Profil Pusat Psikologi TNI, Organisasi Baru Milik Mabes TNI

Kompas.com - 25/01/2022, 10:43 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Pusat Psikologi TNI menjadi satu di antara lima satuan atau organisasi baru yang dibentuk Markas Besar (Mabes) TNI.

Kelahiran Pusat Psikologi TNI ini sebagaimana amanat Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 66 Tahun 2019 tentang Susunan Organisasi TNI.

Laksamana Pertama Wiwin Dwi Handayani dipercaya menjadi Kepala Pusat Psikologi TNI.

Perwira tinggi TNI AL itu sebelumnya menjabat Kepala Dinas Psikologi TNI AL (Kadispsial).

Baca juga: Profil Pusat Pengadaan TNI, Sebuah Organisasi Baru di Mabes TNI

Jabatan baru yang diemban Wiwin tertuang dalam Surat Keputusan Panglima TNI Jenderal Andika Perkasa Nomor Kep 66/1/2022 tentang Pemberhentian dari dan Pengangkatan Dalam Jabatan di Lingkungan TNI, tertanggal 21 Januari 2022.

Jabatan baru yang diemban Wiwin bersamaan dengan pemberhentian dan pengangkatan terhadap 327 perwira tinggi TNI lainnya.

Di mana 28 perwira tinggi TNI di antaranya masuk ke dalam jabatan satuan-satuan baru TNI.

"Seperti Komando Armada TNI AL, Komando Operasi Udara Nasional TNI AU, Pusat Psikologi TNI, Pusat Pengadaan TNI dan Pusat Reformasi Birokrasi TNI," ujar Kepala Pusat Penerangan TNI, Mayjen Prantara Santosa dalam keterangan tertulis, Sabtu (22/1/2022).

Baca juga: Mengenal Tugas Koopsudnas, Satuan Baru TNI

Merujuk Pasal 26 Perpres Nomor 66 Tahun 2019, Pusat Psikologi TNI bertugas menyelenggarakan dukungan dan layanan psikologi secara terpadu dan integratif dalam rangka pelaksanaan tugas pokok TNI.

Selain itu, Pusat Psikologi TNI dipimpin oleh Kepala Pusat Psikologi TNI yang berkedudukan di bawah dan bertanggung jawab kepada Panglima.

Dalam pelaksanaan tugas sehari-hari, Pusat Psikologi TNI dikoordinasikan oleh Kepala Staf Umum (Kasum) TNI.

Sementara, Kepala Pusat Psikologi TNI dibantu oleh Wakil Kepala Pusat Psikologi TNI.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.