Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kompas.com - 02/03/2022, 15:25 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Minimnya warga pelosok Maluku mendapatkan fasilitas kesehatan mengundang rasa keprihatinan Kepala Staf Komando Resor Militer (Korem) 151/Binaiya, Maluku, Kolonel Inf Prabowo Setiaji.

Prabowo yang baru bertugas di Korem 151/Binaiya kurang lebih setahun terakhir ini menangkap fakta bahwa warga pelosok di Maluku kurang mendapatkan fasilitas kesehatan.

Fasilitas yang jarang bahkan mustahil dirasakan warga salah satunya adalah mobil ambulans.

Menurut Prabowo, di beberapa wilayah di pelosok Maluku, mobil ambulans merupakan barang langka.

Baca juga: Melihat Mobil Ambulans Lewat, Begini Cara Menanggapinya

Fakta ini ternyata mengantarkan Prabowo untuk mencetuskan gagasan dengan merancang fasilitas kesehatan yang berbiaya murah, yakni motor ambulans yang menjadi pengganti mobil ambulans bagi warga pelosok Maluku.

Motor ambulans ini diklaim sangat menunjang kebutuhan layanan kesehatan warga setempat.

Misalnya, untuk mengantarkan warga pergi berobat, bahkan bisa melayani bedah ringan.

“Kendaraan ini itu mungkin kalau di kota-kota besar manfaatnya kurang dirasakan. Tapi kalau di Maluku yang mana masyarakat berada di daerah-daerah terpencil, ini mungkin sangat-dangat bermanfaat sekali,” kata Prabowo saat ditemui di Mabes TNI AD, Jakarta, Rabu (2/3/2022).

Berbiaya murah

Motor ambulans rancangan Prabowo sendiri terbilang berbiaya murah. Untuk satu unit, cukup menghabiskan biaya perakitan sebesar Rp 70 juta.

Dalam proyek pertamanya, Prabowo bersama rekan-rekannya baru merancang dua unit motor ambulans. Motor ambulans ini dirakit di Cimahi, Jawa Barat.

Baca juga: Video Ambulans Ugal-ugalan di Makassar, Ternyata Angkut Motor Bodong

Perakit motor ambulans ini sebagian adalah prajurit TNI AD yang memang menguasai bidang mekanik.

Dari dua unit itu, satu unit kini sudah dibawa ke Maluku. Sedangkan satu unit lainnya tengah dipamerkan di Mabesad lantaran gagasan Prabowo telah menarik perhatian Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal Dudung Abdurachman.

Motor ambulans ini mempunyai sejumlah fasilitas dan kelengkapan lainnya yang berpusat di kabin.

Antara lain, AC, tabung oksigen beserta regulator, wastafel, ranjang pasien, hingga lampu penerangan. Adapun sumber kelistrikan dari motor ambulans ini berasal dari genset.

Kepala Staf Komando Resor Militer (Korem) 151/Binaiya, Maluku, Kolonel Inf Prabowo Setiaji (kanan) perancang motor ambulans.Achmad Nasrudin Yahya Kepala Staf Komando Resor Militer (Korem) 151/Binaiya, Maluku, Kolonel Inf Prabowo Setiaji (kanan) perancang motor ambulans.

Baca juga: Video Sopir Ambulans Marahi Pengemudi Sedan yang Mengekor di Belakang

Prabowo mengatakan, operasional motor ambulans ini cukup dinamis dan statis. Bahkan motor ambulans bisa mobile untuk “turun gunung” mendatangi rumah warga yang membutuhkan transportasi kesehatan menuju Puskesmas atau rumah sakit terdekat.

“Secara dinamis mendatangi rumah-rumah atau bersifat statis menggunakan kendaraan kita bisa memberikan pengobatan,” jelas dia.

Apresiasi KSAD

Di kesempatan yang sama, Dudung mengapresiasi ide motor ambulans yang dirancang Prabowo. Atas rancangan ini, Dudung pun berkeinginan untuk mematenkan motor ambulans.

Nantinya, motor ambulans ini akan disebarkan di seluruh wilayah Indonesia dan akan dioperasionalkan Babinsa.

“Jadi kalau misalnya ada emergency dari pelosok, dari daerah-daerah yang tidak terjangkau oleh mobil maka akan terjangkau oleh motor ini. Ini sangat simpel, sangat kecil, bisa kita lihat di dalam,” kata Dudung.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Video rekomendasi
Video lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+


Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

KPK Koordinasi dengan Komnas HAM, Pastikan Pemenuhan Hak Lukas Enembe

KPK Koordinasi dengan Komnas HAM, Pastikan Pemenuhan Hak Lukas Enembe

Nasional
Dengarkan Tuntutan Jaksa, Surya Darmadi: Saya Gila, Saya Setengah Gila

Dengarkan Tuntutan Jaksa, Surya Darmadi: Saya Gila, Saya Setengah Gila

Nasional
Dewan Pers: Presiden Jokowi Berkomitmen Terbitkan Perpres 'Media Sustainability'

Dewan Pers: Presiden Jokowi Berkomitmen Terbitkan Perpres "Media Sustainability"

Nasional
Ketua Komisi II: Belum Ada Kondisi yang Haruskan Menunda Pemilu

Ketua Komisi II: Belum Ada Kondisi yang Haruskan Menunda Pemilu

Nasional
Dituntut Seumur Hidup, Surya Darmadi: Kalau Megakoruptor, Saya Enggak Pulang dari Taiwan

Dituntut Seumur Hidup, Surya Darmadi: Kalau Megakoruptor, Saya Enggak Pulang dari Taiwan

Nasional
UPDATE 6 Februari 2023: Kasus Covid-19 Bertambah 169 dalam Sehari, Totalnya Jadi 6.731.304

UPDATE 6 Februari 2023: Kasus Covid-19 Bertambah 169 dalam Sehari, Totalnya Jadi 6.731.304

Nasional
Skema Power Wheeling RUU EBET Tuai Kritik, Komisi VII Sebut Punya Jalan Tengahnya

Skema Power Wheeling RUU EBET Tuai Kritik, Komisi VII Sebut Punya Jalan Tengahnya

Nasional
Saat Muhammadiyah Siapkan 2.000 Nasi Bungkus, 3.000 Bakso, dan Layanan Gratis untuk Satu Abad NU

Saat Muhammadiyah Siapkan 2.000 Nasi Bungkus, 3.000 Bakso, dan Layanan Gratis untuk Satu Abad NU

Nasional
Alat Pendeteksi Tsunami Disebut Mati, Wapres: Penting untuk Diperbaiki

Alat Pendeteksi Tsunami Disebut Mati, Wapres: Penting untuk Diperbaiki

Nasional
Komisi II Heran Muhaimin Ingin Hapus Jabatan Gubernur tapi PKB Setuju 4 Provinsi Baru Papua

Komisi II Heran Muhaimin Ingin Hapus Jabatan Gubernur tapi PKB Setuju 4 Provinsi Baru Papua

Nasional
Surya Darmadi: Cari 100 Pelaku, Utang Negara Rp 7.700 Triliun Lunas

Surya Darmadi: Cari 100 Pelaku, Utang Negara Rp 7.700 Triliun Lunas

Nasional
Demokrat Ungkap Isi Pertemuan AHY-Surya Paloh

Demokrat Ungkap Isi Pertemuan AHY-Surya Paloh

Nasional
Hasyim Asy'ari Pastikan Anggota KPU RI Siap Hadiri Sidang DKPP Terkait Kasus Ucapan 'Dirumahsakitkan'

Hasyim Asy'ari Pastikan Anggota KPU RI Siap Hadiri Sidang DKPP Terkait Kasus Ucapan "Dirumahsakitkan"

Nasional
Jaksa Sebut Chuck Putranto Bersikap Kesatria Akui Kesalahan di Kasus Brigadir J

Jaksa Sebut Chuck Putranto Bersikap Kesatria Akui Kesalahan di Kasus Brigadir J

Nasional
Soal Wacana Penghapusan Jabatan Gubernur, Ketua KPU Singgung UUD 1945

Soal Wacana Penghapusan Jabatan Gubernur, Ketua KPU Singgung UUD 1945

Nasional
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.