan yang serius. Saya minta Polri selalu siaga dalam penanggulangan Covid-19," tutir Jokowi.

Baca juga: Jokowi: Atas Nama Rakyat, Bangsa, dan Negara, Selamat Hari Bhayangkara

"Kedua kita harus waspada terhadap ketidakpastian global, krisis energi, krisis pangan dan krisis keuangan. Oleh sebab itu Polri harus memastikan kamtibmas agar kita lebih kokoh dalam menghadapi tantangan-tantangan ini," jelasnya.

Dalam kesempatan itu, Jokowi pun mengucapkan selamat Hari Bhayangkara kepada instutsi Polri.

"Saya memberikan penghargaan atas kerja keras Polri dalam melayani rakyat, dalam membela bangsa dan negara. Saya dan rakyat Indonesia menaruh harapan besar kepada Polri," kata kepala negara.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

 
Pilihan Untukmu


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.