Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Hari Musik Nasional, Berawal dari WR Supratman hingga Diresmikan SBY

Kompas.com - 09/03/2022, 12:37 WIB
Aryo Putranto Saptohutomo

Editor

JAKARTA, KOMPAS.com - Bangsa Indonesia memperingati Hari Musik Nasional setiap tanggal 9 Maret. Hal ini dinilai sebagai wujud apresiasi untuk para musikus yang berkecimpung dan terlibat dalam memajukan industri musik tanah air.

Dalam memperingati Hari Musik Nasional 2022 yang jatuh pada Rabu (9/3/2022), Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengadakan konser musik di Kota Mataram, Nusa Tenggara Barat dengan mendatangkan belasan artis dan penyanyi ibu kota.

Ada alasan yang melatarbelakangi Pemerintah menetapkan 9 Maret sebagai Hari Musik Nasional. Selain itu, pada tahun ini Hari Musik Nasional masih diperingati di tengah situasi pandemi Covid-19.

Menurut penjelasan yang dikutip dari laman Kemendikbud.go.id, sosok Wage Rudolf Supratman atau yang lebih dikenal dengan WR Supratman adalah inspirasi yang menjadi dasar penetapan Hari Musik Nasional, seperti dikutip dari Kompas TV.

Baca juga: Sejarah Hari Musik Nasional dan Perjuangan Musisi Bangkit di Tengah Pandemi

Menurut catatan, WR Supratman lahir pada tanggal 9 Maret 1903. Kendati demikian, berdasarkan penelusuran sejarah, WR Supratman ternyata lahir pada tanggal 19 Maret 1903.

Akan tetapi, penetapan 9 Maret sebagai hari lahir WR Supratman dilakukan berdasarkan Putusan Pengadilan Negeri Purworejo Nomor 04/Pdt/P/2007/PN PWR pada 29 Maret 2007 yang telah disetujui oleh pihak keluarga mendiang.

Anak pasangan Djoemeno Senen Sastrosoehardjo dan Siti Senen itu lahir di Meester Cornelis, Batavia (kini Jakarta). Dia adalah anak ketujuh dari sembilan bersaudara.

Ayahnya saat itu adalah seorang serdadu Angkatan Perang Hindia Belanda (KNIL) berpangkat sersan.

Supratman kemudian bersama kakak sulungnya, Rukiyem Supratiyah, pergi ke Makassar untuk menempuh sekolah Europese Lager School (ELS). Ketika itu sang kakak ditaksir oleh seorang instruktur KNIL berpangkat sersan, Willem Martinus (WM) Van Eldik alias W.M. Sastrodiharjo, dan kemudian menikah.

 

Baca juga: Profil WR Supratman, Sosok di Balik Peringatan Hari Musik Nasional 2021

Saat itulah, menurut cerita, van Eldik yang menambahkan nama Rudolf supaya Wage bisa mendapatkan hak pendidikan yang sama dengan pelajar lainnya. Karena saat itu yang bisa menempuh pendidikan hanya anak-anak Belanda, pengusaha, atau golongan priyayi.

Selain itu, menurut laporan Willem juga yang mengajarkan Wage bermain biola. Dia lantas merekrut Wage menjadi pemain biola di kelompok musik jazz, Black and White Jazz Band, di Makassar. Mereka kerap unjuk gigi dalam acara-acara pernikahan atau kegiatan lainnya.

Berbekal biola dari Van Eldik itu, Supratman kemudian menuliskan lagu Indonesia Raya. Lagu itu pertama kali diperdengarkan dalam Kongres Pemuda Kedua yang digelar pada 28 Oktober 1928, di rumah Sie Kong Lian di Jalan Kramat Raya Nomor 106. Bangunan itu saat ini menjadi Museum Sumpah Pemuda.

Maka dari itu, Presiden Republik Indonesia keenam, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), menetapkan setiap 9 Maret menjadi Hari Musik Nasional. Hal itu tertuang melalui Keputusan Presiden No. 10 Tahun 2013.

Apresiasi kancah musik Indonesia

Musik merupakan salah satu ekspresi budaya yang bersifat universal dan multidimensional yang mewakili nilai-nilai luhur kemanusiaan serta memiliki peran strategis dalam pembangunan nasional.

Baca juga: Hari Musik Nasional : Ribuan Kerinduan akan Panggung Gigs

Penetapan 9 Maret sebagai Hari Musik Nasional oleh pemerintah dimaksudkan sebagai upaya meningkatkan apresiasi masyarakat terhadap musik Indonesia, meningkatkan kepercayaan diri dan motivasi para insan musik Tanah Air.

Selain itu, penetapan Hari Musik Nasional bertujuan meningkatkan prestasi yang mampu mengangkat derajat musik Indonesia secara nasional, regional, dan internasional.

Hari Musik Nasional juga menjadi simbol kebangkitan musik nasional dan daerah. Dengan peringatan itu diharapkan masyarakat Indonesia lebih mencintai dan menghargai karya-karya musik Tanah Air.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Ajudan Ungkap SYL Hubungi Firli Bahuri Saat Rumahnya Digeledah KPK

Ajudan Ungkap SYL Hubungi Firli Bahuri Saat Rumahnya Digeledah KPK

Nasional
Banyak Pihak Ajukan 'Amicus Curiae' Sidang Sengketa Pilpres, Tanda Harapan untuk Para Hakim MK

Banyak Pihak Ajukan "Amicus Curiae" Sidang Sengketa Pilpres, Tanda Harapan untuk Para Hakim MK

Nasional
Polri Gagalkan Penyelundupan 19 Kg Sabu dari Malaysia

Polri Gagalkan Penyelundupan 19 Kg Sabu dari Malaysia

Nasional
Usai Bertemu Jokowi, CEO Apple: Indonesia Pasar yang Sangat Penting

Usai Bertemu Jokowi, CEO Apple: Indonesia Pasar yang Sangat Penting

Nasional
Asosiasi Pengacara Indonesia di AS Serahkan 'Amicus Curiae' Sengketa Pilpres ke MK

Asosiasi Pengacara Indonesia di AS Serahkan "Amicus Curiae" Sengketa Pilpres ke MK

Nasional
Teken Perjanjian Investasi Terbaru, Pemerintah Wajibkan Apple Bangun Fasilitas Pendidikan Keempat di Bali

Teken Perjanjian Investasi Terbaru, Pemerintah Wajibkan Apple Bangun Fasilitas Pendidikan Keempat di Bali

Nasional
Puspom TNI: Pengemudi Fortuner Pakai Pelat Palsu TNI untuk Hindari Ganjil Genap

Puspom TNI: Pengemudi Fortuner Pakai Pelat Palsu TNI untuk Hindari Ganjil Genap

Nasional
Dikawal LPSK, Ajudan SYL Hadir di Ruang Sidang

Dikawal LPSK, Ajudan SYL Hadir di Ruang Sidang

Nasional
Korupsi Timah Rp 271 T dan Momentum Pembenahan Sektor SDA

Korupsi Timah Rp 271 T dan Momentum Pembenahan Sektor SDA

Nasional
Bos Apple Bertemu Jokowi, Pemerintah Dorong Bangun Pabrik di Indonesia

Bos Apple Bertemu Jokowi, Pemerintah Dorong Bangun Pabrik di Indonesia

Nasional
Usai Tim Cook, CEO Microsoft Satya Nadella Akan Kunjungi Indonesia Akhir April

Usai Tim Cook, CEO Microsoft Satya Nadella Akan Kunjungi Indonesia Akhir April

Nasional
Kenakan Rompi Tahanan, Dua Pelaku Pungli di Rutan KPK Minta Maaf

Kenakan Rompi Tahanan, Dua Pelaku Pungli di Rutan KPK Minta Maaf

Nasional
Bos Apple, Tim Cook, Hadir di Istana untuk Bertemu Jokowi

Bos Apple, Tim Cook, Hadir di Istana untuk Bertemu Jokowi

Nasional
Sidang SYL, KPK Hadirkan Eks Stafsus dan Sekjen Kementan Jadi Saksi

Sidang SYL, KPK Hadirkan Eks Stafsus dan Sekjen Kementan Jadi Saksi

Nasional
BMKG Perkirakan Potensi Curah Hujan Sedang-Lebat hingga 21 April

BMKG Perkirakan Potensi Curah Hujan Sedang-Lebat hingga 21 April

Nasional
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com