Kompas.com - 29/04/2022, 16:06 WIB


JAKARTA, KOMPAS.com - Kementerian Perhubungan (Kemenhub) mencatat, pemudik yang memanfaatkan transportasi umum mencapai 2.579.283 orang sejak 25-28 April 2022.

Juru Bicara Kementerian Perhubungan Adita Irawati menjelaskan, pergerakan penumpang pada H-7 sebanyak 527.094 orang, H-6 sebanyak 563.033 orang, H-5 sebanyak 682.899 orang, dan H-4 sebanyak 806.257 penumpang.

“Total pergerakan penumpang di semua moda angkutan umum dari 25 sampai 28 April 2022 telah mencapai 2.579.283 penumpang,” kata Adita dalam konferensi pers virtual, Jumat (29/4/2022).

Baca juga: Puncak Arus Mudik di Pelabuhan Semayang Balikpapan, Penumpang Meningkat 252 Persen

Adapun secara rinci, data sementara pergerakan penumpang di masing-masing moda angkutan pada 28 April jika dibandingkan dengan hari biasa atau pada 16 April 2022 sebagai berikut:

Pada angkutan jalan atau bus, realisasi jumlah penumpang pada H-4 adalah 142.391 penumpang, atau meningkat sebesar 126,9 persen jika dibandingkan dengan hari biasa sebesar 62.760 penumpang.

Pada angkutan kereta api, realisasi jumlah penumpang pada H-4 sebesar 109,341 penumpang, atau meningkat 126 persen jika dibandingkan dengan hari biasa sebesar 48.372 penumpang.

Baca juga: Warga Ramai-Ramai Mudik Lebaran, Jasa Penitipan Hewan di Kota Tangerang Penuh

Sementara, pada angkutan udara, realisasi jumlah penumpang pada H-4 sebesar 207.700 penumpang, atau meningkat sebesar 97,6 persen jika dibandingkan dengan hari biasa sebesar 105.101 penumpang.

Kemudian, pada angkutan laut, realisasi jumlah penumpang pada H-4 sebesar 78.963 penumpang, atau meningkat 293,6 persen jika dibandingkan dengan hari biasa sebesar 20.064 penumpang.

Baca juga: Jangan Abaikan, Kenali Tanda Mengantuk Saat Menyetir Mobil di Perjalanan Mudik

Selanjutnya, pada angkutan penyeberangan, realisasi jumlah penumpang pada H-4 sebesar 267.862 penumpang, atau meningkat 382,4 persen jika dibandingkan dengan hari biasa sebesar 55.525 penumpang.

“Pada H-4 kemarin, pergerakan penumpang di semua moda meningkat sangat signifikan. Khususnya di moda angkutan penyeberangan mencapai 382,41 persen,” jelas Adita.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

PPKM Diperpanjang 5 Juli-1 Agustus 2022, Jabodetabek Naik Level 2

PPKM Diperpanjang 5 Juli-1 Agustus 2022, Jabodetabek Naik Level 2

Nasional
Airlangga Tegaskan Kunjungan Jokowi ke Ukraina-Rusia Dorong Proses Perdamaian

Airlangga Tegaskan Kunjungan Jokowi ke Ukraina-Rusia Dorong Proses Perdamaian

Nasional
Dapat Tugas Khusus dari Megawati, Puan Disiapkan Jadi Penerus Ketum PDI-P?

Dapat Tugas Khusus dari Megawati, Puan Disiapkan Jadi Penerus Ketum PDI-P?

Nasional
Banting Tulang PDI-P demi Antar Puan Maharani ke Panggung Pilpres...

Banting Tulang PDI-P demi Antar Puan Maharani ke Panggung Pilpres...

Nasional
LIVE GASPOL HARI INI: Kontroversi RKUHP, Kritik Penguasa Berujung Penjara

LIVE GASPOL HARI INI: Kontroversi RKUHP, Kritik Penguasa Berujung Penjara

Nasional
[POPULER NASIONAL] Pengakuan Novel soal Firli di Kasus Edhy Prabowo | Presiden ACT Minta Maaf

[POPULER NASIONAL] Pengakuan Novel soal Firli di Kasus Edhy Prabowo | Presiden ACT Minta Maaf

Nasional
Dewas KPK Sidang Etik Lili Pintauli Terkait MotoGP Hari Ini, Tak Akan Singgung soal Dugaan Suap

Dewas KPK Sidang Etik Lili Pintauli Terkait MotoGP Hari Ini, Tak Akan Singgung soal Dugaan Suap

Nasional
Sejarah KUHP dan Perjalanan Menuju KUHP Baru

Sejarah KUHP dan Perjalanan Menuju KUHP Baru

Nasional
Kenapa Hukuman Mati Dianggap Melanggar HAM?

Kenapa Hukuman Mati Dianggap Melanggar HAM?

Nasional
Pro Kontra RKUHP

Pro Kontra RKUHP

Nasional
Lokasi Vaksin Booster di Tangerang Juli 2022

Lokasi Vaksin Booster di Tangerang Juli 2022

Nasional
3 Provinsi Baru Papua Disahkan, Konflik dengan Aparat Dikhawatirkan Kian Runcing

3 Provinsi Baru Papua Disahkan, Konflik dengan Aparat Dikhawatirkan Kian Runcing

Nasional
Meski Berkoalisi dengan Gerindra, PKB Sebut Hubungannya dengan PKS Baik-baik Saja

Meski Berkoalisi dengan Gerindra, PKB Sebut Hubungannya dengan PKS Baik-baik Saja

Nasional
Mantan Presiden ACT Ahyudin Sempat Disidang Internal sebelum Mundur, Ini Penyebabnya

Mantan Presiden ACT Ahyudin Sempat Disidang Internal sebelum Mundur, Ini Penyebabnya

Nasional
Ini 5 RSUP Tempat Uji Coba Kelas Rawat Inap Standar yang Bakal Gantikan Iuran Kelas 1,2,3 BPJS Kesehatan

Ini 5 RSUP Tempat Uji Coba Kelas Rawat Inap Standar yang Bakal Gantikan Iuran Kelas 1,2,3 BPJS Kesehatan

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.