Kompas.com - 04/07/2022, 16:36 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Sejumlah anggota Komisi X DPR RI mengkritisi cara pemerintah mengumumkan kenaikan harga tiket Candi Borobudur hingga Taman Nasional (TN) Komodo kepada masyarakat.

Diketahui, beberapa waktu lalu, kenaikan harga tiket Candi Borobudur dan TN Komodo ramai diperbincangkan karena menjadi mahal.

"Saudara menteri, saya sebetulnya setuju dengan kita me-reserve Komodo dan Borobudur. Tapi yang saya kurang setuju adalah narasinya," ujar anggota Komisi X DPR Fraksi PDI-P Putra Nababan dalam rapat kerja bersama Kemenparekraf di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Senin (4/7/2022).

Putra mengatakan, narasi yang pemerintah sampaikan seolah-olah baru saja terjadi breaking news, di mana harga tiket ke Candi Borobudur dan TN Komodo naik.

Baca juga: Wacana Biaya Kontribusi Konservasi TN Komodo Rp 3,75 Juta, Ketahui 10 Hal Ini

"Sekarang Komodo is untouchable dengan harga segitu. Borobudur itu tidak bisa kita sentuh. Mungkin narasinya harus dibuat, ceritanya, kenapa kita harus meng-reserve, kenapa kita harus menghargai," tuturnya.

Lebih jauh, Putra menyebut seharusnya pemerintah tidak langsung mengabarkan kenaikan harga tiket secara mendadak.

Meski demikian, Putra setuju dengan niat menaikkan harga tiket demi menjaga konservasi Candi Borobudur dan TN Komodo.

"Tapi bagaimana mengemasnya, menyampaikan kepada masyarakat, sehingga kita punya rasa memiliki," kata Putra.

Sementara itu, anggota Komisi X DPR Fraksi Nasdem Haerul Amri mengingatkan bahwa pariwisata harus berjalan beriringan dengan persoalan konservasi.

Baca juga: Bupati Manggarai Barat Setujui Rencana Kenaikan Tiket Pulau Komodo

Menurutnya, jangan sampai tempat wisatanya maju, tapi justru menjadi rusak karena ketidakdisiplinan wisatawan yang berkunjung.

"Saya kira ini harus ada edukasi yang besar dari kita, kampanye-kampanye, edukasi yang menyeluruh yang tidak hanya libatkan teman-teman kementerian. Tapi juga harus ada kolaborasi dengan kementerian lainnya," jelas pria yang akrab disapa Aam ini.

Ditemui usai rapat, Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Uno menjelaskan pihaknya mendapat masukan dari Komisi X DPR agar tidak fokus kepada harga tiket yang naik.

"Bagaimana ini di narasinya ini dilakukan suatu penyesuaian. Jangan narasinya tentang uangnya, tapi tentang peran masyarakat untuk menjaga situs-situs yang perlu kita jaga kelestariannya, destinasi-destinasi yang harus kita pastikan keberlanjutannya," ucap Sandiaga.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

 
Pilihan Untukmu


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Peringatan Hari Konstitusi, Bamsoet: Pelajaran Baik di Masa Lalu Harus Dipertahankan, yang Buruk Ditinggalkan

Peringatan Hari Konstitusi, Bamsoet: Pelajaran Baik di Masa Lalu Harus Dipertahankan, yang Buruk Ditinggalkan

Nasional
Gerindra Lebih Suka jika Koalisi Berisi Lebih Banyak Parpol

Gerindra Lebih Suka jika Koalisi Berisi Lebih Banyak Parpol

Nasional
Suara Tidak Sah Masih Tinggi, KPU Akan Kerja Sama Parpol dan Peserta Pemilu Edukasi Pemilih

Suara Tidak Sah Masih Tinggi, KPU Akan Kerja Sama Parpol dan Peserta Pemilu Edukasi Pemilih

Nasional
KPU Buka Peluang Gandeng 'Influencer' untuk Sosialisasi Pemilu dan Edukasi Pemilih

KPU Buka Peluang Gandeng "Influencer" untuk Sosialisasi Pemilu dan Edukasi Pemilih

Nasional
Gerindra: Komunikasi dengan PDI-P Pasca-kerja Sama dengan PKB Sangat Bagus

Gerindra: Komunikasi dengan PDI-P Pasca-kerja Sama dengan PKB Sangat Bagus

Nasional
Inalum Catatkan Kinerja Positif Selama Semester I-2022

Inalum Catatkan Kinerja Positif Selama Semester I-2022

Nasional
Rancangan Peraturan KPU: Lembaga Survei Terdaftar Dilarang Didanai Asing

Rancangan Peraturan KPU: Lembaga Survei Terdaftar Dilarang Didanai Asing

Nasional
Ibas Siap Dukung Segala Kebijakan Pemerintah Pulihkan Ekonomi dan Kesejahteraan Rakyat

Ibas Siap Dukung Segala Kebijakan Pemerintah Pulihkan Ekonomi dan Kesejahteraan Rakyat

Nasional
Gus Muhaimin: Presiden Jokowi Serius dalam Bekerja dan Giat Mengatasi Keadaan Sulit

Gus Muhaimin: Presiden Jokowi Serius dalam Bekerja dan Giat Mengatasi Keadaan Sulit

Nasional
Segera Dilantik Jokowi, Siapa Menteri PAN-RB Baru Pengganti Tjahjo Kumolo?

Segera Dilantik Jokowi, Siapa Menteri PAN-RB Baru Pengganti Tjahjo Kumolo?

Nasional
Jokowi Minta Menhub dan Menteri BUMN Selesaikan Persoalan Mahalnya Harga Tiket Pesawat

Jokowi Minta Menhub dan Menteri BUMN Selesaikan Persoalan Mahalnya Harga Tiket Pesawat

Nasional
Pelaku Penembakan Kucing di Sesko TNI Bandung Berpangkat Brigjen

Pelaku Penembakan Kucing di Sesko TNI Bandung Berpangkat Brigjen

Nasional
Wapres Ma'ruf Amin: Kalau Dulu Jihad Melawan Musuh, Kita Sekarang Jihad Ekonomi

Wapres Ma'ruf Amin: Kalau Dulu Jihad Melawan Musuh, Kita Sekarang Jihad Ekonomi

Nasional
Panglima Andika Perintahkan Usut Penembakan Kucing di Sesko TNI

Panglima Andika Perintahkan Usut Penembakan Kucing di Sesko TNI

Nasional
Wapres Tegaskan Konstitusi Bukan Hanya Syarat Formal Pembentukan UU

Wapres Tegaskan Konstitusi Bukan Hanya Syarat Formal Pembentukan UU

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.